-
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
4 Hormon yang menentukan kebahagiaan manusia
MASIHKAH MAU GRATIS AN?
Nasrullah
Kisah Gajah dan Anjing
Istidraj, Taubat, Sholat, Putus Riba dan Nikmat (Part 2)
https://m.facebook.com/groups/488655531196343?view=permalink&id=2656937187701489
“Alhamdulillah baik Mbak. Gimana kabar Ibu, Sehat?”
“Ibu Sehat, oh ya, kemarin sempet ngrasani (ngomongin) kamu lho. Denny kapan pulang ke Semarang ya? Sudah 10 tahun merantau, terakhir pulang 3 tahun yang lalu. Jarang pulang. Gitu kata Ibu.”
Mak deg. “Halo, halo, Nang.” Masih terdengar suara Kakak di telpon, tapi tidak Saya hiraukan, langsung tutup HP nya, putar stir dan tancap gas menuju rumah.
Masha Allah, Alhamdulillaah. Ucapan istriku sempat membuatku kaget dan trenyuh. Kok sehati rupanya. Mungkin ini adalah signal petunjuk dari Allah SWT untuk kami bisa lepas dari jerat riba.
“Tapi nyari kerja di Semarang ga mudah loh Bunda, Konsekwensinya ayah akan susah nyari posisi terakhir disini. Jangankan Kacab, Supervisor aja susah, karna di Semarang untuk posisi SPV pasti banyak yang booking. Ga pa?” Tanyaku.
“Ga pa Ayah. Apapun kerjaan di Semarang asalkan bisa lepas dari riba ini. Lagian Ayahkan juga pengen deket sama Ibu. Dah 10 tahun ninggalin Semarang kan.” Jawab Istriku seolah olah paham betul isi hati ini.
1. Tidak satupun sodara muslim yang deal ambil oper kredit dari kami, malah sodara non muslim yang berbeda keyakinan yang satu satunya deal. Artinya Alhamdulillah kami mengoper riba bukan ke sodara sesama muslim.
2. Pas dimana kami butuh tempat tinggal di Semarang, Pas rumah Adik Saya nganggur tidak diperpanjang kontrak sama orang lain. Artinya Alhamdulillah, tempat tinggal sudah disiapkan begitu kami menginjakkan kaki ke Semarang. Tanpa keluar biaya sepeserpun.
3. Begitu lancarnya proses deal jual rumah. Uang 80 Juta dari jual rumah, kami pergunakan untuk perjalanan, mengangkut barang barang, bayar sisa sisa hutang dan biaya hidup selama nganggur mencari kerja di Semarang.
4. Allah yang maha mebolak balikkan hati hambanya. Allah yang membuat hati istri sejalan dengan pemikiran Saya. Karna dalam posisi ini saya paham betul bahwa sangat rentan terjadi perbedaan pikiran dan pendapat berujung ke perpisahan. Gimana nggak, Saya ajak miskin dia, diajak kembali ga punya apa apa, tapi Alhamdulillah kami sepemahaman dan sepakat.
Bisa kita lihat betapa Allah memudahkan urusan hambanya yang ikhlas Lillahita’ala ingin hijrah ke jalan nya, jalan yang diridhoi, jalan yang lurus. Kami ga perlu berfikir keras mengenai bagaimana dan bagaimana dan bagaimana. Semua Allah yang atur dan arahkan.
Pernah dengar cerahmahnya UAS “Orang yang taat ibadah apabila kena musibah atau cobaan, sekalipun berat, akan dimudahkan dalam melaluinya. Tau tau beres aja, padahal ibarat kata dia baru aja melewati lobang jarum.”
“Nggih Pak.”
“Dapat inventaris mobil apa?”
“Inova Pak.”
“Lha disini saat ini yang ada hanya lowongan posisi Salesman dan harus kelilingan naik motor, apa Anda bisa?”
“Insha Allah bisa Pak. Dulu kan Saya juga memulai dari Salesman, naiknya motor. Mohon Bapak kasih kesempatan buat Saya menunjukan kinerja Saya Pak.” Jawabku mengiba.
Berselang 2 minggu menganggur, Saya diajak sodara sepupu untuk jadi sopir pribadinya.
“Dah, dari pada nganggur, ikut kerja sama aku, sementara nemenin keliling keliling nti tak gaji 2 juta per bulan, mau nggak? Dari pada nganggur kan?” Bujuknya
Saya tidak punya pilihan lain. Jadi sopir pribadinya, sekaligus jadi manager di restorannya. Ngatur karyawan, pembukuan keuangan, menghitung margin restoran, mengamankan uang penjualan sekaligus setor pajak restoran. Pokoknya semua semua Saya kerjakan.
Ada teman yang bilang, kenapa ngga ditabung uang hasil jual rumah? Kembali Saya jelaskan bahwa Allah tuh memiskinkan para pelaku riba. Semua uang hasil jual rumah habis bis untuk biaya pindah, bayar utang dan kebutuhan sehari hari. Jadi sama sekali tidak berbekas. Cicilan 2 juta per bulan yang dari sisa pembayaran jual rumah saja kadang bisa di tabung, kadang enggak. Tergantung kebutuhan di bulan berjalan.
