Hari ini adalah hasil dari rencana kemarin, masa depan adalah rencana hari ini. Tak ada cerita masa lalu tanpa ada sejarah. Tak ada sejarah jika tak ada yang mencatat dan memberi hikmah bagi generasi yang akan datang.

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Donasi Lelang Keramik Asrama Putri Al Khoirat

Assalamualaikum Wr Wb

Kepada Saudara/i, Bpk Ibu yang di muliakan Allah.

Dengan ini kami dari Yayasan Pondok Pesantren Al Khairat Ds. Sukadamai, Cikupa, Kab. Tangerang, Banten.

Saat ini kami bermaksud melelang pengadaan Keramik Lantai untuk Asrama Putri.

Total Kebutuhan yaitu 200 M2, dan kebetulan ada penawaran Special dari Pabrik Keramik yaitu untuk Sosial di berikan harga yang sangat kompetitif yaitu Rp 45.000 per M2.
Total dana yaitu Rp. 9.000.000

Oleh karena itu kami tawarkan lelang pemenuhan kebutuhan keramik tersebut yaitu minimal 1 M2 = Rp 45.000

Tiap tiap dari Anda silahkan bebas mau ambil berapa paket lelang.

Contoh donasi lelang:

1 Lot - 45.009 (angka 9 sebagai kode unik transfer untuk Lelang Keramik)

10 Lot - 450.009  (angka 9 sebagai kode unik transfer untuk Lelang Keramik)

#Donasi lelang bisa di transfer ke :

1. Rek an: Sutarmo
Cab: Cikupa
BNI Syariah Hasanah 0839715381
Kode Bank: 427

2. Rek an: Yayasan Pantai Asuhan Al Khairat
Cab: Cikupa
BRI : 092101040894530
Kode Bank: 002

Setelah Anda mentransfer maka silahkan konfirmasi via WA ke 0812 8296 5366 untuk bukti transfernya.

Dengan Format Pesan:
Donasi Keramik#Nama#Bank Tujuan#Nominal Transfer#Tgl Transfer#Asal Bank Transfer

Ya Allah karuniakan kami rezeki yang baik, halal, bermanfaat, berkah dan menjadi jalan ibadah

Jazakumullah khoiran katsiran para donatur, semoga kebaikan dan pahalanya semakin berlimpah dan semakin berkah rezekinya. Aamiin

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Note:
1. Mohon maaf jika sekiranya informasi ini kurang berkenan di hati Anda.
2. Jika Anda ingin berbagi kebaikan dengan yang lain silahkan di share informasi ini ke keluarga, sahabat, handai taulan untuk bisa berpartisipasi di lelang amal ini.
3. Jika ada kelebihan Donasi yang kami terima maka akan kami alokasikan ke sedekah bagi operasional anak anak yatim di Pondok Pesantren ini.
4. Khusus anak yatim kami berusaha memberikan BEBAS BIAYA di semua fasilitas yang bisa kita berikan untuk mereka.

Kalau bukan kita maka siapa lagi yang akan membantu nya.

Tangerang, 30 Agustus 2019

a.n
Yayasan Al Khairat

Note:
1. Profil Pesantren
https://www.bantupesantren.com/pesantren/detail/3500/al-khoirat

2. Laporan Donasi
https://drive.google.com/folderview?id=1fd2ft7KrHMBSjD8ItyMftRIeylG5rp_p

http://bit.ly/2ZB7axt

3. Link Google Map
Yayasan Pondok Pesantren Al Khoirat
Jl. Kp. Gebang, RT.02/RW.05, Sukadamai, Kec. Cikupa, Tangerang, Banten 15710
(021) 59303796

https://goo.gl/maps/8AApB8ZG4kK5ttx38

Share:

Sejarah Pondok Pesantren Al Khoirat Sukadamai Cikupa Tangerang Banten

AL-KHOIRAT

Sejarah Pondok Pesantren

Bermula dari pondok pesantren kecil gubuk bambu dengan nama Pondok Pesantren Al Khoirat yang didirikan pada tahun 1987 oleh KH. Ata Suhada dengan jumlah santri sekitar 20 orang dan kesemuanya tiada lain adalah putra-putri saudara dan tetangganya.

Dengan tekad hati yang mantap KH.Ata Suhada yang biasa di sebut Abah Haji yang merupakan pendiri, pimpinan sekaligus pengajar ini terus berjuang melawan segala bentuk cobaan dan rintangan, diantara cobaan dan rintangan tersebut adalah adanya sebagian masyarakat yang tidak suka dengan keberadaan pesantren tersebut namun berkat kesabaran dan semangat yang dimiliki oleh KH.Ata Suhada akhirnya hal tersebut dapat diselesaikan dengan baik serta masyarakat menjadi pendukung perjalanan pesantren ini, wal hasil kian hari semakin banyak Santri yang berdatangan dari luar daerah maupun daerah itu sendiri untuk belajar di Pondok Pesantren ini, namun seiring dengan hal tersebut pondok ini makin terasa sempit dan harus ditambah segala fasilitasnya.

Pondok pesantren Al Khoirot selalu aktif mengadakan bakti sosial semenjak berdiri berupa santunan bagi anak yatim piatu serta fakir miskin didaerah tersebut yang dananya merupakan hasil swadaya masyarakat sekitar, yang rutin diselenggarakan setiap tanggal 10 Muharram dan kegiatan tersebut masih berlanjut sampai sekarang.

Pada tahun 1996 KH.Ata Suhada bertukar pikiran dengan para tokoh masyarakat, pertemuan tersebut dalam rangka memberikan gagasan tentang perlunya didirikan lembaga pendidikan Islam untuk menampung dan memberikan pendidikan bagi anak-anak yatim piatu serta fakir miskin baik formal maupun non formal. Demi si'ar Islam KH.Ata Suhada bersama tokoh masyarakat tersebut tadi bersepakat didirikannya lembaga pendidikan Islam tersebut walaupun fasilitas, makan serba pas-pasan dan seadanya mereka sepakat untuk mendirikan Yayasan yang kemudian diberi nama Yayasan Pendidikan Islam Al Khoirat.

Didasari atas keinginan mencetak kader umat yang mu'min dan rasa ingin menolong yang tinggi kepada yatim piatu dan fakir miskin, lembaga yang bernafaskan Islam ini terus berpacu seadanya seiring dengan perkembangan dunia dan kemajuan ilmu pengetahuan selaras dengan Ta'aawanuu 'alabirri wattaqwa.

Merayap penuh keyakinan, diiringi ketekunan dan kesabaran. KH.Ata Suhada terus berjuang menghadang tantangan, menghalau cobaan yang datang tidak sedikit tekanan fisik ia dapatkan, maupun beban perasaan yang ia rasakan.

Bendera telah di tancapkan layar telah ia kembangkan pantang baginya mundur surut kebelakang.Beragam peristiwa dengan segala keprihatinan ia rasakan, bermandikan peluh dan tetes air mata.

Bermodal keyakinan akan kekuasaan Tuhan, berlandaskan idealisme akan kekayaan Allah SWT. ia terus berjalan menatap masa depan.

Pada tahun 1996 itu juga KH. Ata Suhada berhasil mendirikan Sekolah Dasar Islam Al Khoirat dengan jumlah murid tidak lebih dari 35 orang, namun beliau terus bersemangat dan berusaha untuk memberikan pendidikan untuk anak yatim piatu dan fakir miskin serta penduduk sekitar baik pendidikan formal maupun agama.

Setelah beberapa tahun maka di renovasi bangunan asrama putra yang semula gubuk bambu menjadi permanen.

Setelah berjalan beberapa tahun sampai adanya lulusan Sekolah Dasar tersebut maka Yayasan tersebut terus ingin memberikan pelayanan pendidikan sampai tingkat selanjutnya, akhirnya pada tahun 2001 maka berdirilah Sekolah Menengah Pertama Islam Al Khoirat, pada awalnya tidak memiliki tempat yang layak untuk kegiatan KBM tersebut sehingga menimbulkan keraguan masyarakat akan keberlangsungan SMP Islam Al-Khoirat sampai berlangsung 2 tahun akhirnya tercapailah keinginan untuk mendirikan ruang kelas Untuk Siswa-siswi SMP Islam Al-Khoirat hingga saat ini telah berdirilah Sekolah menengah Kejuruan Islam Al Khoirat.

Dan kini asrama YPI Al Khoirat di huni oleh 250 yatim piatu dan Fakir miskin baik putra maupun putri, namun asrama untuk putri kami rasa tidak cukup lagi menampung banyaknya santri yatim piatu serta fakir miskin yang menetap di asrama tersebut.

Berbagai tuntutan baik moral maupun materil terus dihadapi oleh Yayasan, sehingga menimbulkan pemikiran dari KH.Ata Suhada untuk mencetak penerus dirinya dalam menjalankan yayasan yang tidak melenceng dari ajaran-ajaran Islam yang benar dan ini di buktikan dengan di masukannya anak-anak beliau ke tempat-tempat pendidikan yang kompenten baik bidang agama maupun formalnya.

Kemajuan semakin baik di rasakan dari berbagai arah, manajemen yang terbuka dan kestabilan keluarga yang harmonis dilingkungan yayasan, ini cerminan kerja keras yang nyata. Keberhasilan telah nampak dari anak-anak murid yang memiliki akhlah terpuji serta ilmu pengetahuan yang selalu mereka praktikan dalam kehidupan sehari-hari serta selalu mendapat prestasi di setiap perlombaan baik tingkat kecamatan ataupun tingkat kabupaten.

Visi Pondok Pesantren

1. Terwujudnya lembaga pendidikan islam alternatif sebagai wadah pengembangan keilmuan islam dan peradaban islam

2.Terwujudwa lembaga pendidikan islam sebagai wadah untuk mencetak kader-kader umat/ generasi penerus islam yang berakhlaqul karimah

3. Terwujudwa lembaga pendidikan islam yang berpengetahuan luas dan berfikiran bebas dengan landasan iman dan taqwa

Misi Pondok Pesantren

1. Membina dasar-dasarAqidah islamiyah, Akhlaqul karimah bagi peserta didik

2. Meningkatkan pemahaman dan penghayatan Al-Qur'anul kariim dan Hadist terhadap peserta didik sehingga dapat mengaktualisasikan dalam kehidupan.

3. Meningkatkan pemahaman, penghayatan terhadap ilmu ilmu islam dan ilmu-ilmu keislamanan secara menyeluruh.

Legalitas Pondok Pesantren

AKTA YAYASAN

Nomor:16
Tanggal:30 June
Tahun:2014
Diterbitkan:
RR. Mulyo Sri Wijayanti, SH, M.Kn


SK KEMENAG

Nomor:339
Tanggal:26 April
Tahun:2018
Diterbitkan:KEMENTRIAN AGAMA KABUPATEN TANGERANG

Sumber : https://www.bantupesantren.com/pesantren/detail/3500/al-khoirat

Share:

Check List Juz Al Qur'an

FORMULA HAFIDZ ALQURAN
BERDASAR JUZ

Boleh pilih target
Dalam 1jam atau sepekan atau sebulan hafidz...mangga..

1. Alif lam mim الم
2. Akan berkata سيقولوا
3. Rosul itu تلك الرسل
4. Tak akan memperoleh لن تنالوا
5. Perempuan bersuami والمحصنت

6. Allah tidak suka لا يحب الله
7. Apabila mereka dengar واذا سمعوا
8.dan sekalipun kami ولو اننا
9.Para pembesar berkataقال الملا
10.dan ketahuilah واعلموا

11.Mereka yang uzur يعتذرون
12.dan tak satupun mahlukوما من ذابة
13.dan tidak bebas وما ابرء
14.sekiranya ربما
15.maha suci سبحان الذي

16.khidir berkata قال الم
17.sudah dekat اقترب
18.sungguh beruntung قد افلح
19.dan berkata mereka وقال الذين
20.siapakah yang ciptakan امن خلق ......

21. Bacalah apa apa اتل ما اوحي
22.dan siapa yang taat ومن يقنت
23 dan kenapa aku وما لي
24.maka siapakah yang dzalim فمن اظلم
25.kepadaNya dikembalikan اليه يرد

26. Haamiiim حم
27. ibrahim berkata.. Lalu apakah قال فما
28. Sungguh Alloh telah mendengar قد سمع
29. Maha berkah Alloh تبارك
30. Tentang apakah عم

Share:

Meminjamkan Uang

SEPELE tapi memang BENAR

Kata Miliarder Hongkong "Li Ka-shing":
"Hal Apa yang Tersulit? Pinjam Uang!".
Kalau Ada Orang Ingin Meminjam Uang Padamu,
Jawablah Seperti Ini…!

Orang yang mau meminjamimu uang, adalah pahlawanmu.

Apabila orang tersebut memberimu pinjaman tanpa syarat, maka ia adalah pahlawan tertinggi di antara pahlawan- pahlawanmu yang lain.

Sampai saat ini, pahlawan seperti ini tidak banyak.
Jika kamu sampai menemukan mereka, hargailah seumur hidupmu!

