Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali ath-Thusi asy-Syafii atau lebih dikenal dengan nama Imam Al-Ghazali adalah salah seorang tokoh Muslim terkemuka sepanjang zaman. Ia dikenal sebagai seorang ulama, filsuf, dokter, psikolog, ahli hukum, dan sufi yang sangat berpengaruh di dunia Islam.
-
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Al-Ghazali, Sang Hujjatul Islam
Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali ath-Thusi asy-Syafii atau lebih dikenal dengan nama Imam Al-Ghazali adalah salah seorang tokoh Muslim terkemuka sepanjang zaman. Ia dikenal sebagai seorang ulama, filsuf, dokter, psikolog, ahli hukum, dan sufi yang sangat berpengaruh di dunia Islam.
Warga AS Mulai Lurus Pahami Islam
Menurut survei itu pula, pandangan warga AS tentang Islam terus berfluktuasi sejak peristiwa peledakan menara WTC 11 September 2002. Di tahun 2007, masih terdapat 45 persen warga AS yang percaya bahwa Islam merupakan ajaran yang paling kuat mendorong terjadinya tindak kekerasan. Tahun ini, angkanya menurun menjadi 38 persen. Kebanyakan pihak yang masih percaya Islam sebagai agama kekerasan itu berasal dari pendukung konservatif Partai Republik.
Asal Muasal 16 Nama Merek Elektronik Kelas Dunia
Tidak hanya di Toko Elektronik saja kita sering menjumpai Merek tersebut,bahkan hampir disetiap lingkungan kita sehari-hari baik itu di kantor,rumah,rumah makan ataupun di mobil terpampang produk dengan merek-merek ini,coba perhatikan produk Televisi,Kulkas,Mesin Cuci,AC,LCD,Handphone,Laptop ataupun Notebook semuanya mempunyai nama-nama yang sangat dikenal oleh kita.
Cerita Dari Seorang Ibu
Seorang wanita muda sedang mengandung anak kedua. Kehamilannya belum mencapai usia tujuh bulan. Suatu hari, wanita yang tengah hamil ini mencuci tiga stel pakaian ABRI milik suaminya dengan tangannya sendiri sambil duduk berjongkok. Keesokan harinya, rasa sakit yang sangat di bagian perutnya dialami sang ibu dan rasa sakit itu terus berlangsung selama tiga malam hingga akhirnya lahirlah seorang bayi perempuan dalam keadaan belum cukup bulan (pre-mature).
“Pak-Bu harus siap ya, bayinya kecil sekali (1,5 kg) sewaktu-waktu bisa meninggal dunia” itulah kurang lebih ucapan dokter di rumah sakit kepada kedua orang tua bayi itu, di sebuah kota kecil Cimahi, Jawa Barat.
Sebulan lamanya bayi prematur itu harus tidur dalam incubator (kotak kaca) dan tidur terpisah dari ibunya. Namun kondisi demikian tidaklah mengurangi kasih sayang sang ibu bahkan sifat keibuannya semakin meraja. Dengan setia, sebulan lamanya sang ibu menemani bayinya dengan hati yang penuh do’a dan asa……..harapan dan keyakinan yang sangat kuat akan kebesaran Illahi Rabbi dalam mempertahankan perjuangan hidup seorang anak manusia.
Bayi yang bertubuh sangat mungil ini mengalami penurunan berat badan menjadi 1,3 kg. Kesulitan menyusu menjadi kendala dalam pertumbuhan bayi prematur. Setiap kali disusui, bayi itu tersedak sehingga wajahnya menjadi kebiruan. Sungguh…..kepanikan yang luar biasa dialami wanita itu.
Suatu ketika wabah diare menyerang sepuluh bayi di rumah sakit tempat bayi prematur itu dilahirkan. Dari sepuluh bayi, hanya dua orang bayi yang bertahan dalam keadaan sehat wal’afiat satu di antaranya adalah bayi mungil dari ibu muda nan cantik tadi. Rupanya kebiasaan sang ibu selalu hidup rapi dan bersih menjadi kuncinya. Dia selalu mencuci dan merebus sendiri baju-baju bayi prematurnya. Dia wanita yang kuat dan tegar, tak ada kata lelah dan bermanja-manja sehabis melahirkan.
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS Al-Insyiraah : 5-6)
Mencoba dan mencoba lagi, berusaha dan terus berikhtiar….itulah yang dilakukan wanita itu. Sampai suatu ketika ia melakukan pemberian ASI (Air Susu Ibu) dengan menggunakan pipet tetes. Setetes demi setetes ASI dalam pipet mengalir dan menyambung kehidupan bayi mungil itu. Sungguh tak terbayangkan betapa luasnya samudera kesabaran, pengorbanan dan keikhlasan yang terpancar dari dalam diri wanita nan mulia itu. Bayi prematur itu perlahan-lahan tumbuh dan dapat menyamai berat bayi-bayi yang lahir normal dalam waktu tiga bulan. Subhanalloh…..
Bayi mungil itu kini telah menginjak usia 38 tahun dan telah menjadi seorang ibu dengan tiga orang anak. Bayi itu adalah aku…..
Perjuangan aku membesarkan anak-anakku tak ada nilainya dibanding perjuangan ibu membesarkan aku. Perjuangan dan pengorbanannya sungguh luar biasa dalam kondisi kedokteran yang pada saat itu masih sangat sederhana dan belum sehebat ataupun secanggih kedokteran masa kini. Ibuku seorang wanita yang hebat, kuat dan tegar. Banyak sekali ilmu dan teladan yang selalu beliau contohkan kepadaku, kepada kami anak-anaknya, dan kepada cucu-cucunya.
Abu Hurairah Radhiallu ‘anh berkata : Seorang lelaki datang menemui Rasulullah Saw dan bertanya,” Ya Rasulullah, siapakah yang paling berhak mendapat pelayananku dengan sebaik-baiknya?” Nabi Saw menjawab, “Ibumu”. Dia bertanya lagi : “Kemudian siapa lagi?” Rasulullah menjawab, “ Ibumu.” Dia bertanya lagi,” Kemudian siapa?” Nabi Saw menjawab;” Ibumu.” Dia bertanya lagi,” Kemudian siapa lagi?” Nabi Saw menjawab,” Ayahmu.” (HR Bukhari)
Ibu, aku banyak berhutang kepadamu. Aku tak tahu harus memulai dari mana. Ya Rabb bantulah aku dan bimbinglah aku agar aku tergolong ke dalam hamba-hamba-MU yang sholeha yang mampu memuliakan dan membahagiakan ibu dan ayahku dan jadikanlah surga sebagai kampung akherat kami, aamiin Allohumma aamiin.
Dalam usianya yang semakin senja, semoga ALLOH SWT selalu memberikan kenikmatan iman, Islam dan sehat kepadamu ibu dan juga ayahku. Kebahagiaan dunia dan akherat yang selalu menyertaimu, limpahan Rahman dan Rahim-NYA yang selalu bersamamu serta keberkahan dalam hidup yang selalu tercurah untukmu, ibu dan ayahku. Cinta dan do’a kami (anak-anakmu) selalu menyertaimu.
“Rabbigh-firlii wa liwaa lidayya war-ham-humaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa”.