Meminjamkan Uang
SEPELE tapi memang BENAR
Kata Miliarder Hongkong "Li Ka-shing":
"Hal Apa yang Tersulit? Pinjam Uang!".
Kalau Ada Orang Ingin Meminjam Uang Padamu,
Jawablah Seperti Ini…!
Orang yang mau meminjamimu uang, adalah pahlawanmu.
Apabila orang tersebut memberimu pinjaman tanpa syarat, maka ia adalah pahlawan tertinggi di antara pahlawan- pahlawanmu yang lain.
Sampai saat ini, pahlawan seperti ini tidak banyak.
Jika kamu sampai menemukan mereka, hargailah seumur hidupmu!
Orang yang bisa bersedia meminjamkan uang ketika kamu kesulitan, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia ingin menarikmu saat jatuh.
Yang dipinjamkannya kepadamu juga bukanlah uang, melainkan ketulusan, kepercayaan, dukungan dan kesempatan untuk kamu berinvestasi di masa depan.
Saya sangat berharap sobat- sobat sekalian jangan sekali- kali menginjak "kepercayaan", sekali orang lain kehilangan kepercayaan padamu, maka hidupmu pasti hancur!
Ingat, kepercayaan orang lain adalah harta seumur hidup!
Selain itu, tolong kamu catat perkataan di bawah ini:
1. Orang yang suka inisiatif mentraktir, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia memandang "pertemanan lebih penting" dari pada hartanya.
2. Orang yang suka mengalah saat bekerja sama, bukanlah karena ia takut, melainkan tahu apa artinya "berbagi".
3. Orang yang bersedia bekerja lebih keras dari orang lain, bukanlah karena ia bodoh, tapi karena mengerti apa artinya "bertanggung jawab".
4. Orang yang terlebih dulu minta maaf saat berdebat, bukanlah karena mengaku salah, melainkan tahu artinya "menghargai".
5. Orang bersedia membantumu, bukan karena berhutang, tapi karena menganggapmu sebagai "teman".
Sudah berapa banyak orang yang tidak memperhatikan logika ini? Sudah berapa banyak orang yang menganggap pengorbanan orang lain adalah "hal yang semestinya"?
Bila orang tulus berjalan, ia akan jalan sampai ke dalam hati.
Bila orang munafik berjalan, cepat atau lambat ia akan ditendang sampai keluar dari pandangan orang lain!
Bila pertemuan di antara manusia adalah jodoh, maka hal yang diandalkan hanyalah ketulusan dan kepercayaan!
Kamu mau menjadi orang seperti apa, semuanya adalah pilihanmu dan karna u sendiri
Percayalah, hubungan antar manusia harus mengandalkan kepercayaan!
Terserah kamu mau pinjam uang atau tidak, yang terpenting kamu harus memberikan kepercayaan!
SELF-TALK DAN HUMOR
Copas dr grup sebelah, smg bermanfaat
"SELF-TALK DAN HUMOR
(Be aware of your self-talk)
Kita memiliki dua buah pikiran yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar bekerja hanya sekitar 20% sedangkan pikiran bawah sadar kita bekerja 80% atau 9 kali lebih kuat daripada pikiran sadar kita. Untuk itu maka berhati-hatilah ketika ketika menanamkan sesuatu terhadap pikiran bawah sadar kita.
Pikiran bawah sadar kita sangat unik, dia tidak bisa membedakan apakah kita sedang bercanda (humor) atau serius. Alam bawah sadar kita tidak memiliki rasa humor. Dia hanya membabi buta mengikuti perintah kita. Maka berhati-hatilah ketika Anda mengatakan, "Makan sedikit saja pasti jadi lemak dan daging"
Pikiran bawah sadar akan memerintahkan kepada seluruh organ tubuh Anda untuk memproses makanan Anda yang hanya sedikit itu diproses menjadi daging dan lemak.
Sebaliknya ketika Anda mengatakan, "Apapun saya makan, akan membuat badan saya tetap sehat, bugar dan ideal"
Maka pikiran bawah sadar akan memprosesnya dan memerintahkan Anda untuk menjaga pola makan, tetap olah raga, organ tubuh akan meresponnya dengan menjaga pola metabolisme tubuh.
Saya masih ingat ketika saya sering pergi ke luar kota. Dahulu saya sering bercanda dengan berkata, "Pas lagi di luar kota, kalau lihat anak orang suka inget anak sendiri, tapi kalau lihat istri orang gak inget istri sendiri"
Yaaa gitu deh, ingetnya anak-anak saja dan sering lupa sama istri...hehehe....
Ada seorang teman yang menceritakan kepada saya bahwa temannya sering bercanda ketika menjemput istrinya. Dia selalu mengatakan kepada istrinya, "Mah, ojegnya datang, mah ojegnya datang...". Beberapa waktu kemudian temannya itu benar-benar menjadi tukang ojeg.
