Hari ini adalah hasil dari rencana kemarin, masa depan adalah rencana hari ini. Tak ada cerita masa lalu tanpa ada sejarah. Tak ada sejarah jika tak ada yang mencatat dan memberi hikmah bagi generasi yang akan datang.

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Bismillah

Bismillah

Assalamu'alaikum Warahmatulahi Wabarakatu.

Bismillahirrahmanirrahim
Allahummashalli 'alaa Muhammad wa'alaa aalihi wa ashabihi wadlurriyatihi
washallim.
  

“Alhamdulillahi nasta’iinuhu wanastagh firuhu wana’uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa waminsayyi ati a’ maalinaa man yahdihillahu falaa mudhilla lahu waman yudhlil falaa haadiya lahu, asyhadu anlaa ilaha illallaahu wah dahulaa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluhu la nabiya ba’da.”


"BISMILLAHIRRAHMAN NIRROHIIM" Dengan nama ALLAH yang maha pemurah lagi maha mengasihani......

Mukjizat di balik BISMILLAH...

BISMILLAH adalah sebutan/nama dari lafaz "BISMILLAHIRRAHMAN NIRROHIM" yang bermaksud 'Dengan nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang'..

KELEBIHAN-KELEBIHAN BISMILLAH:-

1.Yang pertama ditulis dalam kalam adalah BISMILLAH.Maka apabila kamu menulis sesuatu, maka tulislah BISMILLAH pada awalnya kerana BISMILLAH tertulis pada setiap wahyu yang Allah turunkan kepada Jibrail.

2.BISMILLAH untukmu dan ummahmu, suruhlah mereka apabila memohon sesuatu dengan BISMILLAH. Aku tidak akan meninggalkannya sekejap mata pun sejak BISMILLAH diturunkan kepada Adam.(Hadis Qudsi)

3.Tatkala BISMILLAH diturunkan kedunia, maka semua awan berlari kearah barat, angin terdiam, air laut bergelora, mendengarkan seluruh binatang terlempar semua syaitan.

4.Demi Allah dan keagunganNya, tidaklah BISMILLAH itu dibacakan pada orng sakit melainkan menjadi ubat untuknya dan tidaklah BISMILLAH dibacakan di atas sesuatu melainkan Allah beri berkat ke atasnya.

5.Barangsiapa yang ingin hidup bahagia dan mati syahid, maka bacalah BISMILLAH setiap kali memulakan sesuatu perkara yang baik.

6.Jumlah huruf dalam BISMILLAH ada 19 huruf dan malaikat penjaga neraka ada 19 (QS.AL Muddatsir:30).Ibnu Mas'ud berkata:"Sesiapa yang ingin Allah selamatkan dari 19 malaikat neraka maka bacalah BISMILLAH setiap hari.

7.Tiap huruf BISMILLAH ada JUNNAH (penjaga/khadam) hingga tiap huruf berkata"Siapa yang membaca BISMILLAH maka kamilah kekuatannya dan kamilah kehebatannya.

8.Barangsiapa yang memuliakan tulisan BISMILLAH nescaya Allah akan mengangkat namanya di syurga yang sangat tinggi dan diampunkan segala dosa kedua orang tuanya.

9.Barangsiapa yang membaca BISMILLAH maka akan bertasbihlah segala gunung kepadanya.

10.Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, maka akan terpelihara dari gangguan syaitan, kecurian kan kebakaran, maut mendadak dan bala.

 Dalam kalimat "basmalah" terdapat beberapa kata kunci, yakni

 (Bi_Ism_ALLAH_Ar-Rahman_Ar-Rahiim), 

Untuk memahami rahasianya sebaiknya kita uraikan dulu satu persatu makna per kata-nya: 


1) "Bi' : 

artinya dengan, bersama. Kebersamaan yang mutlak, tidak bisa tidak kita selalu dalam lingkup DzatNya, jadi tidak mungkin kita tidak bersama Allah.



 2) "Ism" : 

artinya nama. Akar katanya ada banyak, namun yang paling tepat dan cocok ada 2, yakni kata "summu" artinya "tinggi, dan "bimmah" artinya "tanda". Jadi jika digabung berarti "dengan tanda", "dengan ketinggian" (seperti contoh dalam Qur'an kata "sammawati"), siapakah yang dimaksud disini??? Yakni ALLAH. Lalu pertanyaannya, kenapa harus disisipi kata "ism"? Sedangkan tanpa disisipipun sebenarnya tidak masalah atau artinya sudah menyebutkan DzatNya selalu bersama. Nah, inilah rahasianya... Mari kita kaji, Di dalam kithah kita sebagai manusia di dunia ini, secara Dzatnya Allah sesungguhnya kita ini sama sekali belum bersentuhan. 

Contoh : Allah Maha Suci, sudahkah kita ini suci??? jawabnya pasti BELUM. Maka adanya kata "ism" diantara kata "Bi" dan "Allah" maksudnya adalah apapun nantinya yang kita wujudkan, kita jadikan, kita lakukan, kita kerjakan adalah semata-mata merupakan wujud dari Allah, tanda dari dzatnya Allah. 

Contoh: Langit dan bumi hanyalah "tanda" bahwa Allah itu ada, kita inipun hanya "tanda". Kita berkarya, kemudian hasil karya yang muncul hanyalah "tanda" yang mana saat ini belum bersentuhan langsung dengan kemurnian Dzatnya Allah. Jadi kata "ism" hanya "nama" saja, bukan pada DzatNya. Inilah yang disebut "Ismu Dzat". Jadi segala sesuatu yang dilakukan dan yang diawali dengan menyebut "nama" ini diharapkan "ketinggian" atau "tanda"nya yang sangat tidak terbatas melekat pada apa saja yang dilakukan agar selalu bersama Allah. Inilah salah satu hakekat konsep hablumminallah. Dalam arti lain adalah mensyiratkan ketergantungan karena tanpa adanya Allah tidak akan mampu melakukan apapun itu. 

"Bismillah" di satu sisi mengakui adanya kekurangan/ kealphaan/ kelemahan kita. Di sisi lain kita jadi tahu bahwa ada Dzat yang Maha Kuasa dan Tidak Terbatas yang selalu menyertai langkah kita dan menyatakan akan kesempurnaan yang menyertai kita.


 3) "ALLAH" :

 Kata ini tidak memiliki akar kata, tapi ada sebagian ulama yang yang menafsirkan per hurufnya (huruf hijaiyah), dan untuk hal ini ada ilmunya untuk dibahas tersendiri. Yang jelas bahwa ALLAH itu Sangat Menakjubkan ciptaanNya, Sangat Mengherankan Dzatnya (karena jelas tak bisa dijangkau dengan akal) dan Sangat Sempurna ketaatan dari yang diciptakanNya. 

Mulai dari orbit benda-benda besar di langit hingga orbitnya molekul-molekul terkecil dan terdalam yang ada di bumi semuanya tunduk patuh hanya kepadaNya. Intinya penyisipan kata "ism" ini menjadi sangat jelas dan tegas bahwa yang tersentuh kita sebenarnya hanyalah AF'AL-NYA saja. Oleh sebab itu diartikan "dengan nama" bukan "dengan DzatNya". Kemudian mengenai "Ar-Rahmaan Ar-Rahiim", dalam surat Al-Fathihah disebutkan sebanyak 2 kali. Merupakan 2 kata yang berasal dari akar kata yang sama yaitu 


"Rahmat".."Kasih".."Cinta". > Ar-Rahmaan Ar-Rahiim pada "basmallah" menunjukkan Sifat dari DzatNya. > Ar-Rahmaan Ar-Rahiim pada ayat ke-3 menunjukkan Sifat dari Af'al-Nya. Disinilah perbedaannya, untuk memudahkan pemahaman sebagai berikut... 


4) "Ar Rahmaan" 

Memiliki sendi "kesempurnaan" juga "kesementaraan". Terbukti bahwa selalu berarti tunggal, tidak bisa jamak karena memiliki sendi kesempurnaan. Maksudnya kasih Allah itu sempurna nggak pilih-pilih atau pandang bulu kepada semua makhlukNya. Kalaupun tidak sempurna kasihNya itu dikarenakan posisi dari si makhluk yang tidak benar. Dan kasihNya menyentuh semua makhlukNya sama rata dan tunggal, tapi sifatnya sementara karena posisi obyeknya yang salah. 

Contoh: Sinar matahari. Semua yang ada di bumi ini mendapatkan porsi yang sama dari sinar matahari, yang menjadikan tidak sama karena salah posisi dari obyeknya. Orang yang ada diluar rumah dengan orang yang ada di dalam rumah tentunya lebih banyak mendapatkan curahan sinar matahari orang yang ada di luar rumah bukan?? 

Kemudian semua planet di tata surya juga mendapatkan curahan cahaya matahari yang sama banyaknya, namun karena posisi dari obyeknya berubah-ubah maka menjadikan seolah-olah sifatnya sementara, saat ini terang (siang) sesaat kemudian gelap (malam), begitu seterusnya. Dan kebanyakan manusia itu sungguh aneh tapi nyata, ketika tingkatan cahayanya dinaikkan maka kebanyakan menjadi seperti "kelelawar" (bahasa jawa: codot) yang sangat takut pada cahaya (=petunjuk), semakin terang cahayanya malah semakin takut dan lari menjauh, dia lebih nyaman di dalam "kegelapan". Inilah yang disindir berkali-kali dalam Al-Qur'an bahwa kebanyakn manusia itu berada dalam kerugian dan kesesatan yang nyata. 


5) "Ar Rahiim" 

Kata ini tidak menyentuh makhluk karena dia bersama dengan DzatNya, asumsinya murni ruhaniyah, maka ada sebagian ulama yang menyatakan "Ar Rahiim" adalah kasih Allah di akhirat nanti. Sifatnya mutlak, tidak berubah-ubah dan berkesinambungan. 

Misal: ada orang yang memang sifat aslinya dermawan kemudian sekaligus mewujudkan sifatnya tersebut dengan melalui beramal. Tapi ada juga yang sebaliknya yakni orang yang sebenarnya sifatnya kikir suatu ketika juga bisa beramal. Nah, Allah itu ibaratnya seperti yang pertama, yakni meliputi luar (Ar Rahmaan) dan dalam (Ar Rahiim). 

Jadi orang mengucap "basmallah" tahu benar bahwa semua dari Allah, akan lebur hanya "tanda" dari kuasa Allah. Semua hasil karya, hasil usaha adalah hanyalah "tanda" adanya Allah. Inilah konsep "fana fillah" kefanaan diri yang ada hanya Allah, semua dari Allah, bersama Allah, untuk Allah dan oleh Allah. 