Artinya : Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangiku dan memeliharaku di waktu kecilku.
Wallohua’lam bishshowaab.
(mkd/bkk/27.08.09)
Sumber : http://www.eramuslim.com/oase-iman/cerita-dari-seorang-ibu.htm
Tingkat Spiritual Ayah Bentuk Pribadi Anak
Beberapa anak lelaki saat ini yang akan bereaksi serupa Ismail ketika orang tua berkata pada mereka, "Tuhan menginginkan aku mengorbankan dirimu?. Mungkin sebagian akan menjawab, "Apa Bapak sudah gila? Mereka mungkin bisa menerima gagasan berkorban untuk Allah, namun sulit meyakini ada hubungan kuat antara ayah dengan Allah, seperti yang dialami Ismail.
Inilah letak peran penting seorang ayah dalam keluarga. Kepercayaan mendalam hanya dapat dihasilkan dari hubungan sangat dekat.
Pun, Sang ayah, Nabi Ibrahim sama sekali tidak was-was dan bingung terhadap rencana masa depan putranya. Ismail pun tak memiliki tujuan besar lain selain mematuhi sang ayah, dan bersedia melakukan apa pun perintah Allah. Tentu saja mereka berdua nabi dan dari segi keutamaan dan kedudukan jauh dari manusia biasa.
Namun ada hal-hal besar yang dapat dipelajari oleh keluarga Muslim saat ini. Pemaparan dari ahli psikologi keluarga, Marria Husain, dari situs keluarga Zawaj berikut layak untuk dijadikan acuan.
Menghormati Kepercayaan Keluarga
Orang tua harus terus menjaga nilai kelayakan dan kepercayaan dalam keluarga dengan selalu mengarahkan tujuan rumah tangga untuk beribadah kepada Allah. Faktor pemimpin keluarga sangat besar di sini, yakni ayah. Kini berapa keluarga yang benar-benar membesarkan anak sebagai semata-mata ibadah dan ikhlas kepada Allah.
Sebaliknya berapa banyak keluarga Musim yang mengguyur anak-anak mereka dengan kencang dalam hal keuangan dan material, atau mendorong mereka untuk meraih sebanyak mungkin gaji, jabatan, kedudukan, ketenaran dan materi lain.
Banyak orang tua yang cenderung mengambil alih mimpi anak. Tentu orang tua ingin melihat anak mereka berhasil, sekolah di tempat baik, mendapat jodoh yang baik, tapi itu bukan segalanya dan belum tentu yang diinginkan orang tua juga diinginkan anak.
Anak-anak saat ini dikorbankan untuk jadwal yang padat, bahkan saat mereka di usia kanak-kanak. Orang tua pun tak bisa melepaskan diri dari harapan tinggi pada anak-anak sekaligus melupakan bahwa anak-anak pun berhak menuntut dari orang tua, yakni waktu, kebersamaan, dan kasih sayang. Dalam tradisi para nabi, bila pria menghabiskan waktu bersama keluarga akan dinilai sebagai ibadah.
Keluarga Butuh Cinta Ayah
Cukup memprihatinkan saat ini, banyak keluarga Muslim dikorbankan karena selip pemahaman sang ayah. Pemahaman itu membuat lelaki berkeluarga meninggalkan keluarga demi aktif di komunitas luar.
Saat ini, menurut Maria Hussein, para lelaki kadang berpikir berlebihan dengan menganggap keluarga akan menghalangi kecintaan terhadap Allah, sehingga mereka berjarak dengan istri dan anak-anak. Yang terjadi, para lelaki tipe ini memang kerap terlibat dalam pelayanan komunitas, berlama-lama dalam masjd, menolong orang lain, sementara di rumah hanya berbincang sekedarnya, melakukan aktifitas seperlunya karena energi telah terkuras di luar sebelum akhirnya tidur kecapaian.
Namun, itu masih lebih baik. Maria menuliskan ada lagi tipe yang lebih parah, yakni tipe yang berjarak dari keluarga karena mengejar material. Persamaan kedua tipe ayah itu, sama-sama tidak memandang keluarga sebagai alat untuk beribadah dan mendapat keikhlasan Allah. Kedua tipe ayah di atas menurut Maria, dapat memberi dampak buruk bagi anggota keluarga lain.
Sang istri mungkin, yang awalnya sukarela mendampingi suami dalam pernikahan dan membebaskan suami melakukan 'hal lebih penting' untuk Allah, akan mengubah pandangan. Istri bisa jadi merasa diabaikan dan ditolak. Itu pun sangat mungkin terjadi pada anak. Apalagi bila anak mulai merasakan tanda-tanda bila ibu jengkel terhadap ayah.
Dampak kemudian akan lebih buruk. Bila beberapa bulan atau tahun, anak-anak terbiasa tinggal tanpa ayah itu sangat beresiko. Akan muncul perasaan tidak lagi butuh sosok ayah dan akhirnya hilang perasaan kedekatan. Artinya si ayah sebenarnya telah 'kehilangan' anak mereka. Dalam kehidupan saat ini, tidak cukup bagi seorang ayah hanya datang dan membawa uang lalu merasa pekerjaan sudah beres.
Baik anak lelaki dan perempuan membutuhkan waktu bersama ayah. Anak lelaki yang terabaikan oleh ayah secara psikologi cenderung mengembangkan perilaku kasar, melanggar norma dan hukum dan selip secara seksual saat remaja.
Sementara anak perempuan yang tak mendapat cukup penghargaan, perhatian dan cinta kasih ayah akan lebih rentan dari serangan predator seksual. Hal itu karena, menurut Maria, dibawah sadar, mereka mencari kasih sayang atau peran pengganti ayah. Kebutuhan didorong perasaan putus asa untuk cinta kasih dan pengakuan kerap membuat remaja melakukan perilaku terlarang dan merusak.
Sementara anak-anak berbahagia yang mendapat kesempatan bersama sang ayah untuk bersenang-senang, beraktivitas bersama cenderung sedikit memiliki masalah sosial. Mereka bahkan akan mengembangkan pribadi lebih sehat, stabil dan memenuhi kewajiban pernikahan dengan baik pada tahun-tahun kemudian. itz
Sumber : http://republika.co.id/berita/72267/Tingkat_Spiritual_Ayah_Bentuk_Pribadi_Anak
Sahur, Bukan Sekedar Urusan Makan Dan Minum
Bulan puasa baru berjalan beberapa hari, namun bagi sebagian orang semangat sahur yang semula membara, perlahan mulai menurun. Saat awal puasa, jam 2.30 dini hari sudah banyak orang yang lalu lalang membeli makanan di warung nasi samping kontrakanku, kini mulai sepi kembali. Kemanakah mereka?
Rupanya sebagian ada yang masak sendiri, ada yang kebetulan giliran masuk kerja malam, sebagian sudah sahur tapi langsung tidur lagi, sebagian lagi belum bangun bahkan ada yang sengaja tidak bangun untuk sahur.