Beberapa hari lalu saya juga sempat browsing dan menemukan sebuah video opera van java di youtube. Dalam sebuah adegan Olga disuruh pura-pura meninggal. Olga sempat mengatakan, "Jangan le, gue trauma kalau disuruh meninggal". Kita semua tahu Olga mendahului rekan-rekannya.
So, teman-teman, bercandalah yang serius. Katakan ;
"Setiap keluar rumah gw pasti dapat duit". Hehehe
"Kenalkan, nama saya....direktur PT. ....."
"Cari uang itu gampang"
"Tampang loe tuh broo..tampang orang sukses"
Apa sajalah, ucspkan dan katakan yang baik dan positif.
So, ingat sekali lagi bahwa pikiran kita tidak bisa membedakan rasa humor atau bukan. Dia akan membabi buta untuk meresponnya dan mengikuti perintah Anda.
Terima kasih....
Selamat beraktifitas....
Salam sukses dan berdaya,
Didin S. Winata
*Self-Talk Motivator*
Sampah Emosi
*(Never Let Your Emotions Overpower Your Intelligence)*
By : Didin S Winata
Kita tentunya sudah tidak asing dengan sampah biasa, karena selain dapat di lihat fisiknya, dirasakan dan dapat pula di cium baunya. Namun ada sampah lain yaitu 'sampah emosi' yang tidak dapat dilihat dan di cium baunya namun sama-sama dapat di rasakan keberadaannya. Persamaannya dengan sampah biasa adalah apabila di biarkan sampah ini akan menimbulkan penyakit bahkan lebih dasyat daripada sampah biasa. Sampah biasa terkadang masih dapat di daur ulang, namun bagaimana mendaur ulang sampah emosi ?
Sampah emosi ada dimana-mana, bertebaran di mana-mana sekalipun kita menyendiri ke hutan belantara, sampah emosi akan tetap mengikuti. Bisa di bayangkan akibatnya kalau sampah emosi ini di biarkan ada dalam tubuh kita. Sakit hati, buruk sangka, dendam, iri, dengki, dll. akan menimbulkan penyakit yang maha dasyat baik penyakit fisik maupun psikis.
Lalu di mana saja 'sampah emosi' ini hadir dan bagaimana cara melepaskan atau menghlangkannya dari diri kita ?
"Sampah emosi" biasanya hadir di sekitar kita ;
1.Media Sosial, sepertinya kita harus membatasi membaca media sosial atau pandai memilih teman di media sosial. Banyak status hujatan, hinaan, adu domba, keluhan, caci maki selalu mampir di halaman facebook kita.
2.Tempat Kerja, Boss yang suka mem 'bully' atau 'Toxic Leader' biasanya suka menguras dan mempermainkan emosi kita. Teman yang iri dan tidak suka temannya maju sering membuat emosi kita terkuras.
3.Komunitas/Organisasi/Sekolah, tidak semua teman di komunitas mempunya misi dan visi sama kita, mengerti akan latar belakang kita, teman yang suka buruk sangka, sinis, meremehkan, merendahkan, cepet tersinggung dan naik darah seringkali menguras dan mempermaikan emosi kita
4.Keluarga, Tidak semua pasangan mempunyai pasangan yang ideal dan sempurna, pasangan yang terlalu cerewet, mengatur, mendikte dan kurang pengertian seringkali membuat emosi kita terkuras habis.
5.Jalanan/Lalu Lintas, Tak bisa di pungkiri jalanan atau lalu lintas sering membuat kita terpancing dan membuat lelah karena emosi kita terganngu.
6.Televisi/Berita Online, Banyak berita yang tidak perlu terkadang menghampiri kita. Membuat kita tegang dan cukup mencuri energi kita bahkan sering menguras emosi kita.
Berikut adalah tips melepaskan energi negatif yang saya kutip dan tambahkan dari sebuah jurnal "Emotion Journal International" ;
1. Ambil Nafas dalam-dalam dan buang perlahan-lahan lakukan meditasi ringan, bagi umat muslim tentunya bisa di bantu dengan berziki.
2.Tulis Perasaanmu dalam buku harian, Terkadang orang bisa melepaskan emosi dengan cara menuliskan perasaannya. Tulis dalam buku harian lalu kunci atau beri password agar tidak dibaca orang.
3.Alihkan Emosi, Teknik ini efektif di lakukan, katakan pada dirimu bahwa dirimu akan membuang emosi negatif tadi, semisal "Selamat tinggal rasa kesal, aku tidak mau kau tinggal dalam diriku aku hanya akan membiarkan rasa senang dan bahagia dalam diriku"
4.Olah Raga, berolah raga dan berkeringat di percaya dapat menghilangkan emosi, Martin, dalam sebuah study dari ""Rutgers University" menemukan bahwa kombinasi meditasi dan latihan aerobik dapat mengurangi depresi, ruminasi dan pikiran negatif.
5.Membanyangkan, ketika dirimu merasan panasnya emosi negatif, bayangkan seolah-olah anda berada di tempat yang dingin dan sejuk, asosiakan dan disosiakan seolah-olah kita berada dan melihat di suatu tempat yang sejuk dan tenang.