Seperti yang pernah diajarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga bahwa "yang dipandang adalah yang memandang, yang memandang adalah yang dipandang"... Jika dalam sholat, "Inni wajjahtu wajhiya lillaah...". Akhir kata... penjelasan mengenai "basmallah" yang saya sampaikan disini, sesungguhnya ringkasan dari apa yang telah diajarkan oleh Guru


Wallahu'alam


Barakallahu Fikum  
Wasalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

 

 Bismillahirrahmanirrahim...
Allahumma shallii alaa Muhammad Nabiyyil ummi wa barik 'alaihi wasallim
Allahumma shallii 'alaa Muhammad Wa umma wabarik 'alaihi wasallim
Allahumma shallii 'alaa Muhammad Biadadi man shalla' alaihi wasallim
Allahumma shallii 'alaa Muhammad Biadadi man lam an yushalli 'alaihi wasallim
Allahumma shallii 'alaa Muhammad kama tuhibbu an yushalli 'alaihi wassallim
Allahumma shallii 'alaa Muhammad kama amarta an yushalli 'alaihi wasallim

Allahumma shallii 'alaa Muhammad kama yasbaqhis shalawatu 'alaihi wasallim.
Allahumma shalli 'alaa Muhammadin wa'ala ali Muhammadin kamasollaita'ala Ibrahim.
Wabarik'ala Muhammadin wa'ala ali Muhammadin kamabarakta'ala Ibrahima fil'alamin.
innaka hamidunmajid
amiin Ya Karim
amiin Ya Wahhab..amiin Ya "Alimun

Share:

Bertawasul atas nama Rasulullah SAW

Bertawasul atas nama Rasulullah SAW


Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Intisari jawabannya adalah bahwa bertawassul kepada diri Rasulullah SAW setelah beliau wafat hukumnya khilaf di tengah para ulama, ada yang membolehkan yaitu jumhur ulama, ada yang mengharamkan seperti Ibnu Taimiyah dan ada yang memakruhkan seperti Abu Hanifah dan dua muridnya.

Penjelasan Lebih Rinci Tentang Tawassul

Secara bahasa, tawassul artinya taqarrub atau mendekatkan diri. Seperti kita berkata bahwa saya bertawassul kepada Allah dengan amal, maksudnya saya bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah lewat amal shalih.

Tawassul adalah salah satu bentuk ibadah yang diperintahkan Allah SWT, dengan segala tata cara yang telah ditetapkan. Bahkan ada perintah khusus buat kita untuk bertawassul, sebagaimana firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَابْتَغُواْ إِلَيهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُواْ فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.(QS. Al-Maidah: 35)

Bahkan Allah SWT memuji orang yang bertawassul dalam salah satu firman-Nya:

أُولَـئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورً
Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang ditakuti. (QS. Al-Isra': 57)

Tata Cara Tawassul Yang Disepakati Kebolehannya

Namun seperti apa bentuk bertawassul ini, para ulama telah bersepakat pada beberapa cara dan tidak bersepakat dalam beberapa cara lainnya.

1. Tawassul dengan Iman dan Amal Shalih

Ini adalah tata cara tawassul yang disepakati ulama. Salah satu dalilnya yang paling masyhur adalah sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu dalam Shahih Bukhari tentang kisah tiga orang yang terkurung di dalam gua lalu berdoa kepada Allah dengan bertawassul lewat amal-amal shalih yang pernah mereka kerjakan.

Orang pertama berdoa dengan menyebutkan bahwa dirinya pernah begadang semalaman menunggu kedua orang tuanya bangun dari tidur, dengan memegang susu yang ingin diberikan kepada mereka.

Orang kedua berdoa dengan menyebutkan bahwa dirinya pernah hampir jatuh di lembah zina da hampir saja melakukanya, namun tiba-tiba dia tersadar dan tidak jadi melakukanya.

Orang ketiga berdoa dengan menyebutkan bahwa dirinya pernah menjaga amanah harta milik karyawannya yang tidak diambil, sampai harta itu kemudian menjadi peternakan besar, lalu tiba-tiba karyawannya itu mengambil semuanya tanpa menyisakan sedikit pun.

Maka dengan dasar tawassul atas amal shalih ketiga orang itu, bergeserlah batu besar yang menutup gua dan selamatlah ketiga orang itu.

2. Tawassul Dengan Menyebut Nama dan Sifat Allah

Para ulama sepakat ketika kita berdoa, hendaklah kita memanggil Allah dengan nama-nama Allah SWT serta sifat-sifat-Nya. Sebagaimana tindakan Nabi Muhammad SAW yang bila mendapatkan beban tertentu, beliau berdoa dengan memanggil nama Allah.

ياحي يا قيوم برحمتك أستغيث

Wahai Tuhan Yang Maha Hidup dan Kekal, dengan rahmat-Mu aku bermohon.

Selain itu Rasulullah SAW juga diriwayatkan pernah berdoa dengan lafadz seperti ini:

أسألك بكل اسم سميت به نفسك أو أنزلته في كتابك أو علمته أحدا من خلقك أو استأثرت به في علم الغيب عندك أن تجعل القرآن ربيع قلبي ونور بصري وجلاء حزني وذهاب همي

Aku meminta kepada Mu dengan semua nama yang Engkau namakan diri-Mu, atau nama-nama yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau nama-nama yang Engkau ajarkan seseorag dari makhluk-Mu, atau nama-nama yang Engkau khususkan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu: Agar Engkau jadikan Al-Quran sebagai musim semi hatiku, cahaya pandanganku, pelipur laraku serta pengusir kesalku.

Maka bertawasul dengan menyebut nama-nama Allah yang indah adalah perintah agama.

3. Tawassul Dengan Nabi Muhammad di Masa Hidupnya

Ketika Rasulullah SAW masih hidup banyak para shahabat yang minta didoakan oleh Rasulullah SAW. Minta didoakan termasuk juga perkara tawassul, dan hukumnya dibolehkan para ulama dengan sepakat, tanpa ada yang berbeda pandangan.

Baik doa yang terkait dengan mashlahat dunia atau pun dengan mashlahat akhirat.

Cara Tawassul Yang Tidak Disepakati Kebolehannya

Yang jadi titik perbedaan pandangan para ulama adalah ketika sekarang Rasulullah SAW sudah wafat, apakah kita masih boleh bertawassul lewat beliau, dalam arti dengan menyebutkan dzat atau kedudukan (jaah) Rasulullah SAW ketika kita meminta kepada Allah.

Misalnya lafadz doa: Ya Allah, kami meminta kepada- Mu dengan perantaraan nabi-Mu. Atau lafadz lainnya seperti "Allahumma inni as'aluka bi jaahi nabiyyika", yang artinya, "Ya Allah, aku meminta kepada-Mu dengan jaah nabi Mu."

Dalam masalah ini, memang kita dapati para ulama berbeda pendapat, sebagian ada yang membolehkan, namun sebagian lainnya tidak membolehkan. Dan sebagiannya sekedar memakruhkan. Tentunya masing-masing tidak asal berfatwa, sebab mereka bukan sekedar penceramah yang banyak bicara tapi tanpa punya ilmu.

Para ulama adalah ulama dalam arti kata yang sesungguhnya. Mereka punya ilmu dan telah memenuhi semua persyaratan sebagai mujtahid. Tentu semua ayat Quran dan hadits telah dilalap habis dan metodologi pengambilan hukum pun telah matang dikuasai. Kalau hasilnya berbeda, memang sesuatu yang sifatnya lumrah dan biasa terjadi.

1. Pendapat Yang Membolehkan

Di antara para ulama yang membolehkan adalah para jumhur ulama, di antaranya adalah para ulama mutaakhkhirin dari kalangan mazhab Al-Hanafiyah. Juga para ulama dari mazhab Al-Malikiyah, Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah.

Keterangan tentang hal itu bisa kita dapati di beberapa rujukan seperti kitab Al-Majmu' Syarah Al-Muhazzab jilid 8 halaman 274. Juga kita dapati di dalam kitab Syarah Al-Mawahib jilid 8 halaman 304 dan kitab Al-Fatawa Al-Hindiyah jilid 1 halaman 266 serta kitab Al-Qawanin Al-Fiqhiyah halaman 148.

1.1. Pendapat Sebagian Ulama Hanafiyah (Mutaakhkhirin)

Al-Kamal bin Al-Hammam, ulama dari kalangan mazhab Al-Hanafiyah termasuk yang membolehkan bertawassul dengan diri Rasulullah SAW.

Dalam kitab Fathul Qadir, beliau menyebutkan bahwa hendaklah orang yang berziarah ke makam Rasulullah SAW itu mengucapkan salam kepada Rasulullah SAW (assalamu 'alaika), lalu silahkan menyampaikan hajatnya kepada Allah dengan bertawassul kehadhirat Rasulullah SAW.

1. 2. Mazhab Malik

Diriwayatkan dalam kitab Fadhailu Malik (Keutamaan Imam Malik) karya Abul Hasan Ali bin Fihr, bahwa Al-Imam Malik rahimahullah pernah ditanya oleh Abu Ja'far Al-Manshur, khalifah yang kedua dari dinasti Khilafah Abbasiyah.

"Wahai Aba Abdillah, apakah Aku harus menghadap kubur Rasulullah lalu berdoa, ataukah Aku menghadap kiblat lalu berdoa?"

Al-Imam Malik menjawab, "Kenapa Anda harus memalingkan wajah dari kubur Rasulullah SAW? Padahal Rasulullah SAW adalah wasilah (perantaraan) bagimu kepada Allah di hari kiamat, bahkan beliau SAW juga merupakan wasilah buat Nabi Adam alaihissalam kepada Allah. Silahkan hadapkan dirimu kepada Rasulullah SAW dan mintalah syafaat agar Allah SWT memberimu syafaat."

Kisah ini ternyata bukan hanya terdapat di satu kitab, tetapi ada kitab lain, misalnya kitab Asy-Syifa' karya Al-Qadhi 'Iyyadh lewat jalurnya dari para masyaikh-nya yang tsiqah.

1. 3. Mazhab Asy-Syafi'i

An-Nawawi

Al-Imam An-Nawawi yang menganut mazhab Syafi'i dalam adab ziarah kubur Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa di antara adabnya adalah hendaklah peziarah kembali ke arah kubur Rasulullah SAW, lalu bertawassul, dan meminta syafaat dengannya kepada tuhannya.

Al-'Izz ibnu Abdissalam yang juga masih dari kalangan mazhab Asy-Syafi'i mengatakan bahwa hendaknya urusan bertawassul ini satu-satunya yang dibenarkan lewat seseorang hanya lewat Rasulullah SAW saja, tidak lewat nabi yang lain, atau para malaikat, apalagi para wali. Sebab Rasulullah SAW adalah sayyidu waladi Adam, jujungan semua anak Adam.