Mas Joko, sudah dua hari ini piket malam. Pak Danang dan keluarganya sudah bangun sejak pukul 2.00, langsung sahur dan tak sampai 1 jam mereka sudah tidur lagi. Sementara mbak Tari sebenarnya pukul 3.15 sudah bangaun, tapi hanya matikan alarm dan tiduran lagi hingga akhirnya benar-benar tertidur pulas. Lain lagi dengan Om Yanto, bujangan satu ini memang sengaja tidak bangun sahur. Menurutnya dia kuat puasa tanpa harus sahur. Hampir sama dengan Om Yanto, Om Nana yang suka begadang, menukar sahurnya dengan cara makan dulu sebelum tidur, agar tak perlu ‘repot-repot’ bangun untuk sahur.
Puasa tanpa sahur, bisa jadi puasanya tetap sah apabila sudah niat sejak malamnya, sebab berbeda dengan niat, sahur memang tidak menjadi syarat sahnya puasa. Tapi tidak mungkin Rosululloh menjadikan makan sahur itu sebuah sunnah apabila tidak ada ‘rahasia’ dibaliknya.
Sahur sebenarnya bukanlah sekedar urusan makan dan minum. Ada banyak hal yang bernilai ibadah yang bisa kita lakukan di waktu sahur. Ketika terbangun, tidak mungkin kita langsung menyantap hidangan. Biasanya kita masih merasa ngantuk hingga tak berselera untuk makan. Sambil menunggu selera makan kita muncul, atau menunggu makanan dan minuman selesai disiapkan , kita bisa sholat tahajud terlebih dahulu. Sebenarnya bangun sahur ini kesempatan yang bagus sekali untuk melatih kita bangun malam. Jika diluar Ramadhan kita merasa berat, maka di bulan Ramadhan ini kita bisa jadikan sebagai latihan. Dengan latihan selama sebulan penuh, semestinya kita akan menjadi terbiasa untuk bangun dan sholat malam di bulan-bulan berikutnya. Bukankah pola hidup kita terbentuk dari sebuah kebiasaan yang kita lakukan.
Bagi yang belum bisa melepaskan diri dari menonton televisi, acara santap sahur bisa kita gunakan sambil menambah ilmu dan wawasan keagamaan kita. Ada saluran televisi yang membuat acara khusus yang bisa menambah ilmu agama kita, yang tidak ada di luar Ramadhan. Tayangan seperti apa, itu tergantung pada pilihan kita, apakah tayangan yang bersifat tontonan ataukah tuntunan.
Rosululloh menyunahkan untuk mengakhirkan waktu sahur kita. Kenapa? Salah satu hikmah dibaliknya adalah, dengan mengakhirkan waktu sahur kita, maka kita tidak akan tertinggal untuk sholat subuh berjamaah di masjid maupun mushola. Ketika waktu imsak datang, meski masih bisa kita gunakan untuk makan maupun minum, namun setidaknya ini adalah rambu bahwa waktu subuh , batas dimulainya puasa sudah dekat. Jeda antara sahur dan subuh yang pendek, bisa kita gunakan untuk membaca Al Qur’an sambil menunggu datangnya waktu shubuh. Dan jika azan sudah dikumandangkan, jangan sampai lupa untuk melaksanakan sholat sunah fajar, sholat sunah yang lebih baik dibanding dunia dan seisinya. Hal ini menjadi susah apabila kita tidak mengakhirkan sahur. Jarak yang panjang antara sahur dengan waktu shubuh, membuat kita menunggu dengan bersantai-santai atau tiduran yang seringnya malah menjadi tidur beneran, hingga akhirnya sholat subuhpun kesiangan.
Jadi, apakah anda akan bangun sahur malam nanti? Kita bisa saja kuat menjalankan puasa tanpa harus makan sahur. Tapi bagiamanapun sahur adalah hak badan kita. Ibadah puasa tidaklah sama seperti sholat yang tidak boleh melakukan gerakan-gerakan atau aktifitas lain kecuali sholat itu sendiri. Akan berlipat ganda pahala puasa bagi orang yang berpuasa dan tetap melakukan pekerjaan-pekerjaan rutinnya dibanding mereka yang melewati puasa hanya dengan tidur dan berdiam diri. Kegiatan dan ibadah kita akan lebih khusyuk jika kondisi badan kita sehat dan fit. Dan salah satu cara menjaga kondisi badan tetap sehat adalah dengan makan sahur.
Dan bagi yang sudah rutin bangun sahur, apakah sahur kita hanya sekedar makan dan minum? Seharusnya tidak. Jangan lewatkan kesempatan baik ini dengan sia-sia. Gunakan waktu sahur ini untuk mencari keberkahan, sekaligus menambah amalan-amalan. Bukankah setiap amal di bulan Ramdhan akan dilipat gandakan pahalanya?
( Catatan: nama-nama di atas adalah nama samaran, bukan nama yang sebenarnya )
abisabila@ymail.com
abisabila.blogspot.com
HAKIKAT DOA
KH Abdullah Gymnastiar
''Jangan sampai permintaanmu kepada Allah engkau jadikan alat untuk mendapatkan pemberian Allah, niscaya akan kurang pengertianmu (ma'rifatmu) kepada Allah. Namun, hendaknya doa permintaanmu semata-mata untuk menunjukkan kehambaanmu dan menunaikan kewajiban terhadap kemuliaan Tuhanmu.'' (Imam Ibnu Atha'illah)
Allah menyuruh kita berdoa, bukan berarti Allah tidak tahu kebutuhan kita. Allah jauh lebih tahu kebutuhan kita dibanding kita sendiri. Hakikatnya, permintaan yang kita panjatkan terlalu sedikit dibanding dengan karunia yang telah Allah berikan pada kita.
Allah juga tidak membutuhkan doa kita. Walau seluruh manusia dan jin menolak berdoa kepada-Nya, kemuliaan Allah tidak akan berkurang. Sebaliknya, jika seluruh manusia dan jin memohon kepada Allah, kemuliaan-Nya pun tidak akan berubah.
Lalu, mengapa Allah dan Rasul-Nya menyuruh kita berdoa? Ada empat alasan.
Pertama, memperjelas kedudukan kita sebagai hamba dan Allah sebagai Al Khalik.
Memahami hakikat diri sebagai hamba, akan menjadikan kita rendah hati. Karena itu, seorang pendoa yang baik akan terhindar dari sikap sombong, malas, dan bergantung selain kepada Allah.
Kedua, doa sebagai sarana dzikir.
Allah menyuruh kita berdoa agar kita ingat kepada-Nya. Dengan mengingat Allah, hati kita akan tenang. Dan ketenangan adalah kunci kebahagiaan. Allah berfirman dalam QS Ar Ra'd [13] ayat 28, ''(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.''
Ketiga, doa adalah target.
Doa hakikatnya adalah tujuan, keinginan, atau target yang ingin kita raih. Saat kita mengucapkan doa sapu jagat misalnya, maka itulah target kita: selamat dunia akhirat. Saat kita berdoa lunas hutang, maka itulah target kita: bebas utang. Tentu target tidak akan pernah tercapai bila kita tidak mengusahakannya.
Doa adalah pupuk, sedangkan ikhtiar sebagai bibitnya. Tidak mungkin kita akan panen, bila kita segan menebar bibit. Jadi doa yang baik adalah doa yang disertai dengan ikhtiar maksimal. Itulah iman dan amal saleh.
Keempat, doa adalah penyemangat.