6.Berbicara dengan teman, bersilaturahmilah dengan sesama, berbicara dan berbincang dengan orang-orang yang positif, dan tetaplah selalu berada di lingkungan orang yang positif.
7. Senyum, Senyum dan katakan 'hai' atau 'selamat pagi' di percaya dapat menghilangkan emosi negatifmu.
8. Tidur....Tidurlah, mungkin anda lelah...hehehe, tidur tepat waktu dan dalam waktu yang pas dapat membuat tubuh dan pikiranmu segar kembali.
Selamat Mencoba, Semoga selalu positif dan dapat melepaskan emosi negatifmu....
Thanks and Arigatoooooo....
(DSW-motivational trainer|speaker|writer)
Positive Thinking
- Sakit, tapi masih bisa tersenyum.
- Gagal, tapi masih bisa bahagia.
- Bangkrut, tapi masih bisa tersenyum.
- Miskin, tapi masih mau sedekah.
Berpikir Positif
💕❤
Renungan Bagus..
Semoga bermanfaat..
Nasehat
"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam Kehidupan Manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal.
Karena itulah Jalan hidup mereka.
Boleh jadi Keterlambatanmu dari suatu Perjalanan adalah Keselamatanmu.
Boleh jadi tertundanya Pernikahanmu adalah suatu Keberkahan.
Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu kebaikan.
Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah Kebaikan dalam Hidupmu.
Boleh jadi engkau tidak menyukai sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu,
karena Allah SWT Maha Mengetahui, Sedangkan engkau tidak mengetahui.
Sebab itu, Jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu,
karena semuanya sudah atas izin Allah SWT.
Jangan banyak mengeluh, karena hanya akan menambah Kegelisahan.
Perbanyaklah berSyukur,
Teruslah berSyukur sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.
Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur,
kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara,
kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita,
itu pertanda, bahwa kita hidup Sejahtera
Ucapkanlah Syukur🙏 sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.
Jangan selalu melihat ke belakang, karena disana ada masa lalu yang menghantuimu.
Jangan selalu melihat ke Depan, karena terkadang ada Masa depan yang membuatmu gelisah.
Namun lihatlah ke Atas karena di sana ada Allah SWT yang membuatmu Bahagia.
Tidak harus banyak Teman, agar engkau menjadi Populer,
Singa Sang Raja Hutan lebih sering berjalan sendirian.
Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
Jari-jari juga demikian;
kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan
kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.
Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri yang jauh dari mereka.
Karena itu, Sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah Jumlah teman yang ada di sekelilingmu, akan tetapi banyaknya Cinta dan Manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.
Menyibukkan diri dalam pekerjaan, akan Menyelamatkan dirimu dari tiga masalah;
yaitu Kebosanan, Kehinaan, dan Kemiskinan.
Aku tidak pernah mengetahui adanya Rumus Kesuksesan,
tapi aku menyadari bahwa
"Rumus kegagalan adalah Sikap asal semua orang".
Teman itu seperti Anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah,
maka, Hati-hatilah Anak tangga mana yang sedang engkau lalui.
Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis,
karena itu jangan jadikan hidupmu penuh Kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.
Berlapang dadalah, Maafkanlah,
dan Serahkan Urusan Manusia kepada Allah SWT ,
karena engkau, mereka, dan kita semua, akan berpulang kepadaNYA.
Jangan tinggalkan ibadahmu sekali pun.
Karena di sana, jutaan Manusia yang berada di , tanah,
sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud.
Jangan selalu bersandar Cinta, karena itu jarang terjadi.
Jangan bersandar kepada Manusia karena ia akan pergi.
Tapi bersandarlah kepada Allah SWT
karena DIA lah yang menentukan segalanya🙏....Barakallah fiikum 🙏🏼
Kalimat Inspiratif dari Bob Sadino
Kutipan dr Almarhum *Bob Sadino* sebelum wafat..!! SANGAT INSPIRATIF
*Bob Sadino*
( 1933 - 2015 )
Luar biasa......!!!
Ini sangat menginspirasi…....
*** Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.
*** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dgn gizi seimbang dan olahraga yg teratur, itulah kunci hidup sehat.
*** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.
*** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.
*** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.
*** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.
*** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.
*** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.
*** Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.
***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.
*** Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”—* memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.
Silahkan di SHARE agar lebih banyak lagi orang yg terinspirasi dari makna kutipan ini. Semoga selalu berbahagia dgn keadaan yg anda miliki dan jalani saat ini.🙏
"Karena Berbagi Kebaikan Takkan pernah merugi" 😊
Kembar Lena & Leni : Tak Putus Nyali
Kiriman *Prof. Euis.* Sangat inspiratif.
*LENA DAN LENI TAK PUTUS NYALI....*
*Indramayu*
*Pak Surtina* dan *Bu Toniah* nyaris habis harapan. Kehidupannya sebagai buruh tani tak juga membuat kesejahteraan keluarganya membaik dari hari ke hari. Ia menggarap sawah tapi bukan miliknya, sawah panen bukan punyanya.