As-Subki mengatakan bahwa hukum bertawassul, istighatsah serta meminta syafaat kepada Nabi Muhammad SAW adalah hal yang merupakan kebaikan.

1. 4. Mazhab Al-Hanabilah

Ibnu Qudamah dari kalangan ulama mazhab Al-Hanabilah dalam kitabnya Al-Mughni menyebutkan:

"Dan dicintai bila seseorang masuk ke dalam masjid agar mendahulukan kaki kanannya. Sampai kepada kalimat: Kemudian hendaklah dia mendatangi kubur Nabi Muhammad SAW dan berdoa:

"Aku telah datang kepada Baginda dengan meminta ampun dari dosa-dosaku, dengan memohon syafaat lewatmu kepada tuhanku".

Kesimpulannya, umumnya para ulama dari berbagai mazhab tidak mengharamkan kita bertawassul dengan diri Rasulullah SAW.

2. Pendapat Yang Mengharamkan

Lawan dari pendapat pertama adalah pendapat kedua, yaitu mereka yang mengharamkan bertawassul dengan diri Nabi Muhammad SAW.

Mereka yang termasuk mengharamkan bertawassul dengan diri Rasulullah SAW antara lain Ibnu Taimiyah dan sebagian dari ulama mutaakhkhirin dari kalangan mazhab Hambali.

Lebih detailnya, yang mereka haramkan adalah adalah bila bertawassul dengan dzatRasulullah SAW. Sedangkan bertawassul kepada Rasulullah SAW dalam arti mentaati perintah beliau atau meminta didoakan oleh Rasulullah SAW dalam masa hidup beliau, tentu tidak termasuk yang diharamkan.

Namun penting untuk dicatat, bahwa bila Ibnu Taimiyah mengharamkan bertawassul kepada diri Nabi SAW, bukan berarti beliau membolehkan untuk menuduh kafir kepada mereka yang membolehkan bertawassul.

Ibnu Taimiyah tegas sekali menyebutkan bahwa masalah ini adalah masalah khilafiyah di tengah umat. Barangkali beliau tahu bahwa begitu banyak ulama besar di masa salah yang membolehkan bertawassul kepada diri nabi Muhammad SAW. Sehingga ada semacam pesan khusus untuk tidak boleh mengkafirkan pendapat yang membolehkan tawassul.

Silahkan periksa kitab Majmu' Fatawa Ibnu Taimiyah jilid 1 halaman 106 tentang pendapat beliau dalam masalah tawassul ini, serta pandangan beliau yang tidak mengkafirkan orang yang membolehkannya.

3. Pendapat Yang Memakruhkan

Kalau pendapat pertama membolehkan, dan pendapat kedua mengharamkan, maka pendapat yang ketiga memakruhkan. Benar juga apa yang dikatakan oleh Ibnu Taimiyah bahwa masalah ini ternyata adalah masalah khilafiyah.

Mereka yang mewakili pendapat ketiga ini adalah Abu Hanifah dan kedua muridnya, Abu Yusuf dan Muhammad. Mereka bertiga kompak untuk mengatakan bahwa tindakan bertawassul kepada diri Rasululllah SAW itu bukan haram, melainkan tindakan yang hukumnya makruh.

Abu Yusuf meriwayatkan dari Abu Hanifah, "Tidak pantas bagi seseorang berdoa kepada Allah kecuali dengan menyebut nama dan sifat Allah. Sebab Allah SWT telah memerintahkan kita untuk berdoa dengan menyebut nama-nama indah (al-asma'ul husna)."

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-A'raf: 180)

Di dalam kitab Ad-Dur Al-Mukhtar disebutkan: Yang lebih hati-hati adalah tidak melakukan tawassul kepada Rasul. Sebab dalil yang membolehkannya hanya berupa khabar wahid, sedangkan yang tidak membolehkannnya adalah dalil yang qath'i.

Lihat dan periksa kitab Hasyiatu Ath-Thahawi ala Ad-Dur Al-Mukhtar jilid 4 halaman 199.

Kesimpulan

1. Bertawassul adalah perintah Allah SWT dan bagian dari ibadah ritual yang punya dasar masyru''iyah.

2. Tawassul yang disepakati kebolehannya oleh para ulama adalah bertawassul dengan al-asmaul husna (nama Allah yang indah) serta lewat sifat-sifat-Nya. Dan juga bertawassul dengan iman serta amal shalih. Dan bertawassul dengan Nabi Muhammad SAW ketika beliau masih hidup dengan cara minta didoakan.

3. Bertawassul kepada diri Rasulullah SAW setelah beliau wafat hukumnya khilaf di tengah para ulama, ada yang membolehkan yaitu jumhur ulama, ada yang mengharamkan seperti Ibnu Taimiyah dan ada yang memakruhkan seperti Abu Hanifah dan dua muridnya.

4. Ibnu Taimiyah yang mengharamkan tawassul kepada Rasul setelah beliau wafat tidak mengkafirkan pihak-pihak yang membolehkan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Share:

SHALAWAT ATAS NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM


1. Makna Shalawat

Di dalam Bahasa Arab, lafaz  صَلَوَات  merupakan bentuk jamak dari  صَلاَة   yang mempunyai asal kata  صَلىَّ    –    يُصَلىِّ  yang berarti berdoa atau memohon. Dalam perkembangannya, penggunaan kata-kata tersebut semakin bermacam-macam sehingga artinya pun menjadi beraneka ragam, diantaranya ia menjadi nama salah satu bentuk ibadah umat Islam, yaitu shalat, karena shalat merupakan salah satu bentuk apresiasi-aplikatif penyembahan dan permohonan seorang hamba kepada Tuhannya.

Selain itu, ia juga dapat berarti pujian, rahmat dan ampunan untuk Nabi Muhammad saw., tergantung siapa yang melakukannya. Perbuatan seperti ini, masyarakat Indonesia menamakannya shalawat. Tidak diketahui kapan dan siapa yang pertama kali menyebutnya demikian, sebab al-Quran menamai perbuatan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. tersebut dengan shalat,bukan dengan shalawat. Tetapi yang jelas, ini dapat memudahkan kita dalam membedakan pelaksanaan ibadah shalat dan pengucapan shalat (baca: shalawat) atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ibn Mandzur menjelaskan di dalam bukunya Lisan al-‘Arab, shalawat atas nabi itu dapat berasal dari tiga macam, yaitu Allah, malaikat dan manusia—sebagaimana dikemukakan ayat 56 surat al-Ahzab. Shalawat yang berasal dari Allah artinya Dia memberikan rahmat serta kasih sayang-Nya kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Apabila para malaikat mengucapkan shalawat, artinya mereka memohonkan ampun untuk rasul kepada Allah. Sedangkan bila ia diucapkan oleh manusia, itu merupakan permohonan manusia kepada Allah agar mencurahkan karunia rahmat-Nya kepada Rasulullah beserta alam seisinya.

2. Tata Cara Bershalawat Atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Al-Quran surat al-Ahzab ayat 56 memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar senantiasa bershalawat atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi pengucapan shalawat itu harus sesuai dengan aturan-aturan yang telah diajarkan Allah dan nabi-Nya, sebab ia merupakan bentuk doa sekaligus penghormatan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

a)      Larangan Membaca Shalawat al-Batra’

Rasulullah saw. bersabda di dalam salah satu hadisnya :

لاَ تَصِلُوْا عَلَيَّ الصَّلاَةَ اْلبَتْرَاءَ فَقَالُوْا وَمَا الصَّلاَةُ اْلبَتْرَاءُ قَالَ تَقُوْلُوْنَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَتَمْسُكُوْنَ بَلْ قُوْلُوْا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ  — الحديث

“Janganlah kalian bershalawat untukku dengan shalawat al-batra’(terputus/tanggung)”. Para sahabat bertanya, “Apakah shalawat al-batra’ itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. menjawab, “Yaitu kalian mengucapkan allahumma shalli ‘ala muhammad (ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad) lalu kalian diam, tetapi ucapkanlah allahumma shalli ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad (ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad)”. (Al-Hadis).

Hadis ini mengajarkan agar manusia jangan menjadi orang yang pelit serta tanggung dalam bershalawat, yakni hanya cukup mengucapkan allahumma shalli ‘ala muhammad, akan tetapi harus lengkap membawa keluarga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam., yaitu dengan mengucapkan allahumma shalli ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad. Ini dikarenakan bahwa nabi adalah bagian dari keluarga, begitu pula keluarganya merupakan bagian dari diri nabi. Sebagaimana Rasulullah menjelaskan :

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ مِنيِّ وَأناَ مِنْهُمْ فَاجْعَلْ صَلاَتَكَ وَرَحْمَتَكَ وَمَغْفِرَتَكَ وَرِضْوَانَكَ عَلَيَّ وَعَلَيْهِمْ — الحديث

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya mereka (keluarga nabi) adalah bagian dari diriku dan diriku juga bagian dari mereka, maka jadikanlah keberkahan, rahmat, ampunan serta keridhaan-Mu untukku dan mereka (keluargaku)”. (Al-Hadis).

Berdasarkan hadis di atas, para ulama menetapkan bahwa sedikit-dikitnya bacaan shalawat adalah :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

b)      Bilangan Bacaan Shalawat

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan al-Tirmizi, bahwasanya pernah suatu ketika seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu ia berkata :

إِنِّى أكْـثَرُ الصَّلاةِ عَلَيْكَ فَكَمْ أَجْعَلُ لَكَ مِنْ صَلاَتِى قَالَ مَا شِئْتَ قَالَ الرُّبْعُ قَالَ مَا شِئْتَ وَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ قَالَ النِّصْفُ قَالَ مَا شِئْتَ وَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ قَالَ الثُّلـُثَيْنِ قَالَ مَا شِئْتَ وَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ قَالَ أجْعَلُ لَكَ صَلاَتِى كُـلُّهَا قَالَ إِذَا تَكْفِى هَمُّكَ وَيَغْفِرُ لَكَ ذَنْـُبكَ — رواه أحمد والترمذى وغيرهما

“Sesungguhnya aku mampu membaca banyak shalawat bagimu, maka berapa lamakah aku dapat membaca shalawatku untukmu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. menjawab, “Terserah kamu”. Ia berkata, “Apakah seperempat hari?” Beliau menjawab, “Terserah kamu. Apabila kamu dapat menambahnya maka itu lebih baik bagimu”.  Ia berkata, “Apakah setengah hari?” Beliau menjawab, “Terserah kamu. Apabila kamu dapat menambahnya maka itu lebih baik bagimu”. Ia berkata, “Apakah dua pertiga hari?” Beliau menjawab, “Terserah kamu. Apabila kamu dapat menambahnya maka itu lebih baik bagimu”. Ia berkata, “Aku akan membaca shalawatku bagimu sepanjang hari”. Nabi berkata, “Kalau itu mencukupi bagimu maka bertekadlah melaksanakannya dan semoga Allah mengampuni dosa-dosamu”. (HR. Ahmad, al-Tirmizi dan selainnya).