Orang yang bisa bersedia meminjamkan uang ketika kamu kesulitan, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia ingin menarikmu saat jatuh.

Yang dipinjamkannya kepadamu juga bukanlah uang, melainkan ketulusan, kepercayaan, dukungan dan kesempatan untuk kamu berinvestasi di masa depan.

Saya sangat berharap sobat- sobat sekalian jangan sekali- kali menginjak "kepercayaan", sekali orang lain kehilangan kepercayaan padamu, maka hidupmu pasti hancur!
Ingat, kepercayaan orang lain adalah harta seumur hidup!

Selain itu, tolong kamu catat perkataan di bawah ini:

1. Orang yang suka inisiatif mentraktir, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia memandang "pertemanan lebih penting" dari pada hartanya.

2. Orang yang suka mengalah saat bekerja sama, bukanlah karena ia takut, melainkan tahu apa artinya "berbagi".

3. Orang yang bersedia bekerja lebih keras dari orang lain, bukanlah karena ia bodoh, tapi karena mengerti apa artinya "bertanggung jawab".

4. Orang yang terlebih dulu minta maaf saat berdebat, bukanlah karena mengaku salah, melainkan tahu artinya "menghargai".

5. Orang bersedia membantumu, bukan karena berhutang, tapi karena menganggapmu sebagai "teman".

Sudah berapa banyak orang yang tidak memperhatikan logika ini? Sudah berapa banyak orang yang menganggap pengorbanan orang lain adalah "hal yang semestinya"?

Bila orang tulus berjalan, ia akan jalan sampai ke dalam hati.
Bila orang munafik berjalan, cepat atau lambat ia akan ditendang sampai keluar dari pandangan orang lain!

Bila pertemuan di antara manusia adalah jodoh, maka hal yang diandalkan hanyalah ketulusan dan kepercayaan!

Kamu mau menjadi orang seperti apa, semuanya adalah pilihanmu dan karna u sendiri

Percayalah, hubungan antar manusia harus mengandalkan kepercayaan!
Terserah kamu mau pinjam uang atau tidak, yang terpenting kamu harus memberikan kepercayaan!

Share:

VCO untuk Hepatitis

Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis bisa juga terjadi karena infeksi virus lain, sepertimononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Hepatitis yang bukan disebakan virus biasanya disebabkan oleh alkohol dan obat-obatan.

Jenis Virus Hepatitis

·                     Virus hepatitis A

Virus hepatitis A biasanya menyebar melalui vecal oral. Penyebaran ini terjadi biasanya karena penderita atau orang sekelilingnya kurang menjaga kebersihan. Di negara-negara berkembang banyak virus hepatitis yang ditularkan melalui air, minuman dan makanan.

·                     Virus hepatitis B

Penularan virus hepatitis B tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Misalnya memakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau hubungan seksual (baik heteroseksual maupun homoseksual).
Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B juga menularkan virus kepada bayinya selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosisdan kanker hati.

·                     Virus hepatitis C

Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita “penyakit hati alkoholik” seringkali menderita hepatitis C.

·                     Virus hepatitis D

Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.

·                     Virus hepatitis E

Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.

·                     Virus hepatitis G

Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini. namun belum terlalu diketahui.

Virus-virus lain yang dapat menyebabkan hepatitis :

 Tanaman Obat Untuk Hepatitis

Akhir-akhir ini banyak berita baik yang dimuat di media elektronik maupun media cetak yang memberitakan kisah kesembuhan mantan menteri koperasi kabimet reformasi yaitu Bapak Adi Sasono yang sembuh dari Hepatitis dan Kanker hati setelah minum VCO (Virgin Coconut Oil) secara rutin selama beberapa bulan. Berita-berita kesembuhan berbagai macam penyakit terus beredar yang menyatakan kesembuhan itu adalah setelah rutin minum VCO. Berita-berita tersebut membuat VCO banyak diburu masyarakat yang tentunya haus akan pengobatan herbal yang aman dan ampuh. Sejak tahun 2005 produsen VCOpun bermunculan dimana-mana. VCO yang mereka tawarkan laris seperti menjual kacang goreng. Tetapi sayangnya belum ada lembaga yang mengatur atau memberi standarisasi kualitas VCO.

VCO mengandung beberapa jenis asam lemak yang sangat bermanfaat bagi tubuh terutama asam laurat. Asam laurat ini didalam tubuh diubah menjadi monolaurin. Dan monolaurin inilah yang kemudian melawan virus hepatitis jenis apapun.

VCO dengan kualitas terbaik biasanya mengandung kadar asam laurat diatas 50%. Akan lebih baik lagi jika VCO tersebut diolah dari kelapa hijau yang kabarnya kandungan manfaatnya jauh lebih bagus dari pada kelapa biasa. Dan kabar itupun membuat para produsen VCO dewasa ini banyak memburu petani kelapa hijau dan menjadikan kelapa hijau sebagai bahan untuk membuat VCO kelapa hijau berkualitas tinggi.

Adi Sasono, gejala sirosis hati, sehat setelah minum VCO, bahkan 2 dokter internis yang merawatnya sampai sekarang hampir tidak percaya, sirosis hati bisa sembuh. Semua berkat VCO, miracle healing from nusantara kita. (Red. Pak Adi Sasono ketua Dekopin, menteri koperasi zaman presiden Habibie)

VCO untuk SAKIT HEPATITIS : Lebih kurang 5 bln yang  sebelumnya telah didiagnosis oleh dokter bahwa virus ini merupakan kanker hati yang secara perlahan dan pasti akan merusak organ hati dan berakibat serius jika tidak segera diobati. Keluhan yang sering saya alami badan lemas, badan lebih cepat lelah,  sering terasa sakit di otot , mudah pusing, sering tidak tahan terhadap hawa dingin, jika kondisi tubuh drop (menurun) atau kelelahan  maka pada kuku akan berubah berwarna kuning, dan mata juga berwarna kuning, tubuh menjadi semakin kurus, pernah mencoba menanyakan harga obat untuk hepatistis harganya 1 juta-an dan hanya untuk 1x  minum, sungguh terasa berat buat saya.

Alhamdulillah, setelah minum VCO sehari 4 x 2 sendok makan selama 2 bulan, maka gejala-gejala sakit yang menyertai  penyakit hepatitis perlahan-lahan mulai berkurang dan sembuh, saya merasakan badan benar-benar fit tidak gampang capek lagi, hawa dingin yang dulunya tidak tahan sekarang sudah tidak lagi, mata dan kuku yang dulunya jika kelelahan menjadi berwarna kuning sekarang sudah normal lagi.

Testimoni dari pak Adi Sasono :

Suatu hari di penghujung 1997, saat kondisi tubuh tengah prima, Adi Sasono mengiyakan tawaran untuk uji kesehatan di laboratorium. Alih-alih memperoleh bukti kebugaran, yang didapat malah kabar buruk. Virus hepatitis C telah bersarang di dalam tubuh. Untuk mencari kesembuhan, RS Mount Elizabeth pun disambangi. Gagal di Singapura, RS Loyola, Chicago, Amerika Serikat—tempat para hepatologis terbaik dunia—menjadi tumpuan harapan untuk mengatasi hepatitis yang diidapnya. Lelah melanglang buana mencari jalan untuk mengobati hepatitis, perjalanan berakhir di Yogyakarta, tempat pertama Adi meminum VCO. Rutin mengkonsumsi minyak perawan, virus hepar pun hengkang dari organ hatinya. mencegah penyakit liver.

Mantan Menteri Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah kabinet reformasi pembangunan presiden Habibie itu tak merasakan gejala apa pun sebelumnya. Ia tak mengenal rasa sakit di seputaran ulu hati seperti pengidap hepatitis C lain. Suami Male Maria itu tetap saja menjalankan aktivitas tanpa terganggu virus yang berada di tubuh. Sehari-hari badan segar bugar tanpa ada keluhan sakit. “Saat masih menjabat menteri, saya bahkan tidur hanya 3—4 jam sehari,” ujarnya.mengatasi penyakit liver, mengobati penyakit liver.

Namun, rupanya tubuh mantan ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu laiknya menyimpan bom waktu. Tes kesehatan di Klinik Pramitra Surabaya memperlihatkan, virus hepatitis C, awal dari sirosis alias kanker hati, bersarang di badan. Virus itu ibarat silent killer yang merontokkan organ hati secara perlahan. “Baru terasa setelah minimal 26 minggu karena masa inkubasi virus memakan waktu lama,” tutur Prof Dr Nurul Akbar, SpPDKGEH, ahli hepatologi di Jakarta. Menurutnya pada sebagian kasus, virus hepatitis C tinggal dalam tubuh meski penderita terlihat sehat. Itu yang dinamakan hepatitis C kronis dan mungkin menyebabkan kerusakan hati secara progresif. Penderita berpotensi menularkannya pada orang lain. mencegah penyakit liver

Itulah yang dialami putra Adnan Martawiredja. Sejak diketahui mengidap hepatitis C, ia baru merasakan kehadiran sang penyakit 2 tahun kemudian. Itu artinya penyakit telah beranjak menjadi kronis. Tahun baru 1999 pun menjadi begitu pahit baginya. Adi mesti pasrah saat dilarikan ke Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Dalam satu pekan ia didera rasa lemas, mual, dan pegal di persendian. mengobati penyakit liver

Pindah Herbal

Sepulang dari Singapura, penanganan kesehatan Adi diambil alih tim dokter kepresidenan. “Rutin 2—3 kali seminggu saya disuntik interferon,” tutur pria 7 cucu itu. Selang dua bulan bukannya malah membaik, kondisi Adi justru menurun. Rasa pegal di tubuh kian menjadi. Satu per satu rambut rontok dan kulit di sekitar wajah menghitam.mencegah hepatitis, mengatasi hepatitis

Alumnus Teknik Sipil ITB itu kemudian mencoba peruntungan ke rumah sakit University of Catholic Loyola, Chicago, Amerika Serikat. Di sanalah para hepatologis terbaik di dunia berkumpul. Namun, Adi mesti menelan pil pahit. “Belum ada vaksin yang ampuh untuk hepatitis,” paparnya menirukan ucapan dokter. Suntikan interferon satu-satunya obat yang ditawarkan medis. Padahal, efek samping suntikan membuatnya kerap menggigil, menahan mual, dan pegal-pegal. mengobati hepatitis.

Dalam kebimbangan, Adi Sasono memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Cikajang, Garut, Jawa Barat, menjadi pilihan pertama untuk menangatasi hepatitis dan mengobati hepatitis yang dideritanya. Seminggu 3 kali ia rutin menyambangi Cikajang. Ibarat melempar batu ke permukaan air tenang, perlahan gelombangnya menghilang, tetapi batu masih tetap tinggal di dalam. Sama halnya dengan usaha Adi mempertahankan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. “Hanya saja virusnya tetap ada dalam tubuh,” ujarnya.

Karena itu beragam jalan lain ia tempuh. Ketua umum Partai Merdeka itu tak segan mencoba beraneka jamu. “Dari temulawak, cuka apel, sampai madu pahit saya konsumsi,” tutur pria berjuluk Th e Indonesian’s Most Dangerous Man versi majalah Far Eastern Economic Review, Desember 1998. Itu belum termasuk kiriman jamu-jamuan dan obat tradisional dari para rekan dan kolega di daerah. “Saya minum saja semua,” kelakarnya.

Niat baik mencoba ramuan herbal itu memang bermanfaat. Kesehatannya meningkat drastis. Mantan general manager PT Krama Yudha Philips Welding Electrode Manufacturing itu percaya, obat tradisional sanggup meningkatkan daya tahan tubuh. “Dengan daya tahan prima, tubuh bisa mengatasi gempuran penyakit,” ungkapnya. Toh, ia masih saja mesti berdamai dengan virus hepatitis yang enggan enyah dari tubuh. “Saya mesti berbagi hidup dengan penyakit itu,” ucapnya. mengobati hepatitis.

Minyak dara

Berdamai dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Tujuh tahun ia menghabiskan hidup sebagai carier hepatitis. Suatu ketika di penghujung 2004 ia berjumpa dengan rekan lama, Bambang Setiadji, peneliti di Yogyakarta. Dari sanalah perkenalannya dengan virgin coconut oil berawal. Bambang yang meneliti VCO sejak lama menyarankan konsumsi minyak dara secara rutin. mencegah penyakit liver, mengatasi penyakit liver

Adi yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ingin sembuh, ia meneguk 1—2 sendok makan VCO sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluapluap. Awal Oktober 2005, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata pria 62 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15—17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17—20 IU.

Demikian pula tes virus/ antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Adi dapatkan. Pantas bila konsumsi VCO tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur. mencegah hepatitis

Didukung Riset

Kisah kesembuhan Adi Sasono itu sebuah keniscayaan. Penelitian yang dilakukan Bartolotta S. dan rekan sejawatnya di Universidad Tidak Buenos Udara, Ciudad Universitaria, Buenos Aires, Argentina, menunjukkan asam laurat atau C12 paling efektif menghadang tahap pendewasaan siklus replikasi virus. Lauric acid dalam tubuh bekerja mengurangi hasil sekresi virus dan menghambat tekanan patogen virus, tanpa mempengaruhi kelangsungan hidup sel dalam jaringan tubuh.