Kehidupan makin terasa sulit. Anak perempuan kembarnya, *Lena dan Leni* kelahiran 7 Juni 1989 masih belajar di sekolah dasar. Melanjutkan sekolah sudah tak ada harapan. Menjadi TKI atau buruh migran menjadi satu-satunya alasan Pak Surtina dan Bu Toniah, agar anak-anaknya itu nanti bisa hidup sedikit layak. Seperti tetangga kebanyakan lainnya, kerja di luar negeri, menjadi satu-satunya jalan keluar.
Lena dan Leni tetap ingin melanjutkan sekolah, diam-diam mereka mendaftar sendiri ke SMP di daerahnya. Bocah kembar itu sangat paham konsekuensinya, tiada biaya buatnya.
Bermulalah itu semua. Membantu tetangga menjadi buruh cuci, mencuci piring di kantin agar punya uang saku, setiap saat mereka lakoni. Keras hidup bagi anak-anak ini, tapi tak membuat mereka putus nyali. Agar bisa sekolah. Cuma itu tujuannya.
Setamat SMP, mereka lanjut SMA. Makin terjal saja jalannya. Makin sulit saja keadaannya. Kondisi ekonomi keluarga makin payah. Satu hari mereka melihat pengumuman, beasiswa bagi siswa yang berprestasi untuk sepak takraw. Mereka melihat hanya itu jalan keluar agar bisa terus sekolah, mereka ikut berlatih sepak takraw. Olahraga yang tak pernah mereka tahu. Ngotot keduanya berlatih itu agar bisa dapat beasiswa dan terus sekolah.
Niat keras Lena dan Leni berbuah hasil. Pertandingan antar sekolah dan daerah mulai mereka ikuti, dan juara pula. Beasiswa sudah di tangan. Beasiswa itu hanya membebaskan dari biaya sekolah saja.
Untuk pemenuhan kebutuhan lainnya mereka harus putar otak lagi. Kebetulan tetangganya ada bos pemulung, banyak barang tak terpakai yang dibuang pinggir kali. Mengais-ngais yang bisa dipakai. Sepatu bekas yang sudah tak jelas bentuknya mereka dapatkan dari sana, untuk sekolah dan berlatih sepak takraw. Malu mereka benamkan, gengsi mereka tanggalkan. Tujuannya hanya itu, bisa bersekolah.
Dari keterpaksaan keadaan bermain sepak takraw, berubahlah semua karenanya. Di Indramayu, siapa tak kenal Lena dan Leni, si kembar atlet sepak takraw ini. Namanya makin kondang.
Berbagai kejuaraan mulai mereka ikuti sejak 2006. Setahun kemudian, keduanya masuk pelatnas. Prestasinya membanggakan beroleh medali emas King's Cup 2016 di Thailand, 3 emas PON mewakili Jawa Barat, perak di Sea Games, dua perunggu di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
Bonus PON pada 2010, buat mendaftarkan keduanya orang tuanya berhaji. Sayang saat Surtina dan Toniah berangkat haji mereka tak bisa mengantarkan karena sedang berlaga di Asian Games di Korea.
*Jakarta 2018*
Surtina dan Toniah menonton televisi di kampung. Ia melihat kembar kesayangan mereka bertanding. Membawa nama Indonesia. Semua itu tak terbayangkan sebelumnya bagi dua orangtua sederhana ini. Seperti mimpi saja. Dua anak perempuan kembar yang sulit hidup pada masa kanak-kanaknya itu, yang mereka lebih tahu dari siapapun, bagaimana bisa dielu-elukan di lapangan sepak takraw begitu meriahnya. Merah Putih pun berkibar-kibar di belakangnya.
Surtina dan Toniah. Seakan tak percaya, itu dua buah hatinya. Matanya berkaca-kaca menatap layar kaca. Bangga dan haru tiada batasnya.
*"Keberhasilan hanya untuk mereka yang mau bersusah payah, dan bernyali menghadapi kehidupan"*
*_Oleh : Dian Andryanto_*
FOTO: kemenpora.go.id, instagram @lenitwins
Segala sesuatu tergantung pada tujuannya, pada niatnya.
Impian itu tujuan. Oleh karenanya, harus benar, harus besar, harus kuat, harus yakin. Keyakinan itu mutlak diperlukan. Yang lazim terjadi, keyakinan (di awal) tidak bisa dihilangkan oleh keraguan (kemudian).
Kita sama-sama tahu, dalam mencapai impian, pasti ada tantangan. Itu wajar. Segala macam tantangan, anggap saja itu konsekuensi. Rela akan sesuatu (tercapainya impian), berarti rela dengan konsekuensinya. Jangan mau enaknya saja.
Percayalah, kesulitan akan menarik kemudahan. Tak selamanya sulit. Tak selamanya susah.
Lakukan saja sebisanya. Saya kasih contoh ya.
Misalnya Anda bercita-cita punya butik sendiri. Silakan saja. Tapi sekiranya belum bisa, yah sewa toko dulu. Atau sewa stand dulu. Atau titip jual busana di butik orang lain. Atau menawarkan busana melalui socmed.