Pada saat seorang hamba berdoa, maka yakinlah bahwa hamba tersebut memiliki harapan, dan harapan akan melahirkan semangat.
Saudaraku, semangat itu mahal harganya. Sebab, semangat akan menentukan sukses tidaknya seseorang. Pertolongan Allah hanya akan mendatangi orang yang bersemangat; bersungguh-sungguh. Bukankah saat kita bersungguh-sungguh kepada Allah, maka Allah akan lebih bersungguh-sungguh lagi kepada kita?
Saudaraku, perbanyaklah berdoa kepada Allah.
Doa adalah inti ibadah.
Doa adalah senjata orang beriman.
Doa adalah pengubah takdir.
Doa pun menjadi kunci terbukanya pertolongan Allah.
Karena itu, yang terpenting dari doa bukan urusan terkabul tidaknya doa kita.
Yang terpenting dari doa adalah berubah tidaknya diri kita karena doa.
Wallaahu a'lam.
sumber: www.republika.co.id
KISAH DIBALIK SHOLAT 5 WAKTU
"Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan
Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang
Yahudi, lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu
kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa
A.S.yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau
malaikat muqarrab.'
Lalu Rasullullah S.A.W.bersabda: 'Silahkan bertanya.'
Berkata orang Yahudi:'Silahkan terangkan kepada kami tentang 5 waktu
yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'
Sabda Rasullullah S.A.W.:'Sembahyang Zuhur jika tergelincir matahari,
maka bertasbihlah segala sesuatu kepada TuhanNya,
Sembahyang Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam A.S. memakan buah
Khuldi,
Sembahyang Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam
A.S.,maka setiap mukmin yang bersembahyang Maghrib dengan ikhlas
kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan
mengkabulkan permintaannya.
Sembahyang Isya' itu ialah sembahyang yang dikerjakan oleh para
Rasul-Rasul sebelumku,
Sembahyang Subuh adalah sebelum terbit matahari, ini kerana apabila
matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ
sujudnya tiap orang kafir.'
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka
mereka berkata: 'Memang benar apa yang kamu katakan itu
Muhammad, katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan di dapati oleh
orang yang sembahyang.
Rasullullah S.A.W bersabda:
'Jagalah waktu-waktu sembahyang terutama sembahyang yang pertengahan,
Sembahyang Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam, orang mukimin
yang mengerjakan sembahyang pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya
wap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.'
Sabda Rasullullah S.A.W. lagi: 'Manakala sembahyang Asar, adalah saat
di mana Nabi Adam A.S. memakan buah Khuldi. Orang mukmin yang
mengerjakan sembahyang Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang
baru lahir.'
Setelah itu Rasullullah S.A.W. membaca ayat yang bermaksud:'Jagalah
waktu-waktu sembahyang terutama sekali sembahyang yang pertengahan,
sembahyang Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S.
diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan sembahyang Maghrib
kemudian meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan perkenankan.
'Sabda Rasullullah S.A.W. : 'Sembahyang Isya' (atamah). Katakan kubur
itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang
mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan
sembahyang Isya' berjamaah, Allah S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya
api neraka dan diberinya cahaya untuk menyeberangi titi sirath.'
Sabda Rasullullah S.A.W. seterusnya: 'Sembahyang Subuh pula, seorang
mukmin yang mengerjakan sembahyang subuh selama 40 hari secara
berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan yaitu:
1. Dibebaskan dari api neraka.
2. Dibebaskan dari nifaq.
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W.
maka mereka berkata: 'Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai
Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah
S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?'.
Sabda Rasullullah S.A.W.: 'Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang
dilarang,lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S.selama
30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S.
berlapar selama 30 hari. Sementara izin makan di waktu malam itu adalah
sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.'
Kata orang Yahudi: 'Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu
katakan itu. Kini terangkan kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi
dari puasa itu.'
Sabda Rasullullah S.A.W.: 'Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan
Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah
S.W.T. tujuh perkara:
1. Akan dicairkan daging haram yg tumbuh dari badannya (daging yang
tumbuh dengan makanan yang haram).
2. Rahmat Allah sentiasa dekat dengannya.
3. Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.
4. Dijauhkan dari merasa lapar dan haus.
5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).
6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk
menyeberang titian sirath.
7. Allah S.W.T. akan memberinya kemudian di syurga.'
Kata orang Yahudi: 'Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan
kepada kami kelebihanmu antara semua para nabi-nabi.'
Sabda Rasullullah S.A.W.:'Seorang nabi mengunakan doa mustajabnya untuk
membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan doa saya (untuk
saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari kiamat).'
Kata orang Yahudi: 'Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, kini kami
mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa annaka
Rasulullah (kami percaya bahawa tiada Tuhan kecuali Allah dan engkau
utusan Allah).'
"Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah2an. Dan berilah
berita gembira kepada orang2 yang sabar." (Al-Baqarah : 155)
Disebutkan di dalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk
dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing
masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK
MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.
Bertanya orang kepada Rasulullah saw : "Bagaimana kita dapat mengenali
ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?"
Maka jawabnya Rasulullah saw,"Umat dikenal kerana WAJAH mereka putih
disebabkan oleh WUDHU'."
Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil
membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas
SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil.
Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah
debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka
melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga
setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahwa mereka adalah
pelayan Ku dan hamba-hambaKu.
Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahwa sepuluh orang yang mayatnya
TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu
mati :
1. Para Nabi
2. Para Ahli Jihad
3. Para Alim Ulama
4. Para Syuhada
5. Para Penghafal Al Quran
6. Imam atau Pemimpin yang Adil
7. Tukang Azan
8. Wanita yang mati kelahiran/beranak
9. Orang mati dibunuh atau dianiaya
10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka itu
dari kalangan orang yang beriman.
Di dalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda
Rasulullah saw:
Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur
dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan :
Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku
berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan
dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng
dan buah buahan syurga.
Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekelian kawan-kawan dan semua
anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa
dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang
yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat dari syurga dengan
sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.
Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu
kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt
di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud :
"Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu
kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."
* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang
bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang
mengajarnya meskipun dia sudah mati. "Dan (ingatlah) Allah sentiasa
mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan." (Surah
Al-Baqarah : 237 )
Warmest Regards,
Deni
Doa Nabi Yunus saat terperangkap di dalam perut Ikan Nun...
"LAA ILA HA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINAZ ZHALIMIIN"
Kirimkan kepada 10 orang, insyaallah Allah akan memecahkan segala
kesulitan dan kebuntuan mu! Salam.
Belanja di "Toko Kebahagiaan"
Seorang muda yang selalu resah dan gelisah menemui seorang bijak dan bertanya, ''Berapa lamakah waktu yang saya butuhkan untuk memperoleh kebahagiaan?''
Orang bijak itu memandang si anak muda kemudian menjawab, ''Kira-kira sepuluh tahun.''
Mendengar hal itu anak muda tadi terkejut, ''Begitu lama,?'' tanyanya tak percaya.
''Tidak,'' kata si orang bijak, ''Saya keliru. Engkau membutuhkan 20 tahun.''
Anak muda itu bertambah bingung. ''Mengapa Guru lipatkan dua,?'' tanyanya keheranan.