Dokter yang dihubungi Trubus, Prof Dr Nurul Akbar SpPD-KGEH, menjelaskan hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut dan bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu.

Virus itu menyebabkan organ hati meradang dan bila pecah akan menyebabkan tubuh menjadi kuning sewarna biliburin. Warna itu akan muncul secara fi sik di permukaan kulit, sela-sela kuku jari tangan, dan putih di mata. Itulah yang menjadi ciripenderita hepatitis. mengatasi hepatitis, mengobati hepatitis

Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. “Namun, tingkat keberhasilan interferon hanya 10—15%,” ungkap Prof Dr Nurul Akbar, SpPD-KGEH. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.

J. Kabara, Ph.D., profesor emeritus dari Michigan State University, Illinois, Amerika Serikat, dalam buku Minyak Kelapa dalam Bidang Kesehatan dan Penyakit, yang ditulis Conrado S. Dayrit, MD.FACC.FPCC. FPCP., telah mempelajari aspek nutrisi dan kesehatan minyak kelapa murni selama lebih dari 30 tahun. Laboratorium lipidnya menemukan minyak kelapa tanpa pemanasan yang tergolong raw food (makanan mentah untuk diet) di Amerika Serikat, mengandung 47—59% asam lemak jenuh rantai sedang alias medium chain fatty acid (MCFA) dan monoglyceride. Asam lemak itu berupa lauric acid, myristic acid, palmitic acid, stearic acid, linoleic acid, dan sebagainya. Dengan kandungan itu minyak dara baik dikonsumsi penderita hepatitis demi menghambat pertumbuhan virus dalam tubuh.

Yellia Mangan, herbalis di Jakarta Selatan, mengamini bahwa hepatitis berasal dari telur-telur parasit yang berkembang menjadi virus. Virus patogen itu bermantel lemak yang elastis dan aktif. Organisme itu dapat bergerak, menyusup ke bukaan kecil, dan bereplika sebanyak mungkin.mencegah penyakit liver

Karena diselimuti lipid alias lemak, virus hepatitis sulit ditembus obat apa pun. Riset yang dilakukan Th ormar H., Isaacs CE., dan rekan-rekannya di Institut Biologi, Universitas Islandia, Grensavegi, Reykjavik, menunjukkan medium chain fatty acid merupakan bahan yang sangat aktif melawan virus yang bermantel lipid.

Percobaan Th ormar dan rekan-rekannya diawali dengan menguji sejumlah asam lemak yang merupakan komponen normal lipid terhadap virus bermantel lipid dan virus yang tak bermantel lipid. Hasil menunjukkan, asam lemak jenuh rantai medium sangat aktif melawan virus bermantel lipid, walaupun konsentrasi asam lemak yang diperlukan untuk inaktivasi virus sebanyak 20 kali lipat. Dan tak satu pun asam lemak yang meng-inaktivasi virus tak bermantel lipid. mengatasi penyakit liver, mengobati penyakit liver

Monoglyceride asam lemak itu bersifat antiviral yang dalam beberapa kasus memiliki konsentrasi 10 kali lebih rendah dari free fatty acid-nya. Antiviral asam lemak itu ditemukan berdampak pada virus bermantel lipid, penyebab kebocoran. Pada konsentrasi lebih tinggi ia mendisintegrasi sempurna virus bermantel lipid. Peristiwa itu akan diikuti terjadinya sel virus lisis alias hancur dan kematian pun menjemput sang virus patogen.

Th ormar melakukan percobaan lain dengan memasukkan asam lemak jenuh rantai medium ke dalam koloni virus bermantel lipid. Itu menyebabkan pengurangan jumlah virus 3.000—10.000 kali lipat selama masa inkubasi pada 37°C dalam waktu 30 menit.

Hal serupa dijelaskan kembali oleh Kabara dari Michigan State University, Illinois, Amerika Serikat. Penelitian yang dilakukan sejak awal 1966 menunjukkan senyawa lemak sederhana justru efektif untuk menonaktifk an virus bermantel lipid dengan cara merusak membran lipid dari organisme itu. Dan di antara sekian banyak saturated fatty acid, lauric acid memiliki aktivitas antiviral maksimal.

Penelitian itu mengguanakan virus-virus prototype yang telah dipilih atau dikenali. Mereka representatif dengan strain virus bermantel lipid yang menyerang manusia. Mantel dari virus itu adalah lapisan membran lipid. Setelah diinokulasikan lauric acid dan monolaurinnya, virus-virus menjadi rapuh. Rantai MCFA (Medium Chain Fatty Acid) dan kandungannya bereaksi dengan cara merusak membran lipid virus. Akhirnya virus itu menjadi nonaktif dalam tubuh manusia. Percobaan juga menggunakan saturated fatty acid tipe lain.

Menurut Kabara dan rekan-rekannya saturated fatty acid lebih panjang dari rantai C14, sehingga tidak mempunyai aktivitas signifi kan terhadap virus. Dan dari MCFA, lauric acid C12 paling potensial, terutama kandungan monoglyceride alias monolaurin. Bahan itu lebih aktif daripada caprilic acid C8, caprie acid C10, atau myristic acid C14. Sedangkan dilaurin dan trilaurin sama sekali tidak memiliki aktivitas.

Bahkan Cha dan Sachan dari American College of Nutrition mempelajari efek saturated fatty acid dan unsaturated fatty acid pada ethanol pharmacokinetics sejak 1994. Mereka menyimpulkan pola makan dengan saturated fatty acid berantai sedang melindungi hati dari kerusakan karena alkohol dengan cara memperlambat metabolisme ethanol.

Pantas jika para peneliti itu sepakat, asam lemak jenuh berantai sedang yang terkandung dalam minyak dara efektif dikonsumsi untuk mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai penelitian itu menguatkan bukti empiris khasiat minyak perawan menumpas virus hepatitis yang dialami Adi Sasono. Asa kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari kelapa. (Hanni Sofi a/Peliput: Destika Cahyana dan Lastioro Anmi)

Sumber : wikipedia n trubus-online.co.id

Share:

Terapi Al Qur'an untuk Kanker

*Mau Sehat ?* 
*Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri*
*Pengaruh Tilawah terhadap kesehatan tubuh*

Masya Allah,

Bukti-bukti ilmiah Al Qur'an sudah nampak di akhir zaman ini,

Kemukzijatan Al Qur'an sudah di ketahui dunia saat ini,

dan membuat mereka para Saintific terpesona atas keilmiahan & kemukjizatan Al Qur'an tersebut.

Prof. Dr. dr Suzane moore PhD telah merilis dalam journalnya, ia berkata :

Ini sebuah Kitab yang menakjubkan karena terbukti kemukjizatannya,

Ia telah memperlihatkan bagaimana Al Qur'an merupakan sebuah obat penyakit manusia.

Suara yang keluar dari Tilawah seseorang akan melayang ke udara & kemudian masuk melewati telinga,

seterusnya di serap oleh tubuh,
kemudian ia masuk ke sel-sel yang ada dalam tubuh kita.

Suara yang terdengar dengan Irama & Frekuensi tertentu mengandung informasi spesifik,
sehingga dapat memberi rangsangan kepada sel-sel dalam tubuh kita.

Al Qur'an yang tersusun secara sistematik dengan irama yang indah karena bacaan yang tartil & pengulangan kata-katanya sungguh menakjubkan karena ia membuat sel-sel dalam tubuh kita bisa melawan penyakit-penyakit yang berbahaya,

Dengan bahasa yang menyentuh,
ternyata mengandung informasi spesifik pada setiap ayat-ayatnya.

Dengan informasi yang spesifik ini bisa membuat sel-sel yang sakit menjadi sembuh.

Hasil Penelitian terkini seperti yang diungkapkan Prof. Dr. dr. Abraham nicole PhD, bahwa sel-sel darah merah yang telah dibacakan ayat-ayat Al Qur'an dengan bacaan tartil artinya bacaan yang indah dengan memakai kaidah Tahsin Tajwid,

Ia memperlihatkan respon tertentu.
Sehingga sel-sel kanker pun bunuh diri.
Bahkan virus auto imunpun lenyap.
Terbukti dari hasil Penelitian Prof. Dr. dr Victor Iron PhD USA

Penelitian lainnya membuktikan bahwa sel-sel kanker ganas menjadi normal kembali dengan bacaan ayat-ayat Al Qur'an.

Di samping itu Penelitian memperlihatkan bahwa media yang paling baik untuk informasi Al Qur'an adalah :
- Air putih,
- Madu,
- Minyak zaitun,
- Air zam-zam
- dan Makanan alami yang sangat banyak ragamnya di dunia ini,

ia bisa menjadi media informasi gelombang energi dari sebuah bacaan Al Qur'an.

*Inilah Manfaat Membaca Al-Qur'an bagi Kesehatan*

Menurut sebuah Survey yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat suci Al-Qur'an,

Baik mereka yang mengerti Bahasa Arab atau tidak, ternyata *memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar.*

Termasuk salah satunya dapat *menangkal berbagai macam penyakit*.

Hal tersebut dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston.

Mengapa di dalam Islam,
ketika kita *mengaji disarankan untuk bersuara?* Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita.

Berikut penjelasanya :

Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama,

dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh.

Nah...
Sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbangannya.

*Hal tersebut artinya harus dengan suara.*

Maka munculah TERAPI SUARA yang ditemukan oleh *dr. Alfred Tomatis, seorang Dokter di Perancis*.

Sementara dr. Al-Qodhi menemukan,
bahwa MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN BERSUARA,

*Memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangannya.*

Penelitian berikutnya membuktikan *Sel Kanker dapat hancur* dengan menggunakan FREKUENSI SUARA saja.

Dan kembali terbukti bahwa,
Membaca Al-Qur'an memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaliber kanker.

Virus & kuman berhenti bergetar saat dibacakan ayat suci Al-Qur'an,
dan di saat yang sama ,
sel-sel sehat menjadi aktif.

Mengembalikan keseimbangan program yang terganggu tadi.
Silakan dilihat *QS. Al-Isro' ayat 82*

Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin & giat membaca Al-Qur'an adalah karena menurut Survey :

*SUARA YANG PALING MEMILIKI PENGARUH KUAT TERHADAP SEL-SEL TUBUH, ADALAH SUARA SI PEMILIK TUBUH ITU SENDIRI.*
Lihat QS. 7 ayat 55 dan QS. 17 ayat 10.

Mengapa Sholat berjama'ah lebih di anjurkan?.
*Karena ada do'a yang dilantunkan dengan keras, sehingga terdengar oleh telinga & ini bisa mengembalikan sistem yang seharian rusak.*

Mengapa dalam Islam mendengarkan lagu hingar bingar tidak dianjurkan?
*Karena survey membuktikan, bahwa getaran suara hingar bingar MEMBUAT TUBUH TIDAK SEIMBANG.*

Maka kesimpulannya adalah :

*1. Bacalah Al-Qur'an di pagi hari & malam hari sebelum tidur*
untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.

*2. Kurangi mendengarkan musik hingar bingar,* ganti saja dengan *murotal*,
yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan.

Siapa tahu kita punya potensi terkena kanker,
tapi karena rajin mendengarkan murotal,
penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeteksi.

*3. Perbaiki baca Al-Qur'an (baca dengan tartil, penuhi Hukum Tajwid),*
karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan.

Dengan hanya tilawah yang baik & Tartil Tajwid Tahsin maka kesehatanmu akan terjaga.

In Shaa Allah

Share:

CCTV Jakarta

*UNTUK MEMANTAU KEADAAN YG SEBENARNYA DIJAKARTA, SEBAIKNYA CUKUP MELALUI CCTV BERIKUT INI....!!!*

*1. CCTV Jl. Imam Bonjol arah Kantor KPU :*

http://cctv.balitower.co.id/Menteng-025-700503_2/embed.html?proto=hls

*2. CCTV JL.Tamrin depan BAWASLU :*

KAMERA 1 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_1/embed.html

KAMERA 2 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_2/embed.html

KAMERA 3 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_3/embed.html

KAMERA 4 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_4/embed.html

*3. CCTV depan gedung DPR/MPR :*

KAMERA 1 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_1/embed.html

KAMERA 2 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_2/embed.html

KAMERA 3 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_3/embed.html

KAMERA 4 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_4/embed.html

*MOHON DISEBARKAN AGAR MASYARAKAT DAPAT MELIHAT KEADAAN YGSEBENARNYA, BUKAN BERITA2 HOAX DGN VIDEO YG SDH DIEDIT DAN DIBUAT NARASI YG MENAKUT2I*

Share:

Kumpulan Doa dari Al Quran dan Sunnah

Kumpulan Doa dari Al Quran dan Sunnah, semoga bisa dimanfaatkan ikhwah semua. Sangat cocok dimanfaatkan pada Bulan Ramadhan, Lailatul Qodar, Tahajud, Haji, Umroh, dan waktu mustajab lainnya. (Collection of dua, prays from the Quran and Sunnah, may be utilized all the brothers. It is suitable used in the month of Ramadan, Laylat qodar, Tahajud, Hajj, Umrah, and other efficacious time.)