Misalnya Anda bercita-cita punya panti asuhan sendiri. Silakan saja. Tapi sekiranya belum bisa, yah ambil anak asuh dulu. Atau jadi donatur dulu. Nggak bisa juga? Beri santunan sekali setahun, mungkin di Ramadhan, mungkin di Muharram.
Demikianlah. Jika tidak mampu mengerjakan seluruhnya, maka jangan ditinggalkan seluruhnya. Lakukan saja sebisanya. Yang menarik, sembari kita melakukan, Allah bisa menurunkan keajaiban. Karenanya, sekali lagi, lakukan saja sebisanya.
Dalam bisnis yah begitu, dalam amal juga begitu. “Sesuatu yang aku perintahkan, maka kerjakanlah semampu kalian,” ucap Nabi Muhammad (HR Bukhari Muslim).
Berbagai kaidah ushul fiqih, saya hadirkan di artikel pendek dan sederhana ini. Semoga bermanfaat dan membawa perubahan. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Kaki
#spasi(statuspenuhinspirasi)
👣😮
*KAKI-KAKI*
👣⚽
Karena Kaki lah, Sehingga Juventus rela merogoh kocek 100 juta Euro atau sekitar 1,6 Triliun Rupiah Rupiah untuk mendatangkan CRonaldo7 ke Turin.
👣🏃🏻♂
Karena Kaki lah, Sehingga Zohri mendapat hadiah 100 juta, Renovasi Rumah & Tawaran pekerjaan tanpa tes serta Pujian yang tak henti-hentinya.
👣🏆
Karena Kaki lah, Sehingga Mbappe bisa membawa Prancis mengangkat Piala Dunia untuk ke-2 kalinya serta mendapat Gelar pemain muda terbaik Pildun 2018.
👣😄
Karena Kaki jua lah, Sehingga Abdullah bin Mas'ud ditertawakan orang-orang karena memiliki kaki yang kecil, namun dibela oleh Rasulullah
📜 والذي نفسي بيده، لهما أثقل في الميزان من أُحد
_Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya kedua kakinya ini lebih berat dari Gunung Uhud dalam timbangan amal.” (HR. Ahmad)_✒
👣😢
Duhai, apa jadinya diri ini tanpa kaki?
👣🚶🏻♂
Sungguh nikmat yang besar memiliki sepasang kaki yang sehat, kaki yang bisa berjalan & kaki yang bisa berlari.
👣⁉
Namun pertanyaanya, kaki seperti apakah yang kita inginkan?
👣⚽
Kaki mahal model CR7 kah?
👣🏃🏻♂
Atau kaki cepat seperti Zohri kah?
👣🏆
Atau kaki lincah layaknya seorang Mbappe?
👣🌸
Atukah seperti kaki mulia Abdullah bin Mas'ud yang mendapat pujian dari Rasulullah?
👣👀
Sebelum menjawab, ingatlah selalu! bahwa kaki-kaki kitalah yang kelak akan menjadi saksi setiap langkah-langkah
dalam kehidupan ini.
📜 وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
_".... dan KAKI mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS. Yasin : 65)_✒
👣✒
Maka beruntunglah kaki-kaki yang langkah-langkahnya adalah kebaikan, kaki-kaki yang berjalan di jalan dakwah, kaki-kaki yang melangkah berhijrah, kaki-kaki yang berlari menuju ketaatan kepada-Nya dan kaki-kaki yang tak pernah lelah untuk berjalan menuntut ilmu.
🤲🏻
Semoga dengannnya Allah mengizinkan kaki ini menginjakkan Surga-Nya.
🤲🏻
Aammiinn yaa Rabb..
Sumber:copas
#kaki
📲 *Join telegram* : t.me/motivasiquranMQ
📡 *Republished by :*
┏📚★★━━━━━━━━━━━━━━┓
💎 *MOTIVASI QURAN* 💎
┗━━━━━━━━━━━━━━★★📚┛
Majulah Dengan Benar
"Kisah Teladan" Seorang Guru membuat garis sepanjang 1m di papan tulis, lalu berkata :
“Anak2, coba perpendek garis ini!”
Anak pertama maju ke depan,
ia menghapus 20 cm dari garis itu menjadi 80 cm. Pak Guru mempersilakan anak ke 2.
Iapun melakukan hal yang sama,
sekarang garisnya tinggal 60 cm.
Anak ke 3 & ke 4 pun maju kedepan
melakukan hal yang sama, hingga garis itu tinggal 20 cm.
Terakhir, Seorang anak yang bijak maju kedepan. Ia tidak mengurangi garis yang sudah tinggal 20 cm, namun membuat garis baru sepanjang 120 cm, lebih panjang dr garis yg pertama.
Sang Guru menepuk bahunya, _
"Kamu memang bijak, untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis lain yg lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dgn sendirinya."_
Untuk menjadi yang terbaik tak perlu menjatuhkan, menyingkirkan atau menjelekkan pihak lain.
Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik secara istiqomah. Biarkan waktu yang akan membuktikan kualitas kita.