Hadis ini menjelaskan kepada kita bahwa tidak ada batasan seorang mukmin membaca shalawat untuk nabinya, bahkan semakin banyak dan sering ia bershalawat maka akan semakin banyak pula kebaikan yang didapat. Tidak ada yang dapat membalas itu semua kecuali Allah subhanahu wa-ta’ala. dengan menganugerahkan berbagai kebaikan dan ampunan sepanjang hidup orang yang mau selalu membaca shalawat untuk utusan Allah yang mulia.

c)      Berbagai Macam Jenis Shalawat

Rasulullah saw. sepanjang hidupnya selalu mendoakan umatnya agar selalu mendapat hidayah, rahmat dan ampunan dari Allah. Maka sudah sepantasnya bila Allah memerintahkan kepada umatnya yang beriman agar senantiasa mendoakan beliau supaya selalu mendapat rahmat Allah sehingga tampaklah kemuliannya di seluruh alam semesta ini. Allah subhanahu wa-ta’ala. berfirman di dalam al-Qur’an :

يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما

“Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. Al-Ahzab: 56).

Berikut ini adalah beberapa jenis shalawat yang diajarkan Rasulullah—selain yang telah dikemukakan di atas—yang harus selalu diamalkan oleh seluruh umatnya yang beriman.

Pertama, Diriwayatkan dari Imam al-Bukhari di dalam shahih-nya melalui jalur sanad Ka’ab bin ‘Ujrah, ia berkata :

قِيْلَ ياَ رَسُوْلَ اللهِ اَماَّ السَّلاَمُ عَلَيْكَ فَقَدْ عَرَفْناَ فَكَيْفَ الصَّلاَةُ قَالَ قُوْلُوْا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ  — رواه البخاري

“Katanya Rasulullah ditanya, “Wahai Rasulullah, adapun mengucapkan salam kepadamu kami telah tahu, maka bagaimana cara mengucapkan shalawat?” Nabi menjawab, “Ucapkanlah :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

(Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.)”. (HR. al-Bukhari).

Kedua, Imam Abu Daud meriwayatkan suatu hadis :

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَرَّهُ أنْ يُكْتاَلَ بِالْمِكْياَلِ اْلأَوْفىَ إِذاَ صَلىَّ عَلَيْناَ أهْلَ اْلبَيْتِ فَلْيَقُلْ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ وَأزْوَاجِهِ اُمَّهَاتِ اْلـمُؤْمِنِيْنَ وَذُرِّيَتِهِ وَأهْلِ بَيْتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ — رواه أبو داود

Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang suka dibayar (mendapat) pahala yang banyak (sempurna) ketika ia bershalawat untuk kami, ahlul bait, maka ucapkanlah :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ وَأزْوَاجِهِ اُمَّهَاتِ اْلـمُؤْمِنِيْنَ وَذُرِّيَتِهِ وَأهْلِ بَيْتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

(Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad, istri-istrinya ibunya kaum mukminin, keturunannya, dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia)”. (HR. Abu Daud).

3. Keutamaan Bershalawat Atas Nabi Muhammad saw.

Allah subhanahu wa ta’ala. mengajak hamba-hamba-Nya untuk bershalawat atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. tentu bukan tanpa manfaat dan hikmah, khususnya bagi mereka yang membacanya. Diantara beberapa keutamaan bershalawat adalah :

Mendapat syafa‘at al-‘uzma Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. di hari kiamat nanti pada saat kebangkitan di saat seluruh umat manusia berusaha mencari pertolongan demi keselamatan diri mereka. Hal ini sebagaimana dikemukakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. di dalam hadisnya :


عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلىَّ الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَنَّهُ قَالَ إِذَا سَمِعْـتُمُ اْلـمُؤَذِّنَ فَقُلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ ثُمَّ صَلُّوْا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ صَلىَّ عَلَيَّ مَرَّةً صَلىَّ الله ُ عَلَيْهِ عَشْرًا ثُمَّ سِلُوا الله َ لِيَ اْلوَسِيْلَةَ فَإِنَّهَا دَرَجَةٌ فِى اْلجَـنَّةِ لاَ تَنْـَبغِى إِلاَّ لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللهِ وَاَرْجُوْ اَنْ اَكُوْنَ اَناَ ذَلِكَ اْلعَبْدُ فَمَنْ سَاَلَ الله َ لِيَ الْوَسِيْلَةَ حَلَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِى يَوْمَ اْلقِيَامَةِ — رواه مسلم


Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Umar dari Nabi saw. bahwasanya beliau bersabda, “Apabila kalian mendengar muadzdzin sedang adzan maka jawablah seperti apa yang ia katakan kemudian bershalawatlah atasku karena sesungguhnya orang yang bershalawat atasku sekali maka Allah akan bershalawat (merahmati) untuknya sepuluh kali lipat. Lalu memohonlah kepada Allah suatu perantara untukku karena sesungguhnya derajat di surga tidak akan diberikan kecuali kepada seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Dan aku berharap supaya aku menjadi hamba tersebut. Maka barangsiapa yang memohon kepada Allah bagiku suatu perantara maka ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat”. (HR. Muslim).


Mendapatkan pahala kebaikan berlipat ganda sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas.


Dimudahkan oleh Allah segala urusannya, baik di dunia dan akhirat.


Al-Qur’an surat al-Ahzab ayat 56 memberitakan keagungan dan kemuliaan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. di antara seluruh makhluk yang ada di ‘arsy, langit, bumi dan alam semesta. Begitu agungnya sehingga Allah yang menciptakannya beserta para malaikat memujinya dan selalu bershalawat untuknya. Oleh karena itu, bila Allah saja membaca shalawat maka manusia, terutama orang-orang yang beriman harus ikut memuji dan bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Membaca shalawat, selain bernilai ibadah, juga termasuk salah satu cara menghormati dan memuliakan nabi. Namun, membaca shalawat saja tidaklah cukup dan justru tidak akan mendapatkan syafaat beliau jika tidak dibarengi menjadikannya teladan dalam kehidupan, mematuhi segala perintah dan ajarannya, serta meninggalkan segala larangan dan perkara yang dibencinya. Apabila hal itu tidak dilaksanakan, maka bukan syafaat dan surga yang didapat, akan tetapi neraka dan murka Allah sebab ini termasuk perbuatan yang menyakiti Allah dan rasul-Nya. Di dalam al-Qur’an dijelaskan :

إن الذين يؤذون الله ورسوله لعنهم الله في الدنيا والآخرة وأعد لهم عذابا مهينا .  والذين يؤذون المؤمنين والمؤمنات بغير ما اكتسبوا فقد احتملوا بهتانا وإثما مبينا

“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Ny,. Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat serta menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata”. (QS. al-Ahzab: 57 – 58).

SUMBER REFERENSI :

Ahmad bin ‘Abdul Halim bin Taimiyyah al-Harani, Kutub wa Rasail wa Fatawa Ibn Taimiyyah fi al-‘Aqidah, Juz 1, (Maktabah Ibnu Taymiyyah, tth.).

Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin ‘Ali bin Hajar al-Haitami, al-Shawa‘iq al-Muharriqah, (Beirut, Muassisah al-Risalah, 1997).

Ahmad Musthofa al-Maraghi, Tafsir al-Maraghi, Jilid 7 dan 8, (Dar al-Fikr, 1973).

Ahmad Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Jayamurni, 1970).

Hasan Mughni, Syair-Syair dan Nadoman (Basa Sunda) Ngamuat Pelajaran Agama, (Kuningan, tth.).

Husin al-Habsyi, Kamu al-Kautsar, (Surabaya: PP. Assegaff dan PP. Alawy, 1977).

Rus’an, Lintasan Sejarah Islam di Zaman Rasulullah saw., (Semarang: Wicaksana, 1981).

Share:

INI CARA CUCI KEMALUAN YANG BETUL KALAU TAK MAHU DISEKSA MALAIKAT DI DALAM KUBUR NANTI !!


Seringkali kita merasa telah mencuci kemaluan kita dengan bersih dan benar. Bersih belum berarti benar. Hal ini penting agar amal ibadah kita diterima.

Banyak orang merasa ibadah mereka bagus, tetapi sebenarnya masih tidak terlepas dari ancaman azab api neraka hanya karena tidak benar dalam mencuci kemaluannya.

Sayidina Abu Bakar R.A. pernah hendak menyolatkan mayat seorang lelaki, tetapi tiba2 tersentak dengan suatu benda bergerak-gerak dari dalam kain kafan lelaki itu. Lalu disuruhnya seseorang untuk membukanya. Alangkah terkejutnya ada seekor ular sedang melilit kepala kemaluan mayat lelaki itu.

Khalifah Abu Bakar mencabut pedang lalu menghampiri ular tadi untuk membunuhnya. Tetapi ular itu tiba2 berkata:
”Apakah salahku? Karena aku diutus oleh Allah untuk menjalankan tugas yang diperintahkan”
Setelah diselidiki amalan lelaki itu semasa hayatnya, ternyata dia merupakan orang yang menyepelekan dalam hal menyucikan kemaluannya setelah selesai membuang air kecil.

Jadi sebenarnya bagaimana cara membersihkan kemaluan kita dengan benar?
Lelaki dan wanita berbeda caranya. Bukan dibasuh sekadarnya dengan air dan asalkan bersih.

*LELAKI*:

Selepas membuang air kecil, disunahkan berdehem dua atau tiga kali supaya air kencing betul-betul sudah habis keluar.
Setelah itu urutlah kemaluan dari pangkal ke ujung beberapa kali, sehingga tiada lagi air kencing yang berada dalam saluran.
Kemudian basuhlah dgn air sampai bersih.

*WANITA*:

Apabila membasuh kemaluannya, hendaklah ia berdehem dan pastikan dicuci bagian dalamnya dengan memasukan sedikit jari tengah dan diputar-putarkan sewaktu disiram air bersih.

Bukan dengan hanya menyiram air semata-mata, karena hanya dengan menyiram air saja tidak dapat membersihkan bagian dalam kemaluan wanita secara sempurna.

*SANGAT PENTING*:
Begitu juga semasa membasuh air besar (berak) sangat penting untuk memasukan satu jari kedalam dubur. 

Putarkan beberapa kali supaya najis keluar dari dinding dubur, sambil siram dgn air hingga terasa najis benar2 telah hilang dan bersih.

Sudah benar atau tidak kah cara membersihkan kemaluan kita selama ini? Kalau belum benar, mari bersama2 kita betulkan supaya diri kita bersih dengan cara yang benar. Karena telah dijanjikan neraka bagi mereka yg tidak istibro’ (menyucikan diri dengan sempurna baik hadas kecil/hadas besar).

Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala”.

Jangan LUPA SHARE … ilmu yang bermanfaat perlu kita amalkan bersama … Wallahu a’lam…

Catatan:
1. Tidak ada kata malu dalam urusan agama.
2. Jangan beranggapan ilmu fiqih itu jorok, karna fiqih itu menjelaskan sedetail2 nya.
Share:

KISAH SEJARAH SEBAB TERCIPTANYA BABI DI ZAMAN NABI NUH AS



Kisah asal mula diciptakan nya babi dan tikus, ini kami ambil dari sebuah buku yang berjudul “Kisah Penciptaan ; Tokoh-Tokoh Sepanjang Zaman” yang merupakan karya tulisan Syaikh Muhammad Bin Ahmad Bin Iyas.

Diriwayat, ketika kotoran binatang telah memenuhhi bahtera Nabi Nuh a.s, para penumpang bahtera mengadukan nya kepada Nabi Nuh. Atas pengaduan itu, Allah memberi wahyu kepada Nuh a.s. agar memeras ekor gajah.
Setelah dia memeras-meras nya, dari sana muncul babi jantan dan babi betina yang kemudian memakan kotoran-kotoran yang menumpuk di bahtera. Kemudian ketika babi itu bersin, dari bersin nya Allah menciptakan tikus jantan dan tikus betina. Keduanya berkembang biak dan kawanan tikus itu mulai menggit merosakkan kayu-kayu di bahtera.

Hal itu diadukan oleh penghuni bahtera. Atas pengaduan itu, Nuh menerjunkan kawanan kucing berbuntut untuk menguasai kawanan tikus. Kawanan kucing memangsa tikus dengan cepat hingga memusnahkan tikus yang terakhir. Dan sejak saat itu terjadilah permusuhan antara kucing dan tikus.

Ini pula adalah kisah yang diceritakan dengan lebih jelas bagaimana Allah menciptakan babi,tikus dan kucing semasa zaman Nabi Nuh A.S,

Terlepas dari percaya atau tidak percaya bahwa artikel kali ini akan sedikit membahas tentang sejarah penciptaan babi, kucing dan tikus dibumi. Dan sebagai penambah pengetahuan kita tentang binatang-binatang yang ada disekitar kita. Kerana segala yang ada dibumi ini pasti ada sebab dan berakhir dengan sebuah akibat. Dan segala penciptaan sesuatu pasti ada sebab-sebab yang terkandung didalamnya. Tinggallah kita sebagai manusia yang diberikan akal oleh sang pencipta untuk selalu memahaminya.

Didalam sebuah kisah diceritakan bahwa ketika kapal Nabi Nuh masih berada diatas air ketika banjir besar. Kapal masih berlayar diatas air tanpa mengetahui kemana arah untuk dituju. Kerana tujuan semata hanya untuk menyelamatkan diri dari bencana air banjir tersebut. Malangnya, segala kotoran yang dibuang oleh para binatang membuat keadaan dikapal menjadi tambah tidak selesa. Sehingga banyak menimbulkan penyakit bagi anak kapal yang tinggal didalamnya. Nabi Nuh hanya melihat dan diam dan menyerahkan urusan ini kepada Allah SWT. Nabi Nuh lalu bermohon agar dibukakan jalan keluar dari permasalahan ini.

Maka Malaikat Jibril menemui Nabi Nuh dan memerintahkannya untuk mengusap dahi seekor gajah. Setelah arahan itu disampaikan maka Nabi Nuh AS mengusap dahi seekor gajah yang ada didepannya. Atas Kuasa Allah SWT maka keluarlah sepasang babi dari belalai gajah yang diusapkannya. Semua anak kapal yang menyaksikan tampak keheranan dengan peristiwa ajaib tersebut. Maka babilah yang akan menyapu bersih seluruh kotoran yang ada dikapal tersebut. 

Karena demikian itu adalah makanannya. Tampak Nabi Nuh lega masalah yang dihadapinya selesai.
Malangnya,iblis telah menyusup didalam kapal bahtera yang dihuni oleh Nabi Nuh dan para pengikutnya. Lantas iblis membuat onar didalam kapal. Dia mengusapkan bagian belakang tubuh babi tersebut, lalu muncullah dari hidung babi tersebut sepasang tikus. Tikus tersebut menggigit-gigit papan papan dan barang-barang yang ada didalam kapal.

“Dari mana sebab datangnya semua ini, sehingga semua barang-barang yang ada dikapal habis dan rosak” ucap Nabi Nuh keheranan. Maka Jibril mendatangi beliau dan memberitahukannya, bahwa yang melakukan ini semua adalah akibat iblis. Lantas Jibril menyampaikan kepada Nabi Nuh agar mengusap bagian belakang tubuh harimau. Maka Nabi Nuh mengusap bagian belakang tubuh harimau. Ketika Nabi Nuh mengusapnya maka keluarlah sepasang kucing yang kemudian segera memburu tikus yang ada didalam kapal.

Begitulah Sejarah penciptaan babi, kucing dan tikus dibumi.

Berikut adalah penjelasan riwayat ini daripda Ustaz Auni. Didalam penjelasan Ustaz Auni pula,dia telah menjelaskan bahawa semasa di bahtera Nabi Nuh telah tercipta 3 jenis haiwan iaitu babi, tikus dan helang.

Share:

Arti yang terkandung di dalam bahasa jawa Hanacaraka


Arti yang terkandung di dalam bahasa jawa Hanacaraka - Pasti sobat kalau orang jawa mengetahui huruf jawa HaNaCaRaKa DaTaSaWaLa PaDhaJaYaNya MaGaBaThaNga, walaupun bukan orang jawa pelajaran ini juga sering diajarkan dalam pelajaran saat duduk dibangku SD kita dahulu, kadang orang jawa sekarang ini lali jawane, sungguh sangat disayangkan, padahal dalam bahasa ini ada arti di dalamnya yang mungkin belum banyak diketaui, berikut Arti yang terkandung di dalam bahasa jawa Hanacaraka

Arti atau makna di dalam huruf jawa Hanacaraka

HA = Hana hurip wening suci (Adanya hidup
adalah kehendak yang Maha Suci)
NA = Nur candra,gaib candra,warsitaning
candara (harapan manusia hanya selalu ke sinar
Ilahi)
CA = Cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi
(satu arah dan tujuan pada Yang Maha Tunggal)
RA = Rasaingsun handulusih (rasa cinta sejati
muncul dari cinta kasih nurani)
KA = Karsaningsun memayuhayuning bawana

Arti atau makna di dalam huruf jawa Datasawala
(hasrat diarahkan untuk kesejahteraan alam)

DA = Dumadining dzat kang tanpa winangenan
(menerima hidup apa adanya)
TA = Tatas , tutus, titis, titi lan wibawa
(mendasar ,totalitas, satu visi, ketelitian dalam
memandang hidup)
SA = Sifat ingsun handulu sifatullah (membentuk
kasih sayang antar sesama, Hablum Minallah
dan Hablum Minannas)
WA = Wujud hana tan kena kinira (ilmu manusia
hanya terbatas namun bisa juga tanpa
batas ,atas IJIN ALLAH)
LA = Lir handaya paseban jati (mengalirkan
hidup semata pada tuntunan Ilahi)

Arti atau makna di dalam huruf jawa Padhajayanya

PA = Papan kang tanpa kiblat (Hakekat Allah
yang ada di segala arah)
DhA = Dhuwur wekasane endek wiwitane (Untuk
bisa di atas tentu dimulai dari dasar)
JA = Jumbuhing kawula lan Gusti (selalu
berusaha menyatu -memahami kehendakNya)
YA = Yakin marang samubarang tumindak kang
dumadi (yakin atas titah /kodrat Ilahi)
NYA = Nyata tanpa mata, ngerti tanpa diuruki
(memahami kodrat kehidupan)

Arti atau makna di dalam huruf jawa Magabathanga

MA = Madep mantep manembah mring Ilahi
(yakin – mantap dalam menyembah Ilahi)
GA = Guru sejati sing muruki (belajar pada guru
sejati)
BA = Bayu sejati kang andalani (menyelaraskan
diri pada gerak alam)
THA = Tukul saka niat (sesuatu harus tumbuh
dari niat)
NGA = Ngracut busananing manungso
(melepaskan egoisme pribadi-manusia)

HaNaCaRaKa = ana utusan arupo lanang lan wadon
DaTaSaWaLa = pada suwala,padu,gelut ginelut rinebut ‘rasa’
PaDhaJaYaNya = sami digdaya,tan purun uwal/ pisah sadurunge rasa sakloron durung ‘mijil’
MaGaBaThaNga = sami sampyuh/ tentrem sakwuse rasa sakloron wus manunggal

Sekian postingan saya tentang Arti yang terkandung di dalam bahasa jawa Hanacaraka, semoga bermanfaat.
Share:

Langkah Nyata Melunasi Hutang

Setiap orang pasti pernah berhutang. Apapun alasannya, hutang wajib dibayar. Sungguh tidak mengenakkan memiliki banyak hutang. Melepaskan diri dari jeratan hutang apalagi yang sudah kronis tentu membutuhkan strategi khusus. Agar kita benar-benar terlepas dari jeratan hutang, maka kita perlu melakukan tindakan nyata.

Dalam Islam, ada cara-cara yang dapat ditempuh agar kita bisa segera terlepas dari hutang yang berkepanjangan. Bagaimana caranya? Mari kita bahas satu persatu.

Sadarilah Hutang Anda

Saat berhutang, sadarlah bahwa hutang tersebut harus segera Anda bayar sebelum ajal menjemput. Tentu hidup tidak aka tenang jika kita memiliki banyak hutang. Semakin Anda menyadari hutang Anda, Anda akan terpacu untuk segera melunasinya. Buatlah daftar hutang yang Anda miliki agar Anda bisa merencanakan untuk pelunasannya.Jangan malah pura-pura tidak tahu akan hutang Anda.

Berdoalah Kepada Allah Swt

Ada satu doa yang diajarkan Rasulullah Saw agar kita bisa cepat melunasi hutang:

“Ya Allah aku berlindung dari kesusahan dan kedukaan, dari kelemahan dan rasa malas, dari sifat pengecut dan bakhil, dari belenggu hutang dan tekanan manusia.”

Berdoalah dengan sungguh-sungguh. Nyatakan niat Anda untuk melunasi hutang dengan sungguh-sungguh memanjatkan doa kepada Allah Swt.

Tetap Bersedekah

Sedekah dapat melancarkan proses Anda untuk melunasi hutang, karena setiap harta yang Anda sedekahkan akan dibalas oleh Allah SWT dengan balasan yang lebih baik. Apalagi jika Anda sedang dalam keadaan sempit, Anda akan lebih berat mengeluarkan sedekah. Jika tidak bisa bersedekah uang, sedekahlah dengan perbuatan baik lainya dengan tenaga dan ilmu yang Anda miliki.