Doa Minta Jiwa Kesholehan

رَبَّنَا تََقبَّلْ مِنَّا ِإنَّكَ َأنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ رَبَّنَا وَاجْعَْلنَا مُسْلِمَين َلكَ وَمِن ُذرِّيَّتِنَا أُمًَّة مُّسْلِمًَة لَّكَ وََأرنَا مَنَاسِكنَا وَتُبْ عََليْنَآ ِإنَّكَ َأنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Robbanaa taqqobal minnaa innaka antas sami’ul ‘aliim. Robbannaa waj’alna muslimaini laka wa min dzuriyyatinaa umatan muslimatan laka wa arinaa manasikanaa wa tub ‘alainaa innaka antat tawwabur rohiim

“Ya Allah, terimalah bakti kami. Sungguh Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikan kami berdua orang yang taat pada‐Mu, dan jadikanlah keturunan kami umat yang patuh pada‐Mu. Tunjukkan tata cara dan tempat ibadah haji kami, serta terimalah taubat kami. Sungguh Kau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al‐Baqarah: 127‐128).

Penjelasan
Doa ini dibaca Nabi Ibrahim ketika selesai membangun Kabah, yang waktu itu ditimpa banjir besar (zaman Nabi Nuh). Kemudian Nabi Ibrahim dibantu puteranya Ismail membangun kembali Ka'bah.

Doa minta Kebaikan Dunia dan Akhirat

ِرَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنًَة وَفِي الآخِرَةِ حَسَنًَة وَقِنَا عَذَابَ

Robbanaa atinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa adzabannaar

“Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al‐Baqarah: 201).

Penjelasan
Dalam Al‐Quran dijelaskan bahwa doa ini dibaca oleh orang‐orang muslim yang ikhlas selesai melaksanakan haji. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa doa ini mengandung seluruh kebaikan di dunia akhirat serta bisa menghindarkan dari segala kejelekan. Baik sekali doa ini dibaca pada setiap kesempatan.

Doa Tabah Menghadapi Lawan

رَبَّنَا َأْفرغ عََليْنَا صَبْرًا وََثبِّتْ َأقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عََلى الَْقوِْم الْكافِِرينَ

Robbanaa afrigh ‘alainaa Sobron wa tsabit aqdaamanaa wansurnaa ‘alal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, limpahkanlah kesabaran pada kami, kokohkan pendirian kami, serta tolonglah kami untuk mengalahkan orang‐orang kafir.” (QS. Al‐Baqarah: 250). 

Penjelasan
Dijelaskan dalam Al‐Quran, bahwa doa ini dibaca oleh sekelompok mukmin yang bergabung dengan pasukan Thalut melawan jalut. Dengan doa ini dan atas izin Allah subhanahu wata'la pasukan Thalut dapat mengalahkan Jalut, dan Nabi Daud membunuh Jalut.

Doa minta Keselamatan

رَبَّنَا َ لا تُؤَاخِذْنَا ِإن نَّسِينَا َأوْ َأخْطْأنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِل عََليْنَا ِإصْرًاَ كمَا حَمَلْتَهُ عََلى الَّذِينَ مِن قبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّْلنَا مَالا طاَقَة لَنَا ِبهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ َأنتَ مَوْلانَا َفانصُرْنَا عََلى الَْقوِْم الْكافِِرينَ

Robbanaa laa tuakzidnaa in nasiinaa wa akhto’naa robbanaa wa laa tahmil ‘alainaa isron kama hamaltahu ‘alal ladzIina min qoblinaa.
Robbanaa wa laa tuahamilnaa maa laa thooqoto lanaa bihi wa’fua ’anna waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, jangan siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Allah, jangan bebankan pada kami beban berat seperti Kau bebankan pada orang‐orang sebelum kami. Ya Allah, jangan Kau pikulkan pada kami apa yang tidak sanggup kami pikul. Ampunilah dan maafkan kami, serta rahmatilah kami. Kaulah Penolong kami, maka tolonglah kami untuk mengalahkan orang‐orang kafir.” (QS. Al‐Baqoroh: 286).

Penjelasan:
Ibnu Katsir merangkum sepuluh hadist tentang keutamaan membaca doa diatas. Diantaranya hadist: “Barangsiapa yang membaca dua ayat akhir surah Al‐Baqarah (ayat 285‐286) setiap malam, maka dia akan mendapatkan keselamatan.”

Doa dijauhkan dari Kesesatan

رَبَّنَاَ لا تُِزغ قُلُوبَنَا بَعْدَ ِإذ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمًَة ِإنَّكَ َأنتَ الْوَهَّابُ

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rohmatan innaka antal wahhab

“Ya Allah, jangan Kau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Kau beri petunjuk pada kami, dan rahmatilah kami. Sungguh Kau Maha Pemberi karunia.” (QS. Ali 'Imrôn: 8).

Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh ahli ilmu yang beriman kepada keagungan Al‐Quran. Dan mereka berdoa kepada Allah subhanahu wata'la. agar tetap dalam jalan kebenaran, tidak condong kepada kesesatan setelah mendapatkan petunjuk, serta memohon curahan rahmat‐Nya.

Doa minta Husnul Khôtimah (akhir yang baik)

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ 

Robbanaa innanna sami’naa munadiyan yunaadi lil iiman an aamanu birobikun fa amannaa. Robbanaa faghfir lanaa dzunubaana wa kafir sayyiatinaa wa taffannaa ma’al abror. Robbanaa wa aatinaa ma wa’attanaa ‘ala rusulika wa laa tukhzinaa yaumal qiyamah innaka laa tukhliful mi’aad

“Ya Allah sungguh kami telah mendengar seruan yang menyeru pada iman: “Berimanlah kamu kepada Allah, maka kami pun beriman. Ya Allah, ampunilah dosa dan hapuskan kesalahan‐kesalahan kami, serta matikan kami beserta orang‐orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Allah, berilah apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul‐rasul‐Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji.” (QS. Ali Imrôn: 193‐194).

Penjelasan:
Baik sekali doa di atas dibaca pada setiap kesempatan, tapi lebih utama pada waktu tengah malam (sepertiga malam) sampai menjelang shubuh. Karena ayat ini pula yang dibaca Nabi sholallahu alaihi wasallam. ketika bangun dari tidurnya sambil memandang langit. (HR. Bukhari)

Doa minta Taubat

رَبَّنَاَ ظَلمْنَا َأنفُسَنَا وَِإن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا َلنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِِرينَ

Robbanaa dzolamnaa anfusanaa wa inlam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakunnaa minal khoosiriin

“Ya Allah, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Kau tidak mengampuni kami serta memberi rahmat pada kami, niscaya kami termasuk orang‐orang yang rugi.” (QS. Al‐A'rôf 23).

Penjelasan:
Doa ini doa Nabi Adam dan isterinya Hawa, ketika keduanya dikeluarkan dari surga.

Doa Tolak ke dzoliman

رَبَّنَاَ لا تَجْعَلْنَا مَعَ الَْقوِْم الظَّالِمِين

Robbanaa laa taj’alnaa ma’al qoumil dzoolimin

“Ya Allah, jangan Kau tempatkan kami bersama‐sama dengan orang‐orang zhalim.” (Al‐A'rôf 47). 

Penjelasan:
Doa dia atas dibaca oleh Ahlul A'rof, yakni orang‐orang yang amal kebajikan dan kejahatannya seimbang. Ketika mereka melihat ahli surga dengan berbagai kenikmatanya, mereka berkata: “Kesejahteraan semoga tercurah bagi kalian, wahai ahli surga.” Dan ketika mereka melihat ahli neraka dengan berbagai siksanya, mereka berkata: “Kami berlindung kepada Allah dari apa yang sedang kalian alami, Wahai ahli neraka.” Lalu mereka berdoa dengan doa diatas, yaitu memohon agar tidak disatukan dengan orang‐orang zholim.

Doa Mohon Keadilan

رَبَّنَا اْفتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا ِبالْحَقِّ وََأنتَ خَيْرُ الَْفاتِحِينَ

Robbanaf tah bainanaa wa baina qouminaa bil haqqi wa anta khoirul faatihiin

“Ya Allah, berilah putusan antara kami dan kaum kami dengan adil. Kaulah Pemberi keputusan yang sebaik‐baiknya.” (QS. Al‐A'rôf 89).

Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh Nabi Syu'aib ketika beliau diusir oleh kaumnya sebab ingkar terhadap agama yang dibawanya dan menolak ajakan kaumnya untuk kembali kepada ajaran agama mereka.

Doa Mohon Keselamatan

رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنًَة لِّلَْقوِْم الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا ِبرَحْمَتِكَ مِنَ الَْقوِْم الْكافِِرينَ

Robbanaa laa taj’alnaa fitnatan lil qoumil dzoolimin wa najjinaa bi rohmatika minal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zholim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat‐Mu dari tipu daya orang‐ orang yang kafir.” (Qs. Yûnus: 85‐86).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa, setelah mereka menyaksikan mukjizat Nabi Musa dihadapan Fir'aun. Ketika itu, kaum Nabi Musa merasa takut, bahwa Fir'aun dan pemuka‐pemukanya akan menyiksa mereka. Maka pada waktu itu pula Nabi Musa memerintahkan kepada kaumnya agar tidak takut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allahsubhanahu wata'la 

Doa Mohon Perlindungan

رَبِّ ِإنِّي َأعُوُذِبكَ َأْن َأسَْأَلكَ مَا َليْسَ لِي ِبهِ عِلْمٌ وَِإلاَّ تَغْفرْلِي وَتَرْحَمِْني َأُكنْ مِّنَ الْخَاسِِرينَ

Robbii inni auudzubika an asalaka ma laisa lii bihi ‘ilmun wa illa taghfir lii wa tarhamnii akun 5
minal khoosiriin“

Ya Allah, sungguh aku berlindung pada‐Mu dari sesuatu yang aku tidak tahu hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun serta tidak menaruh belas kasihan padaku, niscaya aku termasuk orang‐orang yang merugi.” (QS. Hûd: 47).

Penjelasan:
Doa ini merupakan doanya Nabi Nuh, yaitu ketika kaumnya termasuk anaknya (kan'an) ikut dihancurkan oleh Allah Swt. melalui banjir besar. Nabi Nuh protes kepada Allah Swt., “Kenapa anaknya (kan'an) ikut dihancurkan padahal dia adalah bagian dari keluargaku, dan Engkau sendiri berjanji akan menyelamatkan keluargaku dan menenggelamkan kaumku.” (QS. Hûd: 45). Allah menjawab: “Bahwa dia (Kan'an) bukan termasuk keluargamu yang dijanjikan akan diselamatkan, karena dia tidak soleh dan tidak beriman kepada Allah. Padahal yang akan diselamatkan dari banjir besar adalah mereka‐mereka yang beriman kepada Allah (QS. Hûd: 46). Setelah diperingatkan Allah, Nabi Nuh berdoa dengan doa ini dan Allah mengabulkan doanya (QS. Hûd: 48).

Doa Keluarga Sakinah

رَبِّ اجْعَْلِني مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِن ُذرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتََقبَّلْ دعَاء رَبَّنَا اغفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِِنينَ يَوْمَ يَُقومُ الْحِسَاب

Robbij ‘alnii muqiimash solaati wa min dzuriyyatii Robbanaa wa taqobbal du’a‐i Robbanagfir lii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina yauma yaqumul hisaab

“Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang‐orang yang teguh mendirikan shalat, ya Allah kabulkan doaku. Ya Allah ampunanilah diriku dan kepada kedua orang tuaku serta orang‐orang mukmin pada hari kiamat.” (QS. Ibrôhîm: 41‐42).

Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt, khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan.
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim, ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota aman, tentram dan anak turunannya diselamatkan dari kemusyrikan.

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

[Rabbanaa aamanna faghfirlanaa warhamnaa wa anta khairurrahimiin]

“Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik”
(QS. Al-Mu’minuun:109)

Doa Mohon Tempat yang Baik

 رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Robbii adkhilnii mudkhola sidqin wa akhrijnii mukhroja sidqin waj’al lii min ladunka sulthoonan nashiiron

“Ya Allah, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan cara yang benar. Dan berikan padaku kekuasaan (pemimpin) sebagai penolong.” (Al‐Isrô': 80). 

Penjelasan:
Doa di atas dibaca bukan hanya dikhususkan ketika kita akan pergi. Baik juga doa di atas dibaca ketika kita akan meninggalkan tempat yang kita huni (dunia), memohon agar ditempatkan pada tempat yang layak setelah meninggal (Tafsir Al‐Qurthubi).

Doa Mohon diberi Kemudahan

رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمًَة وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ َأمِْرنَا رَشَدًا

Robbanaa aatinaa min ladunka rohmatan wa hayyi lanaa min amrinaa rosyadaa“Ya Allah, berilah rahmat pada kami & beri kami petunjuk yang lurus serta sempurna.”(QS. Al‐Kahfi: 10).

Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh pemuda Ashhabul kahfi, yakni sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah Swt. hingga mendapatkan petunjuk dari Allah. Doa ini dibaca mereka ketika akan masuk gua sebagai persembunyiannya untuk menyelamatkan agama yang hak, agama yang mereka pegangi dari fitnah‐fitnah dan orang‐orang zhalim, dan Allah subhanahu wata'la mengabulkan doa mereka. Kisah Ashhabul kahfi dapat dibaca dalam Surah Al‐Kahfi.

Doa Kelapangan hati

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي َأمِْري وَاحُْلْل عُقْدًَة مِّن لِّسَاِني يَفَْقهُواَقوْلِي

Robbisyroh lii sodhrii wa yasir lii amri wahlul ‘uqdatan min lisaanii yafqohu qoulii

“Ya Allah, lapangkan dadaku, mudahkan urusanku, dan lepaskan kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thôha: 27)

Penjelasan:
Doa di atas balk sekali dibaca ketika menghadapi kezholiman seseorang, kelompok, dan penguasa. Juga dibaca agar mendapatkan kelancaran, kemudahan dalam berdakwah. Doa ini pula yang sering dibaca oleh para mubaligh, para pelajar atau siapa saja yang meminta diberi kemudahan dalam berbicara. Al‐Quran mengisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Musa ketika mendapat perintah dari Allah Swt. agar menyampaikan risalah kepada Fir'aun. Dan akhirnya Allah Swt. mengabulkan permintaan Nabi Musa.

Doa Mohon Jodoh Keturunan yang Baik

 رَبِّ لا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

Robbi laa tadzar nii fardan wa anta khoirul waaritsiin 7

“Ya Allah, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik.” (QS. Al‐Anbiyaa': 89).

Doa minta keturunan Sholeh

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ُذرِّيَّةً طيِّبًَة ِإنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

Robbi Hab lii min ladunka zuriyattan toyyibatan innaka sami’ud du’aa

“Ya Allah, berilah aku seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Mendegara semua doa.” (QS. Ali 'Imron: 38).

Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca oleh orang‐orang yang belum mempunyai keturunan, juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang soleh.
Kedua ayat diatas adalah doa Nabi Zakariya agar diberi keturunan untuk menjadi pejuang yang menegakkan agama Allah.

Doa Mohon Terlepas dari Musibah

رَّبِّ َأعُوُذِبكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِين وَأَعُوذُ ِبكَ رَبِّ َأن يَحْضُرُون

Robbii a’uudzubika min hamazatisy syayauthiin wa ‘auuzubika robbi an yahdhuruun

“Ya Allah, aku berlindung pada‐Mu dari bisikan‐bisikan setan. Dan aku berlindung pada‐Mu, dari kedatangan mereka padaku.” (OS. Al‐Mukminûn: 97‐98).

Penjelasan:
Doa di atas dibaca dalam berbagai keadaan agar selamat dari tipu daya syaitan, baik dalam beramal maupun dalam pergaulan. Dan doa diatas merupakan perintah Allah agar kita memperbanyak membacanya ketika terjadi musibah. (QS. Al‐Mukminûn: 93‐94).

Doa Mohon Keturunan Bagus

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ َأزْوَاجنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرََّة َأعْيُن وَاجْعَْلنَا لِلْمُتَّقِينَ ِإمَامً

Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zuriyyatinaa qurrota a’yunin waj ‘alnaa lil muttaqinna imaaman

“Ya Allah, anugerahkanlah kepada istri dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang‐orang yang bertakwa.” (QS. Al‐Furqôn: 74).

Penjelasan:
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh orang‐orang yang taat beribadah. Mereka senantiasa berpegang teguh pada etika Islam, beramal soleh, memperbanyak dzikir dan doa di setiap waktu. 

Doa Mensyukuri Nikmat

رَبِّ َأوْزعِْني َأن َأشْكُرَ ِنعْمَتَكَ الَّتِي َأنْعَمْتَ عََليَّ وَعََلى وَالِدَيَّ وََأنْ َأعْمَل صَالِحًا تَرْضَاهُ وََأدْخِْلِني ِبرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakalattii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala soolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibadikash soolihiin

“Ya Allah, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat‐Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan untuk (selalu) mengerjakan amal soleh yang Engkau ridhai, serta masukkan aku dengan rahmat‐Mu ke dalam golongan hamba‐hamba‐Mu yang soleh.” (QS. Al‐Naml: 19).

Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca sebagai rasa syukur atas semua nikmat serta dimasukkan ke dalam golongan orang‐orang yang beramal soleh. Doa tersebut pula yang dibaca Nabi Sulaiman yang kaya raya tidak ada bandingannya.

Doa Agar Hati Tidak Dengki

رَبَّنَا اغفِرْ َلنَا وَلاِ وَاِننَا الَّذِينَ سَبَقُونَا ِبالأِ يمَانِ وَلا تَجْعل فِي قُلُوِبنَا غِلاًّ لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا ِإنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

Robbanagh firlanaa wa li ikhwaninaladziinaa sabaquuna bil iimaan wa laa taj’al fii qulubiinaa ghillan lil ladzinaa aamanu robbanaa rouufur roohiim

“Ya Allah, ampunilah dosa‐dosa kami dan dosa‐dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang‐orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al‐Hasyr: 10).

Penjelasan:
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa di atas dibaca oleh orang‐orang beriman yang mengikuti perjuangan kalangan Muhajirin dan Anshar. Mereka memohon agar tetap melanjutkan serta meneladani kesolehan, semangat jihad dan kesucian hati mereka.

Doa Agar Lingkungan Aman Tentram

رَبَّنَا َأخِْرجْنَا مِنْ هَذِهِ الَْقرْيَةِ الظَّالِم أَهْلُهَا وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيا وَاجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنْكَ نَصِيْرًا

Robbanaa akhrijnaa min haadzihil qoryatidz dzoolimi ahluhaa waj’al lanaa min ladunka 9
waliyyan waj’al lanaa min ladunka nashiiroo

“Ya Allah, keluarkanlah kami dari tempat ini yang zholim penduduknya ini, dan berilah kami pelindung dari sisi‐Mu serta berilah kami penolong dari Mu.” (QS. an‐Nisa: 75).

Penjelasan:
Agar selamat dari kezaliman suatu kelompok atau golongan, maka baca doa di atas setiap saat. Baik juga dibaca agar diberi ketentraman dan disatukan dengan orang‐orang yang beriman.

Doa Minta Rezeki

َ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لأوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيرُ الرَّازِقِينَ 

Robbanaa anzil ‘alainaa ma‐idatan minas samaa‐i takunu lanaa ‘idan lii awwalinaa wa akhirinaa wa aayatan minka warzuqnaa wa anta khoirur rooziqin

“Ya Allah, turunkan pada kami hidangan dari langit yang hari turunnya itu akan menjadi hari raya bagi kami, bagi orang‐orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, serta menjadi tanda bagi kekuasaan‐Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah Pemberi rizki yang paling utama.” (QS. Al‐Ma'idah: 114).

Penjelasan:
Doa diatas merupakan doanya Nabi Isa ketika ditantang oleh para pengikutnya yang menginginkan bukti konkrit atas kemukjizatan yang dimiliki oleh seorang rasul.
Bagi setiap muslim yang mendambakan limpahan rezeki, sudah selayaknya memperbanyak membaca doa ini dalam setiap kesempatan.

Doa Agar Diberi Kedudukan yang Mulia

رَّبِّ َأنِزْلِني مُنزَلا مُّبَارَكا وََأنتَ خَيْرُ الْمُنِزلِينَ

Robbii anzilnii munzalan mubaarokan wa anta khoirul munziliin

“Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang berkah, dan Engkau adalah sebaik‐baik pemberi tempat.” (QS. Al‐Mukminûn: 29).

Penjelasan:
Baik sekali doa diatas dibaca bagi setiap orang yang menginginkan kedudukan, baik pangkat, jabatan, atau kedudukan lainnya. Karena doa tersebut merupakan doanya Nabi Nuh ketika berada dalam perahu. Ia memohon kepada Allah Swt. agar diberi kedudukan yang lebih mulia daripada kedudukan sebelumnya. Kemudian Allah Swt. mengabulkan doanya, dan menjadikannya ummat yang taat kepada Allah Swt.

Doa Agar Terlepas dari Kesulitan

لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِين

Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzolimin

“Tidak ada Allah selain Kau. Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang‐orang yang zholim.” (QS. Al‐Anbiya': 87).

Penjelasan:
Doa diatas hendaknya dibaca pada setiap kesempatan, agar dihindarkan dari rasa frustasi, stres dalam menghadapi perjuangan. Karena doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus sebagai penyesalan atas kelancangannya meninggalkan dakwah. Ia merasa berat menghadapi kaumnya yang membangkang, hingga kemudian ia tinggalkan.

Doa Memohon Ilmu, Rizki, dan Amalan yang Barokah

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan toyyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang manfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.”

DOA PERLINDUNGAN

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

[Allahumma inni a'udzubika minal kufri wal faqri wa a'udzubika min 'adzabilqabri]

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur”

(HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42)

DOA PERLINDUNGAN DARI BINATANG BERBAHAYA

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

[A'udzu bikalimatillahittammati min syarri maa khalaq]

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya”

(“Barangsiapa membaca doa ini pada sore hari sebanyak tiga kali, tidak berbahaya baginya sengatan (binatang berbisa) pada malam itu”. HR. Ahmad, An-Nasa’i)

Doa Agar Perkataan Kita Terjaga

أَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الْغَضَبِ وَالرِّضَى

[As-aluka kalimatulhaqq filghadhabi warridhaa]

“Aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha”

{Shahîh. HR Ahmad (IV/264)
(HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah)

DOA ORANG YANG MENGALAMI KESULITAN

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alulhazna idzaa syi’ta sahlan

“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.” 

(HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya no. 2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafizh berkata: Hadits di atas sahih, dan dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, h. 106.)

Doa Perlindungan dari ilmu, hati, dan doa tidak dikabulkan

اَللَّهُمَّ إِنِّى أُعُوذُبِكَ مِنْ عِلْمٍِ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍِ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍِ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍِ لاَ يُسْتَچَابُ لَهَا

Allahumma inni a’udzubika min ‘ilman laa yanfa’ wa min qolbi laa yakhsya’ wa min nafsi laa tasyba’ wa min da’wati laa yustajaabulaha

”Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari Ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan”

(HR. Muslim: 2722)

Doa minta ampun

Dari Abu Bakr Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu, dia berkata kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم : “Ajarkanlah kepadaku sebuah doa untuk aku baca di dalam shalatku.” Nabi menjawab: “Ucapkanlah:

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّك أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allhumma inni dzolamtu nafsi dzulman katsiroo walaa yaghfirudzdzunuuba illaa anta, faghfirlii maghfirotan min indik warhamnii innaka antal ghofuur rohiim

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang mengampuni kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan pengampunan-Mu dan kasihanilah aku. Sesungguhnya Engkau adalah Al Ghafur (Maha Pengampun) dan Ar Rahim (Maha pemberi rahmat).” [HR Al Bukhari (834)dan Muslim (2705)]

Doa minta ampun (2)

Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu, dia berkata: “Apabila Nabi صلى الله عليه وسلم bangun pada malam hari untuk melaksanakan shalat tahajjud, beliau membaca doa:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

allahumma lakal hamdu anta qoyyimus samawati wal ardli waman fihinna, walakal hamdu laka mulkussamawati waman fiihinna, walakal hamdu anta nurussamawati wal ardli waman fiihinna, walakal hamdu anta mulkussamawati wal ardli walakal hamdu antal haq wawakdukal haq waliqoouka haq waqoula haq wal jannatu haq wannaru haq wannabiyuuna haq wamuhammadun sholallhu alaihi wasallama haq wassaa atu haq allahumma aslamtu wabiika amantu wa alaika tawakkaltu wa ilaka anabtu wabika khooshomtu wa ilaika haakamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii qoddamtu wamaa akhkhortu wamaa asrortu wamaa a'lantu anta mukoddim wa anta muakhkhir laa ilaaha illaa anta

Artinya: “Ya Allah, segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah pengurus langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Segala pujian hanya bagi-Mu: Hanya milik-Mu kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah cahaya langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah raja langit dan bumi. Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah Al Haq (Yang Maha Benar), janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu adalah benar, surga itu adalah benar, neraka itu adalah benar, para nabi itu adalah benar, Muhammad صلى الله عليه وسلم itu adalah benar, dan hari kiamat itu adalah benar. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku kembali dari dosa, hanya karena-Mu aku berbantah, dan hanya kepada-Mu aku berhukum, maka ampunilah untukku dosa yang pernah aku lakukan di awal dan di akhir, dosa yang pernah kulakukan secara tersembunyi dan yang secara terang-terangan. Engkau adalah Al Muqaddim (Yang Maha mendahulukan sesuatu) dan Al Muakhkhir (Yang Maha mengakhirkan sesuatu). Tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah melainkan Engkau.”