Orang bijak kemudian berkata, ''Coba pikirkan, dalam hal ini mungkin engkau membutuhkan 30 tahun.''
Apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika membaca cerita di atas?
Tahukah Anda mengapa semakin banyak orang muda itu bertanya, semakin lama pula waktu yang diperlukannya untuk mencapai kebahagiaan?
Lantas, bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan?
Sebagaimana yang telah banyak disampaikan, kebahagiaan hanya akan dicapai kalau kita mau melakukan pencarian ke dalam.
Namun, itu semua tidak dapat Anda peroleh dengan cuma-cuma. Anda harus mau membayar harganya.
Agar lebih mudah kita gunakan analogi sebuah toko. Nama toko itu adalah ''Toko Kebahagiaan.''
Di sana tidak ada barang yang bernama ''kebahagiaan'' karena ''kebahagiaan'' itu sendiri tidak dijual. Namun, toko ini menjual
semua barang yang merupakan unsur-unsur pembangun kebahagiaan, antara lain:
kesabaran, keikhlasan, rasa syukur, kasih sayang, kejujuran, kepasrahan, dan rela memaafkan.
Inilah ''barang-barang'' yang Anda perlukan untuk mencapai kebahagiaan.
Tetapi, berbeda dari toko biasa, toko ini tidak menjual produk jadi.
Yang dijual di sini adalah benih. Jadi, kalau Anda tertarik untuk membeli ''kesabaran'' Anda hanya akan mendapatkan ''benih kesabaran.'' Karena itu, segera setelah Anda pulang ke rumah Anda harus berusaha keras untuk menumbuhkan benih tersebut sampai ia menghasilkan buah kesabaran.
Setiap benih yang Anda beli di toko tersebut mengandung sejumlah persoalan yang harus Anda pecahkan. Hanya bila Anda mampu memecahkan persoalan tersebut, Anda akan menuai buahnya. Benih yang dijual di toko itu juga bermacam-macam tingkatannya. ''kesabaran tingkat 1,''misalnya, berarti menghadapi kemacetan lalu lintas, atau pengemudi bus yang ugal-ugalan.
''Kesabaran tingkat 2'' berarti menghadapi atasan yang sewenang-wenang, atau
kawan yang suka memfitnah.
''Kesabaran tingkat 3'', misalnya, adalah menghadapi anak Anda yang terkena autisme.
Menu yang lain misalnya ''bersyukur.''
''Bersyukur tingkat 1'' adalah bersyukur di kala senang, sementara
''bersyukur tingkat 2'' adalah bersyukur di kala susah.
''Kejujuran tingkat 1,'' misalnya, kejujuran dalam kondisi biasa, sementara
''kejujuran tingkat 2'' adalah kejujuran dalam kondisi terancam.
Inilah sebagian produk yang dapat dibeli di ''Toko Kebahagiaan''.
Setiap produk yang dijual di toko tersebut berbeda-beda harganya sesuai dengan kualitas karakter yang ditimbulkannya. Yang termahal ternyata adalah ''kesabaran'' karena kesabaran ini merupakan bahan baku dari segala macam produk yang dijual di sana.
Seorang filsuf Thomas Paine pernah mengatakan, ''Apa yang kita peroleh dengan terlalu mudah pasti kurang kita hargai.
Hanya harga yang mahallah yang memberi nilai kepada segalanya. Tuhan tahu bagaimana memasang harga yang tepat pada barang-barangnya.''
Dengan cara pandang seperti ini kita akan menghadapi masalah secara berbeda. Kita akan bersahabat dengan masalah. Kita pun akan menyambut setiap masalah yang ada dengan penuh kegembiraan karena dalam setiap masalah senantiasa terkandung ''obat dan vitamin'' yang sangat kita butuhkan.
Dengan demikian Anda akan ''berterima kasih'' kepada orang-orang yang telah menyusahkan Anda karena mereka memang ''diutus'' untuk membantu Anda. Pengemudi yang ugal-ugalan, tetangga yang jahat, atasan yang sewenang-wenang adalah peluang untuk membentuk kesabaran. Penghasilan yang pas-pasan adalah peluang untuk menumbuhkan rasa syukur. Suasana yang ribut dan gaduh adalah peluang untuk menumbuhkan konsentrasi. Orang-orang yang tak tahu berterima kasih adalah peluang untuk menumbuhkan perasaan kasih tanpa syarat.
Orang-orang yang menyakiti Anda adalah peluang untuk menumbuhkan kualitas rela memaafkan.
Sebagai penutup marilah kita renungkan ungkapan berikut ini:
''Aku memohon kekuatan, dan Tuhan memberiku kesulitan-kesulitan untuk
membuatku kuat.
Aku memohon kebijaksanaan, dan Tuhan memberiku masalah untuk diselesaikan.
Aku memohon kemakmuran, dan Tuhan memberiku tubuh dan otak untuk bekerja.
Aku memohon keberanian, dan Tuhan memberiku berbagai bahaya untuk aku atasi.
Aku memohon cinta, dan Tuhan memberiku orang-orang yang bermasalah untuk aku tolong.
Aku mohon berkah dan Tuhan memberiku berbagai kesempatan.
Aku tidak memperoleh apapun yang aku inginkan, tetapi aku mendapatkan apapun yang aku butuhkan.''
***************************************************************
Tahukah Anda
Tahukah anda jika di rata-ratakan, umat manusia menghabiskan
air bersih sekitar 1540 milliar liter per hari
***************************************************************
Kata bijak
Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik
untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar
daripada Singgasana-Nya.
(Jalaludin Rumi)
***************************************************************
Kenapa Kamu Harus Hidup?
Aku mempunyai seorang teman, sebut saja namanya Roy. Yah.meskipun dia tidak terlalu tampan & bukan anak orang kaya.., tapi dia adalah seorang teman yang baik, ramah, dan suka menolong. Dia selalu mengutamakan temannya bahkan lebih daripada kepentingan dirinya sendiri. Dia adalah orang yang selalu tersenyum dan tertawa, meski di dalam hatinya aku tahu, ada kesedihan yang dalam, karena di keluarganya dia selalu jadi bahan makian orang tuanya,
orang tuanya selalu mengatakan bahwa dia adalah anak yang bodoh, anak
yang
tidak berguna. Di rumah dia menjadi seorang pemberontak sedang di sekolah
dia berubah menjadi orang yang sangat bahagia, selalu tertawa dan 'agak
berlebihan' dalam mencari perhatian teman-temannya.
Aku mengerti dia melakukannya karena untuk menutupi kesedihannya sewaktu di
rumah. Suatu saat, akhirnya dia memiliki seorang pacar, pacar yang cantik,
baik, & pintar. Roy sangat mencintainya.. Meski demikian, dia tidak pernah
melupakannya teman-temannya seperti kebanyakan orang yang lupa akan
temannya pada saat dia menemukan cintanya Kami masih sering berbicara, dia
menceritakan berbagai hal ttg pacarnya itu, Dia bercerita bahwa masa
pacaran
adalah saat yang paling indah yang pernah dia rasakan dalam hidupnya. Namun
setelah 2 bulan berlalu, dia putus dengan pacarnya itu, karena pacarnya
merasa banyak ketidakcocokan dengannya. Seringkali mereka bertengkar karena
hal yang sepele,Roy lebih sering diatur-atur tentang ini itu oleh pacarnya.
tetapi karena Roy merasa dirinya adalah seorang pria yang keras juga, Roy
tidak mau diatur siapapun, dia seringkali membantah dan marah... Karena
demikian pacarnya memutuskan hubungannya, karena pacarnya sudah tidak bisa
lagi memahami Roy.