Jangan Bersedih

Banyak hutang bikin hati sumpek. Otak jadi susah diajak berpiki. Hidup Anda akan semakin menderita jika anda bersedih akan hutang Anda. Lebih baik, gunakan waktu Anda untuk bersemangat mencari cara agar bisa melunasi hutang-hutang Anda.

Fokus Pada Solusi

Seperti masalah-masalah lainnya, hutang brpotensi membuat kita berfokus pada masalah. Ubahlah cara berpikir Anda dari memikirkan masalah menjadi memikirkan solusi. Pikiran yang positif akan membuat pikiran Anda semakin jernih dalam menemukan cara kreatif untuk melunasi hutang.

Yakin Bisa Melunasi Hutang

Tetapkan keyakinan Anda untuk terlepas dari hutang. Sekecil atau sebesar apapun hutang Anda, keyakinan Anda harus 100%. Jika Anda tidak yakin, maka Allah tidak akan memberikan solusi kepada Anda untuk melunasi hutang.

Usaha Maksimal

Iringilah doa-doa Anda dengan usaha maksimal. Bekerjalah lebih keras agar anda bisa mencicil hutang Anda sedikit demi sedikit. Carilah sumber pendapatan tambahan seperti menjalankan usaha sampingan.

Jangan Tunda Pembayaran

Saat sudah memiliki uang, segera cicil/lunasi hutang Anda. Semakin cepat semakin baik. Jangan tunda-tunda untuk membayar hutang Anda. Dengan menyegerakan pembayaran, Insya Allah lama-lama hutang Anda akan lunas.

Semoga dengan mempraktekkan cara-cara di atas, Anda segera terbebas dari hutang dan kehidupan Anda akan menjadi semakin membaik. Insya Allah.

Share:

8 Doa Nabi Musa AS Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

8 Doa Nabi Musa AS Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Doa Kali ini akan dibahas mengenai kumpulan doa Nabi Musa AS lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Hendaknya doa doa ini dibaca sebagai bentuk permohonan kepada ALLAH SWT.

Doa ini adalah doa para Nabi yang khasiatnya sangat luar biasa dan insyaallah sangat mustajab. Nabi Musa AS adalah salah satu Nabi utusan ALLAH SWT, namanya berulang kali disebut dalam Al-Quran. Nabi Musa AS memiliki banyak sekali mukjizat, diantaranya adalah mampu membelah laut dengan tongkatnya atas izin ALLAH SWT.

Dalam menjalankan dakwahnya menyebarkan agama islam, Nabi Musa mengalami berbagai ujian dan rintangan yang menghadangnya. Untuk itulah Nabi Musa selalu meminta pertolongan dengan berdoa kepada ALLAH SWT.

Doa doa Nabi Musa AS ini telah diabadikan dalam kitab suci Al-Quran. Diantaranya ada teks bacaan doa Nabi Musa melancarkan lisan, ketika dalam kesulitan dan lain sebagainya.

Sedangkan cara mengamalkan doa Nabi Musa ini sama saja seperti membaca doa lainnya. Boleh dibaca kapan saja, misalnya setelah sholat.

Kumpulan Doa Nabi Musa AS Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini daftar 8 doa Nabi Musa AS lengkap dalam lafadz arab, tulisan latin dan terjemahan bahasa Indonesianya agar bisa lebih mudah dipahami makna dan isi kandungan didalamnya.

1. Doa Nabi Musa Mohon Dimudahkan Segala Urusan

Doa ini berisi hal-hal meminta kemudahan pada ALLAH SWT dan agar dimudahkan dalam ucapan dan lisan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah, juga agar dimudahkan segala urusannya.

 رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amrii wahlul ‘uqdatan min lisaanii yafqahuu qaulii.

Artinya:“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”(QS Thaahaa ayat 25-28).

2. Doa Nabi Musa AS Meminta Kebaikan

رَبِّ إِنّى‏ لِما أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقيرٌ

Rabbi  Inniy limaa anzalta ilayya min khairin faqir.

Artinya:“Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”

Dikatakan bahwa Nabi Musa AS yang merasa asing di negeri Madyan dan tidak dapat pergi ke mana-mana menuju ke bawah pohon yang rindang untuk berteduh untuk menghilangkan rasa lelah dan karena tidak membawa bekal dan makanan beliau as mengangkat tangan berdoa kepada Allah SWT dengan doa diatas.

3. Doa Nabi Musa Ketika Dikejar Firaun

الّلهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى وَأَنْتَ الْمُسْتَعَاُن وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

”ALLAHUMMA LAKAL HAMDU WA
ILAIKAL MUSYTAKAA WA ANTAL MUSTA’AN WA LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADHIIM”

Artinya : “Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah. Engkaulah tempat meminta pertolongan. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung”

4. Doa Nabi Musa Ketika Dizalimi

رَبِّ نَجِّنى‏ مِنَ القَوْمِ الظَّالِمينَ

Artinya:“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang lalim itu.”

5. Doa Nabi Musa Mohon Diberi Hidayah

عَسى‏ رَبّى‏ أَنْ يَهْدِيَنى‏ سَواءَ السَّبيلِ

Artinya:“Mudah-mudahan Tuhanku
memberikan hidayat kepadaku ke jalan yang benar”

6. Doa Nabi Musa Mohon Ampun Kepada ALLAH SWT

رَبِّ إِنّى‏ ظَلَمْتُ نَفْسى‏ فَاغْفِرْ لى

Atinya:“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.”

7. Doa-Doa Nabi Musa Lainnya :

رَبَّنا إِنَّنا نَخافُ أَنْ يَفْرُطَ عَلَيْنا اَوْ أَنْ يَطْغى

Artinya:“Ya Tuhan kami, sesungguhnya
kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas.”

رَبِّ بِما أَنْعَمْتَ عَلَيَّ فَلَنْ أَكونَ ظَهيراً لِلْمُجْرِمينَ

Artinya:“Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, aku sekali-kali tiada akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.”

Demikianlah 8 bacaan doa Nabi Musa AS lengkap dalam bahasa arab, latin dan artinya.

Semoga kumpulan doa diatas bermanfaat dan bisa kita baca dan amalkan sebagai media memanjatkan doa kepada ALLAH SWT. Wallahu a'lam.

Source: https://www.fiqihmuslim.com/2018/04/doa-nabi-musa.html?m=1

Share:

Tips Sehat Ala Rasulullah

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ الَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو الَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ الَّهَ كَثِيرًا


Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (al-Ahzab : 21).

Pada zaman sekarang ini banyak orang yang mengatakan bahwa sehat itu mahal, padahal sehat itu murah sedangkan sakit lah yang mahal! Oleh karena itu sangat penting bagi umat Islam untuk melakukan pencegahan terhadap pencegahan sebelum sakit. Salah satu cara yang paling baik untuk menjaga tubuh agar tetap sehat adalah dengan meneladani apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah.

“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Pada zaman dulu kaisar Romawi memberikan bantuan dokter ke Madinah tempat orang-orang muslim, tetapi selam setahun di Madinah dokter tersebut jarang menjumpai orang sakit. Ya, pada masa itu Islam tengah berjaya, aturan dan tuntunan agama semua dijalankan dengan baik. Kalau mau hidup sehat tentu Rasulullah adalah satu satu panutan yang harus dicontoh, karena seumur hidupnya Rasulullah hanya sakit dua kali saja. Yang pertama ketika diberi racun oleh seorang wanita Yahudi dan yang kedua ketika mendekati ajalnya. Berikut ini adalah kebiasaan hidup sehat Rasulullah yang perlu diteladani.

Rasulullah SAW Cepat Tidur dan Cepat Bangun

Rasulullah tidak menyarankan umatnya untuk tidur pada waktu larut malam (begadang). Hal itu bisa dilihat dari kebiasaan beliu yang tidak menyukai berbincang-bincang sesudah isya. Bila telah memasuki waktu tidur Rasulullah akan cepat tidur. Rasulullah sendiri selalu tidur selepas sholat Isya sekitar pukul 21:30 kemudian akan bangun sekitar pukul 03:00 untuk melaksanakan sholat malam.

Dengan demikian waktu yang digunakan untuk beristirahat kurang dari 8 jam. Waktu yang ada selama 24 jam dibagi menjadi 3 yaitu sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah dan sepertiganya lagi untuk tidur yang cukup.

Rasulullah Sering Berpuasa

Bagi umat Islam puasa merupakan suatu ibadah yang memiliki nilai tersendiri. Ya, karena ibadah yang satu ini mendapatkan pahala langsung dari Allah, berbeda dengan ibadah lain yang telah ditentukan nilai pahalanya. Selain itu dengan sering berpuasa akan memberikan dampak ajaib bagi tubuh seperti mengobati penyakit diabetes, darah tinggi dan masing banyak penyakit lainnya.

Menjaga Kebersihan

Rasulullah merupakan pribadi yang menyukai kebersihan, hal itu bisa dilihat dari tampilannya yang tampak bersih dan rapi. Selain itu setiap hari kamis dan jum’at beliau selalu mencukur rambut halus di pipi, memotong kuku serta memakai minyak wangi. Rasulullah juga mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan mulut, gigi. Beliau mengajarkan bersiwaq setiap hari dan sampai saat ini masih dijalankan oleh umatnya.

Berolahraga

Dalam kesehariannya Rasulullah banyak melakukan olahraga yang menunjukan bahwa tubuh beliau tidak hanya sehat tetapi juga kuat. Beliau pernah mengikuti berbagai lomba seperti memanah, gulat, lomba lari dan masih lomba-lomba lainnya.

Rasulullah bersabda : “Ketahuilah bahwa yang dimaksud kekuatan itu adalah memanah, beliau mengucapkannya tiga kali.” (HR. Muslim). Di dalam hadits lain juga dijelaskan : “Kamu harus belajar memanah, karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (HR. Bazzar dan Thabrani).

Bersosialisasi

Salah satu rahasia bisa hidup sehat adalah dengan memperbanyak silahturahmi. Sebuah studi di Harvard School of Publick Health menemukan sebuah fakta unik yaitu pria yang berusia 70-an tahun memiliki hubungan sosial yang baik memiliki kemungkinan kecil mengalami kerusakan penyakit jantung. Rasulullah merupakan sosok yang paling baik menjaga silahturahmi pada tetangga, sahabat dan keluarga beliau. Ya, bersosialisasi merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan.