Sufyan berkata: Abdul Karim Abu Umayyah menambahkan: وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ (Tidaklah ada daya dan upaya dari kita melainkan dengan izin Allah). [HR Al Bukhari (1120) dan Muslim (769)]

Doa minta ampun (3)

Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiallahu ‘anhu, dia berkata bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah berdoa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي هَزْلِي وَجِدِّي وَخَطَايَايَ وَعَمْدِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي

Allahummaghfirlii khotiiati wajahli waisroofi fi amrii wamaa anta a'lamu bihi minni allahummaghfirlii hazli wajaddi wakhotoyaya wa amdii wakulli dzaalika 'indii

Artinya: “Ya Allah, ampunilah untukku kesalahanku, kebodohanku, sikap berlebihanku di dalam urusanku, dan segala sesuatu yang Engkau lebih mengetahuinya daripada diriku. Ya Allah, ampunilah dosa perbuatan yang kulakukan secara tidak sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan tidak sengaja, dan yang kulakukan dengan sengaja. Semua hal itu ada pada diriku.” [HR Al Bukhari (6399)]

Doa minta ampun (4)

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi صلى الله عليه وسلم berdoa di dalam sujudnya:

اللّهُمّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلّهُ دِقّهُ وَجِلّهُ، وَأَوّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرّهُ

Allahummaghfirlii dzanbii kulluhu diqqohu wajallahu, wa awwaluhu wa akhiruhu wa ala niyyatuhu wa sirruhu

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku seluruhnya, baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.” [HR Muslim (216)]

Doa minta ampun (5)

Dari Thariq bin Asyam radhiallahu ‘anhu, dia berkata: “Bila ada seseorang masuk Islam, Rasulullah صلى الله عليه وسلم akan mengajarkan kepadanya shalat dan memerintahkannya untuk membaca doa ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي

Allahummaghfirlii warhamnii wahdinii wa 'afinii warzuqnii

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, tunjukilah aku, selamatkanlah aku, dan berikanlah rezeki kepadaku.” [HR Muslim (2697)]

Doa Tatkala Dirundung Gundah, Sedih, dan Perasaan Tak Menentu:

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي

Allaahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatik, naashiyatii biyadik, maadlin fiyya hukmuk, ‘adlun fiyya qadlaa’uk, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahuu fii kitaabika, au ‘allamtahu ahadan min khalqika, awis ta’tsarta bihii fii ‘ilmil ghaibi ‘indaka, an taj’alal Qur’aana rabii’a qalbii wanuura shadrii wajalaa’a huzni wa dzahaaba hammii

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku”.

(HR Ahmad 1/391, 452, alhakim 1/509 ibnu hibban no 372)

DOA AGAR TIDAK GALAU & DOA PERLINDUNGAN AGAR TENANG

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

“Allahumma inni audzubika minnal khammi wal khajani wal ajzi wal kasali wal bukhli wal jubni wa gholabatidzayini wa qohrirrijal”

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang”. (HR. Bukhari 7/158)

Riwayatnya :
Abu Sa’ad Al-Khudri ra berkata, “Suatu hari Rasulullah masuk masjid, tiba-tiba beliau berhenti ‎​dan bertanya, ‘mengapa kamu duduk-duduk di masjid di luar waktu shalat?’.

Abu Umamah ra menjawab, ‘karena kegalauan yang melanda hatiku ‎​dan hutang-hutangku, wahai Rasulullah’

Rasulullah menjawab, ‘Bukankah aku telah mengajarimu beberapa bacaan doa, bila kan baca. niscaya Allah akan rasa galau dari dirimu ‎​dan melunasi hutang-hutangmu’.

Lalu Rasulullah mengatakan, ‘Ketika pagi ‎​dan sore ucapkanlah Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazaan…(doa diatas)’

Kemudian aku melakukan perintah tadi ‎​dan Allah menghilangkan rasa galau dari diriku”. (HR. Abu Dawud)

DOA DIBERI KEMUDAHAN & TERHINDAR DARI PUTUS ASA

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul. hazna idza syi’ta sahlaa”

artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau. menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

(Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3/255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah, Lihat Jaami’ul Ahadits, 6/257, Asy Syamilah)

DOA AGAR BISA MELUNASI UTANG

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

Allahummakfinii bihalaalika an haroomik, waghninii bifadhlika amman siwaak

“Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu”. (HR. Tirmidzi 5/560, dan lihat kitab shahihul Tirmidzi 3/180).

DOA QUNUT RAMADHAN

This is the complete translation and transliteration of the dua from the famous qunoot done by Mashari Rashid Al-Afasy. It also includes the Arabic text making memorizing the dua easier.

الَّلهُمُّ لَكَ الحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الحَمْدُ أَنْتَ رَبُّالسَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ

Allahumma lakal-hamdu anta noorus-samawaati wal-ardi wa man fihinna, wa lakal-hamdu anta qayyimus-samawaati wal-ardi wa man fihinna, wa lakal-hamdu anta rabbus-samawaati wal-ardi wa man fihinna. 

O Allah! For You is all Praise – You are the Light of the Heavens and the Earth and all that is in them; and for You is all Praise – You are the Guardian of the Heavens and the Earth and all that is in them; and for You is all Praise – you are the Lord of the Heavens and the Earth and all that is in them.

أَنْتَ الحَقُّ وَوَعْدُكَ الحَقُّ وَقَوْلُكَ الحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَالجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ والسَّاعَةُ حَقٌّ والنَّبِيّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ. 

Antal-Haqqu wa wa’dukal-haqqu wa qawlukal-haqqu wa liqa’uka haqqun, wal-jannahtu haqqun wan-naru haqqun, was-sa’atu haqqun, wan-nabiyyoona haqqun wa Muhammadun haqq.

O Allah! You are the Truth, Your Promise is True, Your Speech is True, Your Meeting is True, Paradise is True, the Hellfire is True, the Hour is True, the Prophets are True and Muhammad is True.

اللهُمَّ لَكَ أَسْلَمْنَا وَبِكَ آمَنَّا وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَبِكَ خَاصَمْنَا وَإِلَيْكَ حاَكَمْنا فَاغْفِرْ لَنَا مَا قَدَّمْنَا وَمَا أَخَّرْنَا وَمَا أَسْرَرْنَا وَما أَعْلَنَّا أَنْتَ المُقَدِّمُ وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ لا إِلهَ إِلا أَنْتَ.

Allahumma laka aslamnaa, wa bika aamannaa, wa alayka tawakkalnaa, wa bika khaasamnaa, wa ilayka haakamnaa, faghfir lanaa maa qaddamnaa wa maa akhkharnaa, wa maa asrarnaa wa maa a3lannaa, antal-muqaddimu wa antal-mu’akhkhiru laa ilaaha illaa ant.

O Allah! To You have we submitted our souls, in You have we believed, upon You have we relied, for You have we argued, to You have we taken our judgement, so forgive us all that we have done and what we have not done, what we have hidden and what we have disclosed. You are the Promoter, and You are the Delayer, there is no God but You.

اللهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آل مُحَمُّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلى آل إِبْرَاهِيمَ إِنَكَ حَمِيدٌ مَجِيد، وَبَارِكْ عَلى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلمُحَمُّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلى آل إِبْرَاهِيمَ إِنَكَ حَمِيدٌ مَجِيد.

Allahumma salli ala Muhammadin wa ala Muhammad, kamaa sallayta ala Ibraheema wa alaa aali Ibrahim, Innaka hameedun Majeed. Wa barik ala Muhammadin wa ala aali Muhammad, kama barakta ala Ibrahima wa ala aali Ibrahim, Innaka hameedun majeed.

O Allah! Send prayers upon Muhammad and upon the followers Muhammad, just as you sent prayers upon Ibrahim and upon the followers of Ibrahim. Verily, you are Praiseworthy, Glorious. And O Allah! Send blessings upon Muhammad and upon the followers Muhammad, just as you sent blessings upon Ibrahim and upon the followers of Ibrahim. Verily, you are are Praiseworthy, Glorious.

اللهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلامَ وَالمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلامَ وَالمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالمُشْرِكِينَ وَدَمِّرْ أَعْدآءَ الدِّينِ وَاحْمِ حَوْزَةَ الإسْلامِ يَا رَبَّالعَالَمِينَ.

Allahumma a’izzal-Islama wal-Muslimeen, Allahumma a’izzal-Islama wal-Muslimeen, wa adhillash-shirka wal-Mushrikeen, wa dammir a’daa’ad-deen, wahmi hawzatal-Islami ya rabbal-3alameen.

O Allah! Raise the standing of Islam and the Muslims. O Allah! Raise the standing and the Muslims, and degrade the standing of Kufr and the Kaafireen, and Shirk and the Mushrikeen. Destroy the enemies of the Deen, and protect the lands of Islam, O Lord of the Worlds.

اللهُمَّ انْصُرْ دِينَكَ وَكِتَابَكَ وَسُنَّةَ نَبِيِّكَ وَعِبادَكَ المُوَحِّدينَ.

Allahummansur deenaka wa kitabaka wa sunnahta nabiyyika wa ibaadakal-Muwahhideen.

O Allah! Grant Victory to Your religion, Your book, and the Sunnah of Your prophet, and Your monotheist slaves.

اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الحَمْدُ لا إِلهَ إِلا أَنْتَ، وَحْدَكَ لا شَرِيكَ لَكَ،المَنَّانُ، يَا بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ، يَا ذَا الجَلالِ وَالإِكْرِام،ِ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ.

Allahumma inna nas’aluka bi anna lakal-hamd, laa ilaha illa ant, wahdaka la shareeka laka, al-mannan, ya badias-samawaati wal-ardi, ya dhal-jalali wal-ikraam, ya hayyu ya qayoom.

O Allah! We ask of You, by virtue of all praise being to You, there is no God worthy of worship but You alone, there is no partner for You, the Beneficient, Creator of the Heavens and the Earth, O Lord of Majesty and Bounty, O Alive Self-Subsisting One.

نَسَأَلُكَ بِأَنَّنا نَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لا إِلهَ إلا أَنْتَ، الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُواً أَحَد، أَنْ تَنْصُرَ الإِسْلامَ وَأَهْلَهُ فِي كُلِّ مَكَانٍ، اللهُمُّ اَنْصُرِ الإِسْلامَ وَأَهْلَهُ فِي كُلِّ مَكَانٍ، اللهُمَّ انْصُرِالإِسْلامَ وَأَهْلَهُ فِي كُلِّ مَكَانٍ.

Nas’aluka bi ananaa nash-hadu annaka antallah, la ilaha illa ant, al-ahadus-samadu-ladhdhi lam yalid wa lam yu-lad wa lam yakul-lahu kufuwan ahad. An tansural-Islama wa ahlahu fi kulli makaan. Allahumma-nsuril-Islama wa ahlahu fi kulli makaan. Allahumma-nsuril-Islama wa ahlahu fi kulli makaan. 

We ask You – by virtue of bearing witness that You are Allah, there is no God worthy of worship but You, the One, the Self-Sufficient, Who begets not, nor was He begotten, and there is none who is comparable to Him. – [we ask You] to grant victory to Islam and the Muslims everywhere. O Allah! Grant victory to Islam and the Muslims everywhere. O Allah! Grant victory to Islam and the Muslims everywhere.

إِلَيْكَ نَشْكُو ضَعْفَ قُوَّتِنَا وَقِلَّةَ حِيلَتِنا وَهَوَانَنا عَلَى النَّاسِ، يَا أَرْحَمَ

الرَّاحِمِينَ، أَنْتَ رَبُّ المُسْتَضْعَفِينَ، 

Ilayka nashku da’fa quwwatina, wa qillata heelatina, wa hawanana ‘alan-naas, ya arhamar-rahimeen. Anta rabbul-mustad’afeen

To You we complain of our weakness, our failure, our shame before the people. O Most Merciful! You are the Lord of the weak and oppressed.

وَأَنْتَ رَبُّنَا، إِلَى مَنْ تَكِلُنَا، إِلَى بَعِيدٍ يَتَجَهَّرُنَا، أَوْ إِلَى عَدُوٍّ مَلَّكْتَهُ أَمْرَنَا، إِنْ لَمْ يَكُنْ بِكَ غَضَبٌ عَلَيْنَا فَلا نُبَالِي، غَيْرَ أَنَّ عَافِيَتَكَ هِيَ أَوْسَعُ لَنَا. 

Wa anta rabbuna, ila man takiluna, ila ba’eedin yatajahharuna, wa ila ‘aduwwin mallaktahu amrana, in lam yakun bika ghadabun ‘alaynaa fala nubaali, ghayra anna ‘afiyataka hiya awsa’u lana.

And You are our Lord, to whom will you entrust us? To a distant person who will treat us with enmity, or to an enemy You have made over us. If You are not angry at us, we would not care, for Your pardon is greater for us.