Roy pun menyesali atas kelakuannya pada pacarnya dan meminta pacarnya agar
dapat kembali bersamanya. Tetapi keputusan pacarnya sudah bulat. . Roy pun
menceritakan semuanya padaku di telepon, dia berkata, dia tidak bisa hidup
lagi tanpa pacarnya yang bisa menolongnya, menghiburnya, yang selalu ada di
sisinya. Dia mengatakan sudah tidak tahan lagi atas segala masalah yang
terjadi, baik itu masalah dengan pacarnya ataupun masalah dengan
keluarganya, dia berulang kali mengatakan ingin bunuh diri, dia mengatakan
ingin minum racun tikus atau minum pembasmi serangga dan macam-macam. Aku
lalu melarangnya dan berteriak "Jangan!! Jangan bicara seperti itu, kau
tahu
hidupmu sangat berharga," Lalu terdengar tawa kecil yang dipaksakan dan
bernada dingin terdengar di ujung sana, "Yaaa.. Ya... kamu benar."
Lalu kami mematikan telepon, tapi setelah kami berjanji akan langsung
tidur.
Namun aku sama sekali tidak merasa mengantuk. Aku begitu khawatir dan
merasa
akulah satu-satunya harapan Roy. Ia sudah berulang kali mengatakan padaku
bahwa sulit baginya membuka diri kepada siapapun selain kepadaku. Bagaimana
mungkin ada orang yang tak ingin hidup? Aku bahkan bisa membuat daftar
alasan mengapa aku bahagia bisa bangun setiap pagi. Dengan panik aku
memutar
otak mencari cara meyakinkan Roy tentang hal ini. Lalu seolah-olah bola
lampu di kepalaku menyala. Aku mengambil selembar kertas notes dan
memberinya judul, "Mengapa Roy harus Hidup", di bawahnya aku memulai
mendaftarkan semua alasan yang terpikir olehku tentang mengapa seseorang
harus tetap hidup.
Awalnya hanya dimulai dengan beberapa berubah menjadi duapuluh, lalu
tigapuluh, lalu empat puluh tujuh. Hingga tengah malam, aku telah
menuliskan
tujuh puluh tujuh alasan mengapa Roy harus hidup. Sepuluh yang terakhir
adalah sebagai berikut :
67) Di kuburan tidak ada tempat bermain video game.
68) Tuhan mencintaimu.
69) Tanah sedalam 2 meter sangat tidak nyaman dibanding kasurmu.
70) Di kuburan tidak ada restoran Steak yang enak.
71) Pelajaran Kalkulus akan sangat membosankan karena tidak ada kamu.
72) Kau belum memenuhi janjimu yaitu mentraktir Pizza.
73) Kau takkan suka bergaul dengan setan selamanya.
74) Katamu kau ingin mengajakku jalan-jalan ke Amerika.
75) Kau kan belum pernah mengendarai mobil BMW yang selalu kauidamkan.
76) Kau tidak bisa melihat lagi indahnya matahari saat terbenam di pantai.
77) Kau tidak pernah boleh menyesali siapa dirimu, kau hanya boleh
menyesali
apa dirimu sekarang.
Yakin aku telah berusaha sebaik mungkin, aku naik ke ranjang untuk menunggu
pelaksanaan tugas esok hari; menyelamatkan Roy.
Aku menunggunya di pintu ruang kelas, lalu aku serahkan daftar itu saat ia
berjalan masuk. Aku memperhatikan dari sisi lain kelas saat ia membaca
lembaran penuh bekas lipatan di pangkuannya. Aku menunggu, tapi ia tidak
mengangkat mukanya selama satu jam pelajaran.
Setelah pelajaran selesai, aku mendekatinya, khawatir, tapi sebelum aku
sempat berkata-kata, kedua lengannya sudah memelukku erat. Sesaat aku
membalas pelukannya, airmata nyaris membutakanku. Ia melepaskanku dan
dengan
tatapan lembut ke mataku, ia berjalan keluar kelas. Ia tak perlu
mengucapkan
terimakasih, wajahnya sudah mengatakan semuanya.Seminggu kemudian, Roy
pindah ke sekolahan lain supaya bisa tinggal dengan neneknya. Selama
berminggu-minggu aku tak mendengar apa-apa, sampai suatu malam, telepon
berdering, aku mengangkatnya dan aku mendengar suara yang kukenal
sebelumnya. Ia menceritakan bagaimana ia mendapat teman-teman baru di
sekolahnya dan ia mendapatkan nilai-nilainya jauh lebih baik, dan ia masuk
tim sepakbola di sekolahnya.
Lalu dia berkata, "Tapi kau tahu apa yang paling hebat?" aku merasakan
kebahagiaan sejati dalam suaranya.
"Aku tidak menyesali siapa diriku, juga apa diriku yang sekarang." Aku
hanya
bisa mengucapkan syukur, akhirnya dia mengerti.. Mengerti siapa dirinya
yang
sebenarnya.. Untuk apa dia hidup..
Roy sangatlah beruntung, tidak semua orang seberuntung itu pada saat
dirinya
putus asa, ingin melukai diri sendiri, bahkan ingin bunuh diri karena tidak
tahan akan cobaan hidup...Tetapi ingatlah, kamu tidak sendirian dalam
hidup
ini, masih ada teman-temanmu atau keluargamu yang memperhatikanmu,
membutuhkanmu, mencintaimu, dan merasa sangat kehilangan jika kamu mati.
Janganlah kau lupakan mereka... :)
Dari : Temanmu yang sangat mencintaimu :)
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
Lv,
Puspa
***************************************************************
Tahukah Anda
Jika dirata-ratakan, dalam satu detik diseluruh dunia ada 100 kali loncatan petir, dan hanya 1 yang menghantam bumi. Dalam semenit ada 6000 loncatan petir yang pada umumnya bergerak dari satu mendung ke mendung yang lain.
***************************************************************
Motivasi_Net's Cool Site Of The Day.
diambil dari Search Engine http://www.indocenter.com/
Youth Againts Drugs Abuse
http://www.yadajogja.org
Hadiah Cinta
Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia
membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa
kedua belah telinga!
Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang
menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan
tragedi. Anak elaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, "Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya,
"Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia." kata sang ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia
mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan
rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Dihari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu,
lalu menyibaknya sehingga tampaklah...bahwa sang ibu tidak memiliki telinga.
"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di
dalam hati.
Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat.
***************************************************************
Tahukah Anda
Prosesi Kredit pertama kali dilakukan 3000 tahun lalu Assyria, Babylon dan Mesir
***************************************************************
Kata Bijak Hari Ini.
"Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui. "
***************************************************************
Kenikmatan-Kenikmatan Berupa Ujian
Disadur dari Mailing List Daarut Tauhiid (Thursday, September 11, 2003 7:41 AM)
'Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi
Allah-lah pahala yang besar. Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut
kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik
untuk dirimu. Dan barang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya maka
mereka itulah orang-orang yang beruntung'. (Q.S. At Taghaabun :15-16)
Pernahkah kita merasa diuji oleh Allah? Kita cenderung mengatakan kalau kita
ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Allah. Jarang
sekali kalau kita dapat rezeki dan kebahagiaan kita teringat bahwa itupun
merupakan ujian dan cobaan dari Allah. Ada diantara kita yang tak sanggup
menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula diantara kita yang tegar
menghadapinya. Al-Qur'an mengajarkan kita untuk berdo'a:
'Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir'. (Q.S Al Baqarah :286)
Do'a tersebut lahir dari sebuah kepercayaan bahwa setiap derap kehidupan kita
merupakan cobaan dari Allah. Kita tak mampu menghindar dari ujian dan cobaan
tersebut, yang bisa kita pinta adalah agar cobaan tersebut sanggup kita jalani.
Cobaan yang datang ke dalam hidup kita bisa berupa rasa takut, rasa lapar,
kurang harta dan lainnya.
'Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar'. (Q.S. Al Baqarah :155)
Bukankah karena alasan takut lapar saudara kita bersedia mulai dari membunuh
hanya karena persoalan uang dengan berani memalsu kuitansi atau menerima komisi
tak sah. Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan membuat sebagian
saudara kita pergi ke 'orang pintar' agar bertahan pada posisinya atau supaya
malah meningkat ke 'kursi' yg lebih empuk. Bukankah karena takut kehabisan harta
kita jadi enggan mengeluarkan zakat dan sadaqah.
Al-Qur'an melukiskan secara luar biasa cobaan-cobaan tersebut. Amat menarik
bahwa Allah menyebut orang sabarlah yang akan mendapat berita gembira. Jadi
bukan orang yang menang atau orang yang gagah....tapi orang yang sabar!.
Kemudian Allah menjelaskan siapa yang dimaksud oleh Allah dengan orang sabar
pada ayat di atas: '(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka
mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un'. (Q.S. Al Baqarah :156)
Ternyata, begitu mudahnya Allah melukiskan orang sabar itu. Bukankah kita sering
mengucapkan kalimat 'Inna lillahi....' Orang sabar-kah kita? Nanti dulu!
Andaikata kita mau merenung makna kalimat Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un
maka kita akan tahu bahwa sulit sekali menjadi orang yang sabar.
Arti kalimat itu adalah : 'Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan
kepada-Nya-lah kami kembali.' Kalimat ini ternyata bukan sekedar kalimat biasa.
Kalimat ini mengandung pesan dan kesadaran tauhid yang tinggi. Setiap musibah,
cobaan dan ujian itu tidaklah berarti apa-apa karena kita semua adalah milik
Allah; kita berasal dari-Nya, dan baik suka-maupun duka, diuji atau tidak, kita
pasti akan kembali kepada-Nya. Ujian apapun itu datangnya dari Allah, dan hasil
ujian itu akan kembali kepada Allah. Inilah orang yang sabar menurut Al-Qur'an!
Ikhlaskah kita bila barang yang kita beli dengan susah payah hasil keringat
sendiri tiba-tiba hilang. Relakah kita bila perdagangan yang sudah didepan mata,
tiba-tiba tidak jadi diberikan kepada kita, dan diberikan kepada saingan kita.
Bisakah kita mengucap pelan-pelan dengan penuh kesadaran, bahwa semuanya dari
Allah dan akan kembali kepada Allah. Kita ini tercipta dari tanah dan akan
kembali menjadi tanah....
Bila kita mampu mengingat dan menghayati makna kalimat tersebut, ditengah ujian
dan cobaan yang menerpa kehidupan kita, maka Allah menjanjikan dalam Al-Qur'an:
'Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan
mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.'
Dalam sebuah hadits Qudsi Allah berkata:
'Siapa yang tak rela menerima ketentuan-Ku, silahkan keluar dari bumi-Ku!'.
(H.R. Hadits)
Waw'llahu a'lam bishowab
'inna lillahi wa inna ilaihi raji'un'"
Dimanakah Tsa'labah Sekarang
Semula Nabi menolak permintaan tersebut sambil menasehati Tsa'labah agar meniru kehidupan Nabi saja. Namun Tsa'labah terus mendesak. Kali ini dia mengemukakan argumen yang sampai kini masih sering kita dengar, 'Ya Rasul, bukankah kalau Allah memberikan kekayaan kepadaku, maka aku dapat memberikan kepada setiap orang haknya'.
Nabi kemudian mendo'akan Tsa'labah. Tsa'labah mulai membeli ternak. Ternaknya berkembang pesat sehingga ia harus membangun petenakakan agak jauh dari Madinah. Seperti bisa diduga, setiap hari ia sibuk mengurus ternaknya. Ia tidak dapat lagi menghadiri shalat jama'ah bersama Rasul di siang hari. Hari-hari selanjutnya, ternaknya semakin banyak; sehingga semakin sibuk pula Tsa'labah engurusnya. Kini, ia tidak dapat lagi berjama'ah bersama Rasul. Bahkan menghadiri shalat jum'at dan shalat jenazah pun tak bisa dilakukan lagi.
Ketika turun perintah zakat, Nabi menugaskan dua orang sahabat untuk menarik zakat dari Tsa'labah. Sayang, Tsa'labah menolak mentah-mentah utusan Nabi itu. Ketika utusan Nabi datang hendak melaporkan kasus Tsa'labah ini, Nabi menyambut utusan itu dengan ucapan beliau, 'Celakalah Tsa'labah!'
Nabi murka, dan Allah pun murka! Saat itu turunlah Qs at-Taubah: 75-78
'Dan diantara mereka ada yang telah berikrar kepada Allah, 'Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh.'
Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).
Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta.
Tidaklah mereka tahu bahwasannya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasannya Allah amat mengetahui yang ghaib?'
Tsa'labah mendengar ada ayat turun mengecam dirinya, ia mulai ketakutan. Segera ia temui Nabi sambil menyerahkan zakatnya. Akan tetapi Nabi menolaknya, 'Allah melarang aku menerimanya.' Tsa'labah menangis tersedu-sedu. Setelah Nabi wafat, Tsa'labah menyerahkan
zakatnya kepada Abu Bakar, kemudian Umar, tetapi kedua Khalifah itu menolaknya. Tsa'labah meninggal pada masa Utsman.
Dimanakah Ts'alabah sekarang?
Jangan-jangan kitalah Tsa'labah-Tsa'labah baru yang dengan linangan air mata memohon agar rezeki Allah turun kepada kita, dan ketika rezeki itu turun, dengan sombongnya kita lupakan ayat-ayat Allah.
Bukankah kita dengan alasan sibuk berbisnis tak lagi sempat sholat lima waktu. Bukankah dengan alasan ada 'meeting penting' kita lupakan perintah untuk sholat Jum'at. Bukankah ketika ada yang meminta sedekah dan zakat, kita ceramahi mereka dengan cerita bahwa harta
yang kita miliki ini hasil kerja keras, siang-malam membanting tulang; bukan turun begitu saja dari langit, lalu mengapa orang-orang mau enaknya saja minta sedekah tanpa harus kerja keras.