Berbekam

Said bin Jubir berkata dari Ibn Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Kesembuhan dapat diperoleh dengan tiga cara: pertama dengan meminum madu (dengan obat herbal), kedua dengan berbekam/hijamah, dan ketiga dengan (terapi) besi panas. Dan aku tidak menganjurkan umatku untuk melakukan pengobatan dengan besi panas.” (HR. Bukhori)

Share:

Beribadah Dahulu Sebelum Meminta Pertolongan

Meminta banyak pertolongan kepada Allah bukanlah sebuah kekeliruan. Justru inilah yang dianjurkan karena Allah-lah yang kuasa memberi dan mengabulkan semua permintaan. Namun, di balik itu semua muncul sebuah pertanyaan, seberapa banyak ibadah yang sudah kita lakukan?

Frasa “na’budu” dalam surah Al-Fatihah didahulukan sebelum frasa “nasta’iin”. Beribadah dahulu baru memohon pertolongan.  Qatadah mengatakan bahwa makna ayat tersebut adalah Allah memerintahkan kepada kita agar ikhlas dalam beribadah kepada-Nya dan memohon pertolongan dalam semua urusan. Tujuan utamanya adalah ibadah, sedangkan meminta pertolongan adalah sarananya.

Oleh karena itu, sebelum kita banyak meminta pertolongan, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu beribadah dengan ikhlas kepada Allah.

*DAPA Sahabat Anda dalam Berbagi*

Mari bergabung menjadi salah satu Donatur DAPA

Info Dapa Aplikasi: https://dapa-tasdiqulquran.com

Daftar Dompet Dapa http://bit.ly/registrasi_DAPA

Share:

Ada 14 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan

Mohon di Share ke para Orang tua :

Ada 14 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan :

*1. Cintailah aku sepenuh hatimu.*

*2. Jangan marahi aku di depan orang banyak.*

*3. Jangan bandingkan aku dengan kakak atau adikku atau orang lain.*

*4. Ayah Bunda jangan lupa, aku adalah fotocopy-mu.*

*5. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku anak kecil.*

*6.  Biarkan aku mencoba, lalu beritahu aku bila salah.*

*7. Jangan ungkit-ungkit kesalahanku.*

*8. Aku adalah Ladang Pahala bagimu.*

*9. Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu sebagai orang tua adalah doa bagiku?*

*10. Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN" tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu.*

*11. Tolong ayah ibu, jangan rusak mentalku dan pemikiranku dengan selalu kau bentak-bentak aku setiap hari.*

*12. Jangan ikutkan aku dalam masalahmu yang tidak ada kaitannya denganku. Kau marah sama yang lain, aku imbasnya.*

*13. Aku ingin kau sayangi cintai karena engkaulah yang ada di kehidupanku dan masa depanku.*

*14. Berilah aku pendidikan agama, agar lepas tanggung jawabmu kelak, dan sebagai anak shaleh kita akan saling tarik menarik ke Surga*

*dari komite tlg di share ke wa ortu....mulai dari sini....*

SEMOGA BERMANFAAT, BAGI PARA ORANG TUA....🙏*☕🥛

Share:

MAGNET MENARIK REZEKI

Sederhana untuk dilakukan/amalkan sehari-hari, semoga bisa membantu membuka pintu rezeki.

1. Letakkanlah sedikit makanan kucing dan semangkuk air di luar rumah untuk kucing-kucing yang datang.

2. Sisihkanlah sedikit dari hasil gaji atau upah jerih payahmu, untuk di sumbangkan kepada anak yatim dan orang miskin.

3. Senantiasa sediakan uang kecil di dalam dompet untuk diberikan kepada yang memerlukan.

4. Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak. Setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukkan uang kecil kedalamnya. Genap 1 bulan, buka kotak itu dan sedekahkan uang tersebut.

5. Jika kamu hadir dalam suatu acara (keluarga, kerabat atau sahabat), belilah 1 atau 2 kotak air mineral, niatkan untuk disedekahkan kepada orang yang memerlukannya (orang tua, orang sakit, anak-anak dan lain-lain).

6. Jika kamu membeli barang dari pedagang-pedagang kecil kemudian kemudian sang pedagang ingin mengembalikan uang kembalian atau uang recehan, biarkan uang recehan itu untuknya (disedekahkan atau dihadiahkan).

7. Belilah Mushaf (Al-Qur'an), letakkan di salah satu masjid. Bayangkan berapa pahala yang akan kamu dapat dari setiap huruf dari mereka yang membacanya.

8. Berikanlah perasaan gembira kepada setiap orang, khususnya kepada mereka-mereka yang sedang ditimpa kesedihan, dengan senyuman dan ucapan doamu yg tulus.

9. Lemparkanlah senyuman kepada orang yang kamu temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan berbicaralah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah.

10. Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kamu ampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepadamu dari menghinamu, menyebarkan fitnah dan menzalimimu.

11. Setting pada handphone kamu, tanda peringatan pada waktu-waktu tertentu untuk kamu membaca surah Al-Fatihah atau Al-Ikhlas yang di hadiahkan kepada kedua orangtua kamu, baik yang masih hidup atau telah meninggal dunia.

12. Silahkan kirimkan tips² ini ke semua teman atau sanak family kamu. Barangkali ada yang mau mengamalkannya.
Semoga kita pun akan diberi pahala  karenanya.

Selamat bersedekah..
Semoga kita dilimpahkan rezeki yang banyak dan berkah dari ALLAH SWT.. Aamiin...

Semoga bermanfaat
#Follow ig kita : Muh_AliBasyaiban

Share:

17 Resep Ampuh MADU campur KAYU MANIS.


Selain untuk menjaga kesehatan tubuh & pengganti gula pada penderita DIABETES. Ternyata juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit ringan hingga berat.
▶Berikut ini beberapa penyakit (beserta resep) yang dapat diatasi dengan Madu campur Kayu Manis.
===================
1. ARTHRITIS (Radang Sendi)
▶Campur madu dengan air hangat dan bubuk/batang kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan.
▶Penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air hangat dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis.
2. KERONTOKAN RAMBUT
▶Jika anda mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit sebelum mandi setelah itu baru dibasuh.
3. INFEKSI KANDUNG KEMIH
▶Campurkan 2 sendok makan bubuk kayu manis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air hangat. Ramuan ini membunuh kuman-kuman di dalam kandung kemih.
4. SAKIT GIGI
▶Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu. Oleskan ramuan tersebut pada gigi yang sakit.
▶Pemakaian ramuan ini dapat dilakukan 3 kali sehari setiap hari sampai gigi berhenti sakit.
5. KOLESTEROL
▶Kadar Kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam air teh. Ramuan itu dapat mengurangi kadar Kolesterol dalam darah.
6. INFLUENZA (ringan hingga berat)
▶Flu ringan dan berat dapat disembuhkan dengan campuran 1 sendok makan madu, air hangat, dan 1 sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.
7. KEMANDULAN
▶Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur, akan berefek menyuburkan.
▶Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh hingga membuat rahim semakin sehat serta mampu membunuh bakteri jahat penghambat kehamilan.
8. SAKIT PERUT (maag, asam lambung, dll)
▶Madu yang dicampur bubuk/batang kayu manis dapat mengobati sakit perut melilit. Juga dapat membersihkan lambung dan menetralkan asam lambung berlebihan.
▶Minum rutin pagi hari sebelum sarapan saat perut masih kosong. Kotoran dan sisa2 makanan yang sulit dicerna oleh tubuh dalam lambung akan larut bersama feses.
9. KEMBUNG
▶Madu yang diminum bersama kayu manis (batang kayu manis direnfam dalam madu berhari-hari) dapat mengurangi gas dalam perut saat itu juga.
10. PENYAKIT JANTUNG
▶Madu dan kayu manis mengurangi Kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi risiko serangan jantung.
▶Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur setiap malam sebelum tidur dapat memperlancar pernafasan dan memperkuat detak jantung.
11. GANGGUAN PENCERNAAN
▶Bubuk kayu manis yang ditabur pada 2 sendok makan madu dapat mengurangi tingkat keasaman lambung dan membantu mencerna makanan berat.
▶Ramuan tersebut harus diminum sebelum makan Sehari 3x.
12. MENCEGAH PENUAAN
▶Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan.
▶Minumlah sebanyak 1 cangkir 3 sampai 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta mencegah penuaan.
13. JERAWAT
▶Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat.
▶Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai akar-akarnya.
14. INFEKSI KULIT
▶Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit / terinfeksi.
15.OBESITAS (kegemukan)
▶Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan.
▶Minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap konsumsi makanan kalori tinggi.
Imbangi dengan Pola Makan Sehat dan Olahraga teratur.
16. KANKER
▶Kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. ▶Cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari rutin tanpa terputus.
17. BAU NAFAS
▶Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh.
Jagalah kesehatan dengan konsumsi makanan sehat dan olahraga teratur.
===================
Masing-masing orang mungkin akan merasakan hasil yang berbeda. Namun jika kita FOKUS dan Teratur dalam mengkonsumsinya, maka akan lebih maksimal hasilnya.
.
.
Resep diatas sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional Cina sejak 5.000 tahun yang lalu. Dan telah menjadi ramuan paling ampuh pendamping makanan bagi masyarakat Timur Tengah yang gemar mengkonsumsi masakan berlemak tinggi seperti daging sapi, kambing & onta.
.
Selamat mencoba (y)
Semoga tetap Sehat selalu. :)
.
.
Informasi pemesanan
JAVA HONEY
Merk : ALAMI
Madu Mentah Ternak 320 ml
P-IRT No. 109332401071
GRATIS ! 1batang Kayu Manis Korintje
Jenis Casia Asli Sumatera (Quality Export)
.
Hub CS kami via :
Whatsapp / SMS. 082311264089
Pin BBM. 550B551D
.
Sudah terkirim keseluruh wilayah Indonesia.
Semua Pengiriman dari Semarang.
Share:

Doa Di Cintai Allah dan Orang Beriman


Allohummaj'alna minal mahbubin
Waab'idna min diwanil buadaai walmadrudiin Birohmatika ya arhamarrrohimin
Artinya:
Ya Allah jadikanlah kami yang di cintai oleh Mu dan di cintai oleh orang banyak.
Jangan di golongkan dari pada orang yang di benci oleh Mu dan di benci oleh orang orang yang beriman kepada Mu.
Dengan Rahmat Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.
Share:

Cara Meruqyah Diri


Ruqyah termasuk bagian dari doa. Hanya saja, umumnya dalam bentuk memohon perlindungan dari gangguan sesuatu yang tidak diinginkan. Baik penyakit batin atau fisik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita beberapa doa dan ruqyah yang bisa kita baca ketika sakit. Diantaranya,

Pertama, doa ketika ada bagian anggota tubuh yang sakit.