"Permata akan tetap bersinar meskipun terpendam dalam lumpur yang gelap pekat."_
》Majulah Tanpa perlu Menyingkirkan,
Naiklah Tinggi Tanpa perlu Menjatuhkan,
Jadilah Baik Tanpa Harus Memburukkan dan
Jadilah Benar Tanpa Harus Menyalahkan Orang Lain》
***
Liburan bersama keluarga
Kemarin sampai lusa, saya #liburan bareng mitra-mitra di negara tetangga. Istri saya, ibu saya, dan mertua saya juga ikut. Alhamdulillah.
Sebagian teman-teman mungkin sudah bisa menebak, kita liburan ke mana. Ya, Thailand. Negara tetangga, nggak terlalu jauh.
Mitra-mitra pada senang. Lebih senang lagi karena liburannya saya traktir, alhamdulillah. Tentu saja saya ikut senang. Bagi saya, ini bagian dari melayani tim.
Btw, perlukah liburan? Penelitian Baylor College of Medicine, Amerika Serikat, menemukan, liburan membuat orang tampak lebih muda. Ini beneran.
Sambung David Eagleman, terutama bepergian ke tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.
Perjalanan seperti itu akan memberi efek peremajaan selama 1-2 pekan. Luar biasa ya? Sangat luar biasa!
Selain memperkaya pengalaman dan pemahaman, liburan juga meningkatkan intelektual dan kreativitas.
Namun, manfaat liburan itu akan sia-sia, jika kita tidak berinteraksi dengan sesama. Misal, cuma menyimak televisi atau gadget.
Maka, tak ada salahnya kalau sesekali kita berlibur. Tak harus jauh-jauh. Tak harus mahal-mahal. Betul apa betul?
Minggu yang lalu, misalnya, saya liburan bareng mitra-mitra di Puncak, Bogor. Ini pun tak kalah serunya. Semua orang menikmati, insya Allah.
Kalau liburan sekalian mudik lebaran? Itu pun juga boleh. Silakan. Semoga menyenangkan dan selamat pergi-pulangnya. Aamiin. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
M Salah
*Mohamed Salah & Nouman Ali Khan*
Karena prestasi Mohamed Salah di lapangan hijau, nama 'Mesir' semakin sering disebut-sebut belakangan ini. Ya, olahragawan ini berasal dari Mesir. Yang sebenarnya, penyebutan nama 'Mesir' ini sudah terjadi sejak lama.
Mengapa Mesir menjadi negeri yang sangat sering disebutkan di Al-Quran? Bahkan melebihi negeri-negeri lainnya. Pertanyaan ini pernah saya ajukan ke berbagai tokoh namun jawabannya kurang memuaskan logika saya dan rasa penasaran saya.
Jujur, saya kepo. Insya Allah ini kepo yang positif.
Sampailah saya bertemu #NoumanAliKhan (NAK) dan menanyakan hal yang sama. Beliau alhamdulillah menjelaskan itu semua dengan panjang-lebar, tanpa merasa jemu atau bosan sedikitpun. Satu lagi, penjelasannya memuaskan logika saya. Semoga beliau selalu disehatkan dan dicerdaskan Allah. Aamiin.
Walaupun berkesempatan 3 hari menemani beliau selama di Jakarta, saya tidak bisa mengajukan pertanyaan seenaknya. Selaku tuan rumah yang baik, saya berusaha memperhatikan timing dan mood beliau sebelum mengajukan pertanyaan.
"Sebagai negeri, #Mesir menjadi negeri yang paling sering disebut di dalam Al-Quran. Mengapa?" Itu pertanyaan pertama saya kepada NAK di sela-sela acara. Bahkan di antara nabi-nabi besar, setahu saya, ada belasan yang pernah menetap atau melewati Mesir.
Mengapa? Karena politik serta pengaruh Firaun. Dan kita semua perlu mempelajarinya. Sungguh-sungguh. Itu jawaban NAK. Lanjutnya, peradaban-peradaban yang muncul kemudian seringkali terpengaruh dan meniru Mesir Kuno. Itu artinya, sekali lagi, kita perlu mempelajari sejarah Firaun dan Mesir Kuno dengan sungguh-sungguh.
Suka atau tidak, kita harus mengakui bahwa Firaun itu sangat kuat, sangat cerdas, berhasil dari segi pembangunan, tapi sangat zalim. Tidak mudah untuk menghadapinya. Bahkan untuk berbicara ke penguasa sekaliber Firaun, sampai diutus dua nabi dalam waktu bersamaan, yaitu Musa dan Harun. Tentunya ini semua sarat dengan hikmah.
NAK mengaku mempelajari sejarah Mesir secara khusus dan serius selama bertahun-tahun. Sebenarnya masih panjang lagi penjelasan NAK soal Mesir. Kapan-kapan kita sambung lagi ya. Doakan saja mudah-mudahan beliau berkenan datang lagi ke Indonesia akhir tahun ini. Aamiin.
_Semoga menjadi inspirasi._
POOR = Passing Over Opportunities Repeatedly
POOR = Passing Over Opportunities Repeatedly
Miskin = Mengabaikan Peluang Berkali-Kali.