نَعُوذُ بِنُورِ وَجْهِكَ الَّذي أَشْرَقَتْ لَهُ الظُّلُمَاتُ، وَصَلُحَ عَلَيْهِ أَمْرُالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، أَنْ يَحِلَّ عَلَيْنَا غَضَبُكَ، وَأَنْ يَنْزِلَ بِنَا سَخَطُكَ، لَكَ العُتْبَى حَتَّى تَرْضَى، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِكَ، 

Na’udhu bi noori wajhikal-ladhi ashraqat lahudh-dhulumat, wa saluha ‘alayhi amrud-dunya wal-akhirah, ay-yahilla alayna ghadabuk, wa ay-yanzila bina sakhatuk, lakal-’utbaa hatta tarda, wa la hawla wa la quwwata illa bik.

We seek refuge in the Light of Your Face for which darknesses shine, and with which the affairs of this life and the Hereafter become good, from Your anger or displeasure fall upon us. You have the right to admonish until You are pleased, and there is no power and no might except in You.

فَإِلَيْكَ نَشْكُو ضَعْفَنَا، فَإِلَيْكَ نَشْكُو ضَعْفَنَا.

Fa ilayka nashku da’fana, fa ilayka nashku da’fana 

So to You we complain of our weakness, to You we complain of our weakness.

اللهُمَّ هَذِهِ رُوسِيا جَائَتْ بِجَيْشِهَا وَحَدِيدِها، بِظُلْمِها وَفَخْرِها، جَاءتْ

تُحَادُّكَ وَتُكَذِّبُ رَسُولَكَ، وَتُقَتِّلُ المُسْتَضْعَفِينَ مِنَ المُؤْمِنينَ فِي

الشِّيشان.

Allahumma hadhihi roosiya ja’at bi jayshiha wa hadeediha, bi dhulmiha wa fakhriha, ja’at tuhadduka wa tukadhdhibu rasoolaka, wa tuqattilul-mustad’afina minal-mu’mineena fish-sheeshan.

O Allah! Roosiya came with her army and iron, with her oppression and arrogance, she came to challenge You and deny Your Messenger, and to slaughter the weak and oppressed believers in Sheeshan.

اللهُمَّ أَنْجِزْ لَهُمِ مَا وَعَدْتَهُمْ، اللهُمَّ أَنْجِزْ لَهُمِ مَا وَعَدْتَهُمْ، اللهُمَّ أَنْجِزْ

لَهُمِ مَا وَعَدْتَهُمْ فِي كِتَابِكَ.

Allahumma anjiz lahum ma wa’adtahum, Allahumma anjiz lahum maa wa’adtahum, Allahumma anjiz lahum ma wa’adtahum fee kitabik.

O Allah! Bring about what You promised them. O Allah! Bring about what You promised them. O Allah! Bring about what You promised them in Your Book.

اللهُمَّ إِنَّنَا نَنْشُدُكَ عَهْدَكَ وَوَعْدَكَ، اللهُمَّ أَنْزِلْ نَصْرَكَ وَتَأيِيدَكَ، أَنْتَ

عَضِيدُهُمْ وَأَنْتَ نَصِيرُهُمْ، وَبِكَ يُقَاتِلُونَ.

Allahumma innana nanshudu ‘ahdaka wa wa’dak. Allahumma anzil nasraka wa ta’yidak, anta ‘adeeduhum, wa anta naseeruhum, wa bika yuqatiloon.

O Allah! We seek Your protection and Your promise. O Allah! Bring down Your help and support, You are their helper and supporter, and for You they will fight.

اللهُمَّ إِنَّهُمْ مَغْلُوبُونَ فَانْتَصِرْ لَهُمْ.

Allahumma innahum maghloobuna fantasir lahum.

O Allah! They are helpless, so help them.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْهِمْ صَبْراً وَثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى القَوْمِ

الكَافِرِينَ.

Rabbana afrigh ‘alayhim sabran wa thabbit aqdamahum wansurhum ‘alal-qawmil-kafireen.

Our Lord! Pour upon them patience, make them steadfast, and grant them victory over the Disbelivers.

اللهُمَّ مَكِّرْ لَهُمْ، وَاكْفِهِمْ بِمَا شِئْتَ إِنْ تَنْصُرْهُمْ فَلا غَالِبَ لَهُمْ، وَإِنْ

تَخْذُلْهُمْ فَمَنْ ذَا الَّذي يَنْصُرهُمْ مِنْ بَعْدِكَ.

Allahumma makkir lahum, wakfihim bimaa shi’t. In tansurhum falaa ghaliba lahum, wa in takhdhulhum fa man dhal-ladh’ yansurhum min ba’dika.

O Allah! Plot for them, and suffice them with what You please, if You support them then nobody can overpower them, and if You forsake them, then who will be able to support them after You?

اللهُمَّ مَكِّرْ لَهُمْ، وَاكْفِهِمْ بِمَا شِئْتَ إِنْ تَنْصُرْهُمْ فَلا غَالِبَ لَهُمْ، وَإِنْ

تَخْذُلْهُمْ فَمَنْ ذَا الَّذي يَنْصُرهُمْ مِنْ بَعْدِكَ.

Allahumma makkir lahum, wakfihim bimaa shi’t. In tansurhum falaa ghaliba lahum, wa in takhdhulhum fa man dhal-ladh’ yansurhum min ba’dika.

O Allah! Plot for them, and suffice them with what You please, if You support them then nobody can overpower them, and if You forsake them, then who will be able to support them after You?

لا إِلاَ إِلا اللهُ العَظيمُ الحَليم، لا إِلهَ إِلا اللهُ رَبَّ العَرْشِ العَظِيمِ، لا

إلهَ إِلا اللهُ رَبُّ السَّمَاوَتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ.

La ilaha illAllahul adhimul-haleem. La ilaha illAllahu, rabbul-arshil-adheem. La ilaha illAllahu rabbus-samawaati wa rabbul-ardi wa rabbul-arshil-kareem. 

There is no God but Allah, the Mighty the Forebearing, there is no God but Allah, Lord of the Mighty Throne, There is no God but Allah, Lord of the Heavens and Lord of the Earth and Lord of the Noble Throne.

اللهُمَّ أَنْجِ المُسْتَضْعَفينَ مِنَ المُؤمِنِينَ فِي الشِّيشان، اللهُمَّ أَنْجِ

المُسْتَضْعَفينَ مِنَ المُؤمِنِينَ فِي الشِّيشان، اللهُمَّ أَنْجِ المُسْتَضْعَفينَ مِنَ

المُؤمِنِينَ فِي الشِّيشان، اللهُمَّ اشْدُدْ وَطَأَتَكَ عَلَى رُوسِيا، اللهُمَّ

اجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ سِنِينَ كَسِنينِ يُوسُف،

Allahumma anjil-mustadafeena minal-mu’mineena fish-sheeshaan. Allahumma anjil-mustadafeena minal-mu’mineena fish-sheeshaan. Allahumma anjil-mustadafeena minal-mu’mineena fish-sheeshaan. Allahummash-dud wata’ataka ala roosiya, Allahummaj-alha ‘alayhim sineena ka sineeni yusuf 

O Allah! Help the weak and oppressed believers in Sheeshan. O Allah! Help the weak and oppressed believers in Sheeshan. O Allah! Help the weak and oppressed believers in Sheeshan. O Allah! increase Your force against Roosiya.

اللهُمَّ خُذْهُمْ أَخْذُ عَزِيزٍ مُقْتَدِر،ٍ اللهُمَّ اجْعَلْ الدَّائِرَةَ عَلَيْهِمْ اللهُمَّ أَرِنَا

فِيِهِمْ يَوْماً أَسْوَداً،

Allahumma khudh-um akhdha ‘zeezin muqtadir, Allahummaj’al id-da’irata alayhim, Allahumma arina feehim yawman aswada 

O Allah! annihilate them with Your authority and power, O Allah! Let all they have done be done to them. O Allah! show us their black day.

اللهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ، وَمَزِّقْ جَمْعَهُمْ، وَخَرِّبْ دِيَارَهُمْ، وَدَمِّرْ

أَسْلِحَتَهُمْ، اللهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْهِمُ الأَعَاصيرَ المُدَمِّرَةَ، وَالأَمْرَاضَ الفَتَّاكَةَ

Allahumma shattit shamlahum, wa mazziq jam’ahum, wa kharrib diyarahum, wa dammir aslihatahum. Allahumma anzil ‘alayhimul-a’aseeral-mudammira wal-amradal-fattaaka

O Allah! Disperse their gatherings and shatter their unity, demolish their houses, destroy their weapons. O Allah! Send upon them destructive hurricanes, and fatal diseases.

اللهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً، وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً، وَلا تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً، وَاجْعَلْهُمْ

عِبْرَةً لأَمْثَالِهِمْ مِنَ اليَهُودِ وَالنَّصَارى وَالمُشْرِكِينَ، أَذِلَّةً صَاغِرِينَ.

Allahumma ahsihim adada, waqtul-hum badada, wa la tughadir minhum ahada, waj’alhum ibratan li amthalihim minal-yahudi wan-nasaara wal-mushrikeena adhillatan saaghireen

O Allah! Count them and kill them selectively, and do not leave a single one of them, and make them an example for their likes among the yahuudi, nasaara, and mushriks, humiliated and abased.

اللهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ في نُحُورِهِِمْ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ،

Allahumma inna naj’aluka fi nuhoorihim, wa na’udhu bika min shuruurihim.

O Allah! We want Your help against them and seek Your protection against their atrocities.

اللهُمًّ مُنْزِلَ الكِتَابَ، مُجْرِيَ السَّحَاب، َهَازِمَ الأَحْزَابَ، اِهْزِمْهُمْ

وَزَلْزِلْهُمْ، وَأَرِنَا فِيهِمْ عَجَائِبَ قُدْرَتِكَ، فَإِنَّهُمْ لا يُعْجِزُونَكَ يَا قَوِيُّ يَا

عَزِيزُ.

Allahumma munzilal-kitab, mujriyas-sahab, hazimal-ahzaab, ihzimhum wa zalzilhum, wa arina feehim aja’iba qudratik, fa innahum la yu’jizuunaka ya qawiyyu ya ‘Aziz

Oh Allah! Revealer of The Book, Controller and Dominator of the clouds, Defeater of the armies of Your enemies…defeat them and make the ground shake beneath their feet, and show us in them the wonders of Your Might, for they are weak before You. O Mighty, O Powerful!.

رَبَّنَا، أَنْتَ عَضِيدُنَا، وَاَنْتَ نَصِيرُنَا، وَأَنْتَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الوَكِيلِ.

Rabbana anta adeeduna wa anta naseeruna, wa anta hasbuna wa ni’mal-wakeel.

O Allah! You are our Helper, and You are our Victor, and You are Sufficient for us, and the Best Guardian.

اللهُمَّ فُكَّ قَيْدَ أَسْرَانَا وَأَسْرىَ المُسْلِمِِِينَ، اللهُمَّ فُكَّ قَيْدَ أَسْرَانَا وَأَسْرَى

المُسْلِمِِِينَ، اللهُمَّ فُكَّ قَيْدَ أَسْرَانَا وَأَسْرَى المُسْلِمِِِينَ، وَرُدَّهُمْ إِلُى

أَهْلِهِمْ سَالِمِينَ،

Allahumma fukka qayda asrana wa asral-muslimeen, Allahumma fukka qayda asranaa wa asral-muslimeen, Allahumma fukka qayda asrana wa asral-muslimeen, wa ruddahum ilaa ahlihim salimeen.

O Allah! Break free the shackles of our prisoners and the prisoners of the Muslims. O Allah! Break free the shackles of our prisoners and the prisoners of the Muslims. O Allah! Break free the shackles of our prisoners and the prisoners of the Muslims, and return them safely to their families.

اللهُمَّ إِنَّهُمْ فِي حَاجَةٍ عَاجِلُةٍ إِلَى رَحَمَاتِكَ، اللهُمَّ إِنَّهُمْ فِي حَاجَةٍ

عَاجِلُةٍ إِلَى رَحَمَاتِكَ، اللهُمَّ إِنَّهُمْ فِي حَاجَةٍ عَاجِلُةٍ إِلَى رَحَمَاتِكَ،

فَأَنْزِلْ عَلَيْهِمْ رَحمَاتِكَ يَا رحْمَاَنُ يَا رَحِيمُ، فَأَنْزِلْ عَلَيْهِمْ رَحمَاتِكَ

يَا رحْمَاَنُ يَا رَحِيمُ.

Allahumma innahum fi hajatin ‘ajilatin ila rahamatik, Allahumma innahum fi haajatin ‘ajilatin ila rahamatik, Allahumma innahum fi haajatin ‘ajilatin ila rahamatik, fa anzil alayhim rahamatika Ya Rahmanu, Ya Raheem, fa anzil alayhim rahamatika Ya Rahmaanu Ya Raheem.

O Allah! They are in urgent need of Your Mercies. O Allah! They are in urgent need of Your Mercies. O Allah! they are in urgent need of Your Mercies, so send upon them Your Mercies. O Most Merciful, O Most Kind, so send upon them Your Mercies O Most Mericufl, O Most Kind.