Caranya,
[1] Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit
[2] Baca “bismillah” 3 kali
[3] Lanjutkan dengan membaca doa berikut 7 kali,
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru )
“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”

Dalilnya:
Dari Utsman bin Abil Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam..  Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya,  “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu,”  lalu beliau ajarkan doa di atas. (HR. Muslim 5867 dan Ibnu Hibban 2964)

Kedua, ruqyah sebelum tidur

Gabungkan dua telapak tangan, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu tiupkan ke kedua telapak tangan. Kemudian usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.

Kemudian diulang sampai tiga kali.

Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).

Ketiga, ruqyah ketika terluka

Ambil ludah di ujung jari, kemudian letakkan di tanah, selanjutnya letakkan campuran ludah dan tanah ini di bagian yang luka, sambil membaca,
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
(Bismillah, turbatu ardhinaa bi riiqati ba’dhinaa, yusyfaa saqimuna bi idzni rabbinaa..)
“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Bukhari 5745 & Muslim 5848).

Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati

Teori ini berlaku umum, baik dalam ilmu medis konvensional maupun ilmu medis nabawi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.

Banyak diantara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.

Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir,
Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore,

وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).

Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41).

Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang,

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ
“Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28).
Share:

Marah : WISDOM OF JENGHIS KHAN

Renungan pagi:

*MARAH*

Kalimat bijak :
" Buanglah sekarang semuanya ini, yaitu *marah*, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu."

*WISDOM OF JENGHIS KHAN*

SETELAH lelah karena habis berperang, *Jenghis Khan* (1162-1227), Raja Mongol termasyhur penguasa benua Asia yang meluluhlantakkan & penakluk semenanjung Balkan di Eropa Timur, di suatu hari memutuskan untuk berburu ke hutan bersama beberapa panglima perang andalannya.

Selain membawa anjing pemburu, Jenghis Khan juga membawa burung rajawalinya yang sudah terlatih untuk berburu dan juga dapat menuntun Jenghis Khan pulang ke istana bila mereka tersesat di tengah hutan.

Usai berburu dan mendapatkan hasil yang lumayan banyak, mereka pun memutuskan pulang. Ternyata dalam perjalanan Jenghis Khan merasa kehausan, mereka lalu mencari sumber air.
Untunglah, tak seberapa jauh ditemukan tetesan air bening di sebuah bebatuan besar.

Jenghis Khan kemudian menampung tetesan air itu dalam sebuah mangkuk. Ketika ia hendak minum, tiba-tiba burung rajawalinya menukik dan memukul tangan Jenghis Khan sehingga air dalam mangkuk itu tumpah. Beberapa kali ia mencoba lagi (menampung air di mangkuknya dan mau diminum), tapi selalu terulang kembali gangguan dari burung rajawali peliharaannya itu.

Hal ini membuat Jenghis Khan marah, maka ketika sang rajawali kesekian kali menumpahkan air yang hendak diminumnya, ia kemudian menebas leher rajawali dengan pedangnya sampai rajawali tergeletak di kakinya, mati seketika dengan kepala terputus.

Rasa hausnya pun hilang seketika. Dengan rasa penasaran yang teramat sangat, Jenghis Khan naik ke atas bebatuan itu untuk mencari sumber air tersebut.

Ketika sampai di atas, ternyata sumber tetesan air itu sebuah telaga kecil, Jenghis Khan terkejut bukan main karena ia melihat seekor ular berbisa mati dengan luka menganga di pinggiran telaga air itu dan bisa (racun)-nya mencemari telaga itu dan airnya mengalir ke arah bebatuan tempat ia tadi menampung dgn mangkok.

Hati Jenghis Khan seketika sesak mengingat kematian rajawali yang berusaha keras menyelamatkan nya.

Ia kemudian menuruni bukit itu, lalu mengambil mayat burung rajawalinya yang sudah mati itu dan menggendongnya dengan rasa penyesalan yang amat sangat. Hati kecilnya menjerit, Jenghis Khan tak kuasa menahan air matanya.

Dengan lirih ia berkata: Hari ini aku mendapat pelajaran berharga yang sangat menyedihkan, dan sejak hari ini aku tidak akan melakukan sesuatu apapun jika sedang marah.

Kemudian pulang ke istananya dan memanggil seluruh panglima perangnya berikut pasukannya. Atas perintah Jenghis Khan, dilakukanlah upacara penguburan sang rajawali.
Burung rajawali yang sudah tewas itu dibungkus dengan baju perang milik Jenghis Khan.

Usai pemakaman sang rajawali, Jenghis Khan berpidato di hadapan ribuan pasukannya: "Hari ini kita bisa memenangkan satu pertempuran yang besar. Kita bisa mengalahkan musuh.Tapi, pada saat ini saya tidak bisa mengalah kan diri saya sendiri.
Dan pelajaran yang sangat mahal itu baru saya dapatkan dari seekor rajawali yang sangat berjasa dan baru kita makamkan itu."

Keesokan harinya Jenghis Khan memerintahkan seorang seniman terkenal membuatkan patung emas burung rajawali itu.
Di sayap kiri patung rajawali itu tertulis :
*Saat seorang sahabat melakukan hal yang tidak berkenan di hatimu sekalipun, dia tetaplah sahabatmu...*

Sementara di sayap kanan patung rajawali satunya tertulis:
*Tindakan apapun yang dilakukan dalam angkara murka hanya akan membuahkan kegagalan.*

Sahabatku,
Dalam keadaan marah, biasanya semua tindakan kita tidak bisa terkontrol dengan baik.
Lebih baik redakan dulu amarah Anda, tenangkan diri Anda.

Selama amarah Anda belum reda, tundalah dulu keputusan2 penting yg harus Anda ambil bila Anda tak ingin menyesalinya di kemudian hari.

Share:

Doa

Dari Abu Sa’id, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal:

[1] Allah akan segera mengabulkan do’anya,
[2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
[3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”

Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)

Share:

Kisah Wali Turki Gemar Membeli Miras dan Mendatangi Pelacur

KISAH SULTAN MURAD ( SULTAN TURKI UTSMANI ) MENEMUKAN MAYAT SEORANG WALI YANG SEMASA HIDUPNYA GEMAR MEMBELI MINUMAN KERAS DAN MENDATANGI PELACUR

(Mohon di Baca sampai selesai )

Di dalam buku hariannya
Sultan Turki Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat,
ia ingin tahu apa penyebabnya.
Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu
apa yang dirasakannya.

Sultan berkata kepada kepala pengawal,
_"Mari kita keluar sejenak."_

Di antara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan
di malam hari dengan cara  menyamar.

Mereka pun pergi,
hingga tibalah mereka
di sebuah lorong yang sempit.

Tiba-tiba,
mereka menemukan seorang
laki-laki tergeletak di atas tanah.
Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu,
ternyata ia telah meninggal.

Namun orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya.

Sultan pun memanggil mereka,
mereka tak menyadari
kalau orang tersebut adalah Sultan.

Mereka bertanya,
_"Apa yang kau inginkan?_

Sultan menjawab,
_"Mengapa orang ini meninggal
tapi tidak ada satu pun di antara kalian yang mau mengangkat jenazahnya?_

_Siapa dia?_

_Di mana keluarganya?"_

Mereka berkata,
_"Orang ini Zindiq,
suka menenggak minuman keras dan berzinah.!"_

Sultan menimpali,
_"Tapi . .
bukankah ia termasuk umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam?_
_Ayo angkat jenazahnya,
kita bawa ke rumahnya"_

Mereka pun membawa jenazah laki-laki itu ke rumahnya.

Melihat suaminya meninggal,
sang istripun pun menangis.
Orang-orang yang membawa jenazahnya langsung pergi, tinggallah sang Sultan
dan kepala pengawalnya.

Dalam tangisnya sang istri berucap pada jenazah suaminya,
_"Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah..._
_Aku bersaksi bahwa
engkau termasuk orang
yang sholeh."_

Mendengar ucapan itu Sultan Murad kaget..
_"Bagaimana mungkin dia termasuk wali Allah sementara orang-orang membicarakan
tentang dia begini dan begitu,
sampai-sampai mereka tidak peduli dengan kematiannya.?"_

Sang istri menjawab,
_"Sudah kuduga pasti akan begini..."_

_"Setiap malam suamiku
keluar rumah pergi ke toko-toko minuman keras,
dia membeli minuman keras
dari para penjual sejauh yang ia mampu._
_Kemudian minuman-minuman
itu di bawa ke rumah
lalu ditumpahkannya
ke dalam toilet,
sambil berkata: "Aku telah meringankan dosa kaum muslimin."_

_"Dia juga selalu pergi menemui para pelacur,
memberi mereka uang dan berkata: "Malam ini kalian sudah dalam bayaranku,
jadi tutup pintu rumahmu sampai pagi."_

_"Kemudian ia pulang ke rumah,
dan berkata kepadaku: "Alhamdulillah,
malam ini aku telah meringankan dosa para pelacur itu
dan pemuda-pemuda Islam."_

_"Orang-orang pun hanya menyaksikan bahwa ia selalu membeli khamar dan menemui pelacur,
lalu mereka menuduhnya
dengan berbagai tuduhan
dan menjadikannya buah bibir."_

Suatu kali aku pernah berkata kepada suamiku,
_"Kalau kamu mati nanti,
tidak akan ada kaum muslimin yang mau memandikan jenazahmu, mensholatimu dan menguburkan jenazahmu"_

Ia hanya tertawa,
dan berkata,
_"Jangan takut,
bila aku mati,
aku akan dishalati
oleh Sultannya kaum muslimin, para Ulama dan para Wali."_

Mendengar itu semua, 
Sultan Murad pun menangis,
dan berkata,
_"Benar! 
Demi Allah,
akulah Sultan Murad,
dan besok pagi kita
akan memandikannya,
menshalatkannya
dan menguburkannya."_

Demikianlah,
akhirnya prosesi penyelenggaraan jenazah laki-laki itu dihadiri
oleh Sultan,
para Ulama,
para Wali Allah
dan seluruh masyarakat.

*******

(Kisah ini diceritakan kembali oleh Syaikh Al Musnid Hamid Akram Al Bukhary dari _Mudzakkiraat Sultan Murad IV_)

*******

Hikmah yang dapat kita ambil dari kisah ini:

Jangan suka menilai orang lain
dari sisi lahiriahnya saja.
Atau menilainya berdasarkan ucapan orang lain.
Terlalu banyak yang tidak kita ketahui tentang seseorang.
Apalagi soal yang tersimpan di tepian paling jauh di dalam hatinya.

Kedepankan prasangka baik terhadap saudaramu.
Boleh jadi orang yang selama ini kita anggap sebagai calon penduduk neraka,
ternyata penghuni Firdaus
yang masih melangkah di bumi...

Jadi,
berhentilah berprasangka
dan menggunjing seseorang
sekalipun orang itu sangat kita kenal.

Salam

Share:

Jadwal Sholat

Popular Posts

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Pages

Blog Archive

Categories