Inilah pesan Robert Kiyosaki. Makanya, "Don't be poor."
Selain mengabaikan peluang, orang miskin (tepatnya, bermental miskin) sering meremehkan uang. Ya, meremehkan uang.
Orang kaya tidak pernah menghina atau meremehkan uang. Tapi entah kenapa, sebagian orang miskin malah berkata uang itu tidak penting. Aneh? Sangat!
Satu lagi. Orang miskin (sekali lagi, bermental miskin) menunggu kaya untuk berbagi. Padahal, berbagi yah berbagi saja. Setelah berbagi justru akan lebih possible untuk dikaruniai kekayaan. Right?
Pada akhirnya, jadilah orang kaya. Tepatnya, bermental kaya. Saya harap, Anda setuju dengan saya.
Tips Kaya
Ada dua sebab sederhana yang mengantarkan kita pada kekayaan. Pertama, karena lihai mendapatkan uang. Kedua, karena pandai mengelola uang. Dulu, Whitney Houston lihai mendapatkan uang, namun kurang pandai mengelola uang. Sekarang, kita tahu sendiri akhir hidupnya seperti apa.
Nah, kali ini kita membahas bagaimana mengelola uang. Sekilas saja.
Saran saya, hiduplah di bawah kebutuhan. Sederhana. Sebagian orang berasumsi, banyak barang mewah yang harus dia beli hanya untuk membuktikan dirinya kaya. Apa-apa dia beli. Padahal nggak perlu. Buat apa? Boleh-boleh saja membeli barang mahal, asalkan itu memang diperlukan.
Mari kita ambil Warren Buffet sebagai contoh. Ia membeli rumah US$ 32 ribu pada 1958 dan masih menempati rumah itu selama puluhan tahun, kendati kekayaannya sudah bertumbuh ribuan kali lipat. Ia juga tak suka membeli barang-barang mewah. Ketika berdonasi, barulah ketahuan bahwa dia adalah 5 besar orang terkaya di dunia!
Saran lain, jangan membayar penuh. Beberapa orang kaya membeli barang di supermarket biasa bukan toko eksklusif. Kadang mereka membeli barang bekas atau bahkan menyewa. Tak semua harus dibeli, walaupun lagi punya uang. Misalnya, kereta bayi. Boleh-boleh saja disewa.
Saran lainnya? Hapus pengeluaran-pengeluaran yang tak perlu. Buat anggaran pengeluaran bulanan dengan rinci, lalu amati dan cermati dari bulan ke bulan. Harus terukur. Kenapa? Karena, hanya sesuatu yang terukur yang bisa ditingkatkan. Betul apa betul?
Saran terakhir, alokasikan 5% sampai 20% pendapatan kita untuk berinvestasi, setiap bulannya. Jadi, diri kita bekerja menghasilkan uang. Investasi kita juga bekerja menghasilkan uang. Mereka yang bermental miskin selalu beralasan bahwa mereka tidak punya cukup uang untuk berinvestasi. Benarkah tidak cukup uang? Padahal karena tak cukup kedisiplinan.
Be rich, be right. Sekian dari saya, *Ippho Santosa*. Semoga berkah berlimpah!
Terus lah Bersyukur dan Berusaha
Anda ganteng? Cantik?
Kalau tidak pun, itu oke-oke saja. Nggak masalah sama sekali.
Wajah rupawan secara fisik tidak selalu berkorelasi positif dengan kesejahteraan finansial. Ya, tidak selalu. Penelitian terbaru mengungkapkan, orang-orang yang tidak menarik justru menghasilkan uang yang lebih banyak.
Apa iya?
Iya. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Business and Psychology. Tim periset adalah Satoshi Kanazawa dari Sekolah Ilmu Ekonomi dan Politik di London serta Mary Still dari Universitas Massachusetts di Boston.
Hasilnya, mereka yang 'sangat tidak menarik' malah mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi. Ya, mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi.
Kok bisa? Kenapa? "Ternyata, tidak rupawan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi dan memaksa seseorang untuk mengembangkan kemampuannya. Maka dia akan bekerja lebih keras," ujar penulis Roy Cohen.
"Pada beberapa profesi, wajah cantik bahkan menjadi hambatan tersendiri (bagi kaum wanita)," papar Stefanie Johnson, peneliti dari UC Denver Business School, yang telah menghelat penelitian tentang gender dan bidang-bidang pekerjaan.
Terus, apa poinnya buat kita semua? Jangan terpaku pada rupawan atau kurang rupawan. Jangan. Bagaimanapun kerja keras jauh 'lebih berbunyi' daripada apapun. Betul apa betul?
Kalau kita berhasil pada suatu hal karena kerja keras, ini menjadi something yang sangat fair. Semua orang bisa menerimanya dan kita boleh bangga karenanya. Akan beda ceritanya kalau semata-mata karena rupawan.
Mari isi hari-hari kita dengan kerja keras. Semoga berkah berlimpah. Selamat beraktivitas teman-teman!