اللهُمَّ مَنْ آذَاهُمْ فَآذِهِ وَمَنْ عَادَاهُمْ فَعَادِهِ،

Allahumma man adhahum fa adhihi, wa man adahum fa adihi.

O Allah! Whoever has harmed them, then harm him, and whoever has shown enmity to them, then show enmity to them.

لا إِلهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ، إِنَّ كُنَّا مِنَ الظَالِمِينَ.

La ilaha illa anta subhanaka, inna kunna minadh-dhalimeen.

There is not God but You, Glory be to You, Truly we have been of the wrongdoers.

اللهُمَّ رِبَّنَا عَزَّ جَارُكَ، وَجَلَّ ثَنَاؤُكَ، وَتَقَدَّسَتْ أَسْماؤُكَ، اللهُمَّ لا يُرَدُّ

أَمْرُكَ وَلا يُهْزَمُ جُنْدُكَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ.

Allahumma rabbana azza jaaruk, wa jalla thana’uk, wa taqaddasat asma’uk, Allahumma la yuraddu amruk, wa la yuhzamu junduk, subhanaka wa bi hamdik.

O Allah! Your allies are strong, Your praise is glorified, Your names are sanctified. O Allah! Your command cannot be repelled, and Your armies cannot be defeated.

اللهُمَّ أَعِدِ المَسْجِدَ الأَقْصى إِلَى رِحَابِ المُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَعِدِ المَسْجِدَ

الأَقْصى إِلَى رِحَابِ المُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَعِدِ المَسْجِدَ الأَقْصى إِلَى

رِحَابِ المُسْلِمِينَ، وَارْزُقْنَا فِيهِ صَلاةً قَبْلَ الْمَمَاتِ .

Allahumma a’idil-masjidil-aqsa ila rihabil-muslimeen, Allahumma a’idil-masjidil-aqsa ila rihabil-muslimeen, Allahumma a’idil-masjidil-aqsa ila rihabil-muslimeen, war-zuqna feehi salatan qablal-mamaat.

O Allah! Return al-Masjid al-Aqsa to the Muslims. O Allah! Return al-Masjid al-Aqsa to the Muslims. O Allah! Return al-Masjid al-Aqsa to the Muslims, and bestow on us a prayer in it before we die.

اللهُمَّ طَهِّرْهُ مِنْ إِخْوَانِ القِرَدَةِ وَالخَنَازِيرِ، اللهُمَّ مَزِّقْهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ،

اللهُمَّ فَرِّقْ بَيْنَهُمْ وَبَينْ مَنْ شَايَعَهُمْ.

Allahumma tahhirhu min ikhwanil-qiradati wal-khanazeer, allahumma mazziqhum kulla mumazzaq, Allahumma farriq baynahum wa bayna man shaya’ahum.

O Allah! purify it from the brothers of monkeys and khanzeer. O Allah! Tear them to pieces, and sow dissension between them and their followers.

اللهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ المُسْلِمِِينَ فِي فِلِسطِينَ، اللهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ 

المُسْلِمِِينَ فِي فِلِسطِينَ وفي كُلِّ مَكَانٍ، يَا ذَا الجَلالِ وَالإِكْرِامِ. 

Allahumma aslih ahwaalal-muslimeena fi filisteen, Allahumma aslih ahwaalal-muslimeena fi filisteena wa fi kulli makaanin ya dhul-jalali wal-ikraam.

O Allah! Rectify the affairs of the Muslims in Palestine. O Allah! Rectify the affairs of the Muslims in Palestine and in every place, O Lord of Majesty and Bounty.

اللهُمَّ لا تَجْعَلْ لِكَافِرٍ عَلَيْنَا سَبِيلاً، اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ سُوءِ 

القَضَاءِ، وَدَرْكِ الشَّقَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ، وَجَهْدِ البَلاءِ، وَنَعُوذُ بِكَ

مِنْ مُنْكَراتِ الأَخْلاقِ وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ وَالأَدْوَاءِ. 

Allahumma la taj’al li kafirin alayna sabeela, Allahumma inna na’udhu bika min suu’il-qada, wa darkish-shaqa’, wa shamatatil-a’da’, wa jahdil-bala’, wa na’udhu bika min munkaratil-akhlaqi wal-amali wal-ahwa’i wal-adwa’.

O Allah! Do not grant a disbeliever any way to harm us. O Allah! We seek refuge in You from a bad decree, being overtaken by misery, the gloats of the enemies, and the pains of afflictions, and we seek refuge in You from the disliked manners, deeds, desires and diseases.

اللهُمَّ أَبْرِمْ لِهَذِهْ الأُمَّةِ أَمْرَ رُشْدٍ، يُعَزُّ فِيهِ أَهْلُ طَاعَتِكَ، وَيُذَلَّ فِيهِ 

أَهْلُ مَعْصِيَتِكَ، وَيُؤْمَرُ فِيهِ بِالمُعْرُوفِ وَيُنْهَى فِيْهِ عَنِ المُنْكَرِ عِلِى

بَصِيرَةٍ، يَا ذَا الجَلالِ وَالإِكْرِامْ. 

Allahumma abrim li hadhihil-ummati amra rushd, yu’azzu fihi ahlu ta’atik, wa yudhallu fihi ahlu ma’siyatik, wa yu’maru feehi bil-ma’ruf, wa yunha fihi anil-munkari ala baseeratin, ya dhul-jalali wal-ikram.

O Allah! Grant this Ummah a guiding command, by which those who obey You are strengthened, and those who disobey You are degraded, and in which the good is commanded and the evil is forbidden with clear knowledge, O Lord of Majesty and Bounty.

اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا

اجْتِنَابَهُ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. 

Allahumma arinal-haqqa haqqan warzuqnat-tiba’ah, wa arinal-batila batilan warzuqnaj-tinabah, bi rahmatika ya arhamar-rahimeen.

O Allah! Let us see the good as good, and bless us with following it. And show us the falsehood as falsehood, and bless us with staying away from it, with Your mercy, O Most Merciful!

اللهُمَّ وَفِّقْ إِمَامَنَا لِما تُحِبُّ وَتَرْضَى، وَخُذْ بِنَاصِيَتِهِ لِلبِرِّ وَالتَقْوَى،

اللهُمَّ وَفِّقْهُ لِهُدَاك،َ وَاجْعَلْ عَمَلَهُ فِي رِضَاكَ، وَهَيِّئ لَهُ البِطَانَةَ

الصَّالِحَةَ النَّاصِحَةَ الَتي تَدُلُّهُ عَلَى الخَيْرِ وَتُعِيْنُهُ عَلَيْهِ يَا ذَا الجَلالِ

وَالإِكْرِامِ. 

Allahumma waffiq imamana lima tuhibbu wa tarda, wa khudh bi nasiyatihi lil birri wat-taqwa, Allahumma waffiqhu li hudak, waj’al amalahu fi ridak, wa hayyi’ lahul-bitanatas-salihatan-nasihah allati tadulluhu alal-khairi wa tu’inuhu alayhi ya dhul-jalali wal-ikraam.

O Allah! Enable our Imam to act by what You love and what pleases you, and lead him by his forelock to righteousness and piety. O Allah! Grant him Your guidance, and be pleased with his deeds, and grant him a guiding, righteous inner sense that guides him and helps him to what is good, O Lord of Majesty and Bounty.

وَوَفِّقْ جَمِيعَ وُلاةَ أُمُورِ المُسْلِمِينَ لِلْعَمَلْ بِكِتَابِكَ، وَاتِّبَاعِ سُنَّةِ نَبِيِّكَ 

مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. 

Wa waffiq jami’a wulata umuuril-muslimeena lil amali bi kitabik, wat-tiba’i sunnati nabiyyika sallallahu alayhi wasallam.

And enable all the guardians of the Muslims to act by Your Book, and follow the sunnah of Your prophet Muhammad peace be upon him.

اللهُمَ آَمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا، وَأَدِمْ نِعْمَةَ الأَمْنِ وَالاسْتِقْرِارِ فِي بِلادِنَا، 

Allahumma aminna fi awtanina, wa adim ni’matal-amni wal-istiqrari fi biladina

O Allah! Grant us security in our lands, and continue to bless us with peace and settlement there.

اللهُمَّ مََنْ أَرادَنَا وَبِلادَنَا وَالمُسْلِمِينَ بِسُوءٍ فَأَشْغِلْهُ فِي نَفْسِهِ، وَاجْعَلْ 

كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ، وَاجْعَلْ تَدْبِيرَهُ تَدْمِيرَه. 

Allahumma man aradana wa biladina bi su’in fash-ghilhu fi nafsih, waj’al kaydahu fi nahrih, waj’al tadbirahu tadmeerah.

O Allah! Whoever wants to harm us and our lands and the Muslims, then keep them busy with their own troubles, and return their plots to their own necks, and make their plans the cause of their own destruction.

اللهُمَّ عَلَيْكَ بِمَنْ أَدْخَلَ إِلى بِلادِنا وَبِلادِ المُسْلِمِينَ المُخَدِّرِاتِ 

وَالمُسْكِرَاتِ، اللهُمَّ عَلَيْكَ بِمَنْ أَدْخَلَها، اللهُمَّ عَلَيْكَ بِمُرَوِّجِيهَا،

وَصَانِعِيهَا وَتُجَّارِها ،اللهُمَّ عَلَيْكَ بِمُهَرِّبِيها وَبائِعيها وَمَنْ أَعَانَ 

عَلى اِنْتِشَارِهَا، 

Allahumma alayka bi man adkhala ila biladina wa biladil-Muslimeenal-Mukhaddirati wal-muskirat, Allahumma alayka bi man adkhalaha, Allahumma alayka bi murawwijehaa, wa sani’iha wa tujjariha, Allahumma alayka bi muharribiia wa ba’iha wa man a’ana alan-tishariha.

O Allah! Destroy those who brought to our land and the land of Muslims, drugs and intoxicants. O Allah! Destroy who brought them. O Allah! Destroy those who spread them and who make them and who trade in them. O Allah! Destroy those who smuggle them and sell them and help to distribute them.

اللهُمَّ إِنْ لَمْ تُرِدْ هِدَايَةً لَهُمْ فَالْعَنْهُمْ لَعْناً كَبِيراً، اللهُمَّ إِنْ لَمْ تُرِدْ هِدَايَةً 

لَهُمْ فَالْعَنْهُمْ لَعْناً كَبِيراً. رَبَّنا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ العَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْناً

كَبِيراً، في الدُّنْيا وَالآخِرَةِ، 

Allahumma in lam turid hidayatan lahum fal’anhum la’nan kabira, Allahumma in lam turid hidayatan lahum fal’anhum la’nan kabira, rabbana atihim di’fayni minal-’adhabi wal’anhum la’nan kab’ra fid-dunya wal-akhirah.

O Allah! If You do not want to guide them, then grant them a great curse and damnation, if You do not want to guide them, then grant them a great curse and damnation, if You do not want to guide them, then grant them a great curse and damnation in this world and the next.

اللهُمَّ ارْفُعْ عَنَّا الغَلا وَالوَبَاء وَالرِّبا وَالزِّنا وَالزَّلازِلَ وَالمِحَنَ، 

وَسُوءَ الفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَما بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ

سَائِرِ بِلادِ المُسْلِمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أِرْحَمَ الرَّاحِمِينَ 

Allahummar-fa’ ‘annal-ghala wal-waba’ war-riba waz-zina wal-zalazila wal-mihan, wa su’al-fitan, ma dhahara minha wa ma batan, ‘an biladina hadha khasatan wa ‘an sa’iri biladil-muslimeen, bi rahmatika ya arhamar-rahimeen.

O Allah! Remove from us transgression, plagues, fornication, earthquakes and tests, and bad trials, both apparent and hidden…from this land of ours especially and from all lands of the Muslims, with Your Mercy, O Most Merciful!

اللهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ نَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لَنَا شَأنَنَا كُلَّهُ، وَلا 

تَكِلْنَا إِلى أَنْفُسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ ولا أَقَلَّ مِنْ ذَلِكَ 

Allahumma Ya Hayyu Ya Qayyoom, bi rahmatika nastagheeth, aslih lana sha’nana kullahu wa la takilna ila anfusina tarfata aynin wa la aqalla min dhalik.

O Ever-Living! O Self-Subsisting! and Supporter of all! By Your Mercy we seek assistance, rectify for us all of our affairs and do not leave us to ourselves ever for the blink of an eye or less than that.

وَالحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالِمِينَ ، وَصَلِّى اللهُمَّ وَسلَّمَ وَبَارَكَ عَلى نَبِيِّنَا 

مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ والتَّابِعِينَ. 

Walhamdulillahi rabbil-alameen, wa sallal-lahumma wa sallama wa baraka ala nabiyyina Muhammadin wa ala alihi wa sahbihi wat-tabi’een. 

And all praises are to Allah Lord of the Worlds, and send Your prayers, peace and blessings on our Prophet Muhammad and on his family, companions and followers.

Share:

Jadwal Sholat

Popular Posts

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Pages

Blog Archive

Categories