Kitalah Tsa'labah....Tsa'labah ternyata masih hidup dan 'mazhab'-nya masih kita ikuti...
Konon, ada riwayat yang memuat saran Nabi Muhammad SAW (dan belakangan digubah menjadi puisi oleh Taufiq Ismail),
'Bersedekahlah, dan jangan tunggu satu hari nanti di saat engkau ingin bersedekah tetapi orang miskin menolaknya dan mengatakan 'kami tak butuh uangmu, yang kami butuhkan adalah darahmu'!'
Dahulu Tsa'labah menangis di depan Nabi yang tak mau menerima zakatnya. Sekarang ditengah kesenjangan sosial di negeri kita, jangan-jangan kita bukan hanya akan menangis namun berlumuran darah ketika orang miskin menolak sedekah dan zakat kita!"
KELEBIHAN HARI ARAFAH
Daripada Sayyidatina 'Aisyah bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Tiada daripada hari yang lebih ramai daripada membebaskan Allah padanya hamba daripada neraka daripada hari Arafah. Dan sesungguhNya akan mengasihani, kemudian Dia bangga depan malaikat maka Dia bertanya : Apakah yang dikehendaki oleh mereka itu?
- Hadis isnadnya sohih dikeluarkan oleh imam Muslim, Nasai'e, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Darqatni, Hakim dan al-Baihaqi -
Daripada Jabir telah berkata : telah bersabda Rasulullah S.A.W yang artinya : Apabila tiba hari Arafah maka sesungguhnya Allah telah memuji dengan mereka para malaikat maka kataNya : lihatlah kepada hamba-hambaKu yang telah datang padaKu dengan berdebu dalam keadaan berduyun-duyun daripada setiap pelusuk, Aku bersaksi depan kamu(malaikat) bahawa Aku telah mengampuni mereka. Maka kata malaikat : Sesungguhnya ada di kalangan mereka pulan telah baligh dan pulan.Sabda baginda lagi : Allah berfirman: sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka. Sabda Rasulullah S.A.W : maka tiada daripada hari lebih ramai orang yang bebas daripada neraka daripada hari Arafah.
- Hadis isnadnya sohih dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi-
Hadis-hadis ini menunjukkan kepada kita mengenai kelebihan hari Arafah samada kepada mereka yang mrenunaikan fardhu haji atau pun tidak. Allah mengampuni dosa hambaNya yang bertaubat dengan sebenar-benar taubat serta mengabulkan segala doa dan permintaan daripada hamba-hambaNya. Allah begitu bangga dengan hamba-hambaNya yang beramal soleh dan sentiasa bertaubat. Oleh itu, muhasabahkanlah diri kita samada kita termasuk dalam golongan yang sentiasa beramal soleh dan bertaubat atau pun hanya melakukan amalan sambil lewa dan penuh kemalasan. Ingatlah kepada hari mati dan hari pembalasan yang mana setiap amalan samada baik atau pun buruk walau sekecil zarah pun akan ditayangkan oleh Allah di depan khalayak ramai. Jika amalan baik tidaklah perlu dipersoalkan tetapi jika amalan buruk dan maksiat ditayangkan bagaimana perasaan kita ketika itu?. Kita tidak boleh menafikan lagi segala perbuatan maksiat yang dilakukan malah setiap angggota kita akan menjadi saksi kepada segala perbuatan yang dilakukan di dunia ini. Insaflah wahai sahabat-sahabatku!
maraji
1. Kitab Fadahailul Auqat oleh Abi Bakar bin Al-Husin Al-Baihaqi di kaji oleh Adnan Abdul Rahman Majid Al-Qaisi cetakan Maktabah Al-Manarah Makah Mukarramah."
Fadilah Zulhijah
Di bawah ini dinukilkan beberapa hadis sebagai renungan dan juga perangsang kepada kita dalam menambahkan lagi amalan dibulan yang penuh kelebihan ini dan bukannya melepaskan segala peluang yang ada dengan amalan yang sia-sia.
Daripada Ibnu Abbas telah berkata :Sabda Rasulullah S.A.W yang artinya :Tiada daripada hari-hari untuk beramal soleh padanya yang mana lebih disukai oleh Allah daripada hari-hari ini iaitu hari sepuluh (sepuluh hari pertama Zulhijjah). Para sahabat bertanya : Wahai Rassulullah! dan tidak (amal) jihad pada jalan Allah?. Jawab baginda : Dan tidak jihad pada jalan Allah. Sabda baginda lagi : melainkan seorang lelaki yang keluar dengan dirinya sendiri dan hartanya maka dia tidak pulang daripadanya dengan sesuatu.
- Hadis isnadnya sohih dikeluarkan daripada imam Bukhari, Tarmizi, Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Habban dan al-Baihaqi dengan sanad atau jalan berbeza -
Daripada Ibnu Abbas telah berkata : Sabda Rasulullah S.A.W yang artinya : Tiada daripada hari-hari yang begitu lebih di sisi Allah dan tiada amalan padanya lebih disukai kepada Allah daripada hari-hari sepuluh ini. Maka perbanyakkanlah padanya daripada tahlil, takbir maka sesungguhnya ia merupakan hari-hari tahlil, bertakbir dan berzikir kepada Allah. Dan puasa sehari daripadanya menyamai puasa setahun dan beramal padanya digandakan 700 kali ganda.
- Hadis isnadnya hasan dikeluarkan oleh imam al-Baihaqi dan disebut oleh imam Sayuti -
Hadis-hadis ini menjelaskan kepada kita mengenai kelebihan beramal pada hari sepuluh daripada Zulhijjah seperti berpuasa sunat, zikir, tahlil dan bertakbir. Kelebihannya ini tidak dapat dirasai jika kita hanya membaca dan mengetahuinya tanpa ada di sana amalan sebagai menyahut kelebihan yang dianugerahkan oleh Allah ini."
A Glass of Milk
dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa
sen uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah
berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang
wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia
hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut
pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, "berapa
saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?" Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apapun". "Ibu kami mengajarkan untuk tidak
menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam
hatiku aku berterima kasih pada anda."
Bertahun-tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang
sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya.
Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter
spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar
nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada
mata Dr. Howard. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall
rumahsakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah
kedokteran ia menemui si wanita itu.
Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian
kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik
untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu
memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh
kemenangan... Wanita itu sembuh !!. Dr. Howard meminta bagian keuangan
rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya
untuk persetujuan. Dr. Howard melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada
pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa
ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur
seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan
tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas
lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.."Telah
dibayar lunas dengan segelas besar susu !!" tertanda, Dr. Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa:
"Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui
hati dan tangan manusia."
Sumber: unknown
Dikirim oleh: darknessking
Untuk artikel seperti ini dapat diperoleh di http://www.kafe-kantor.com
Astagfirullah
Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama
para sahabat, kemudian datang pemuda Arab masuk ke alam masjid dengan
menangis.
Apabila Rasulullah S..A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun
berkata, "Wahai orang muda kenapa kamu menangis?" Maka berkata orang ;
muda itu,"Ya
Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain
kafan dan tidak ada orang yang hendak memandikannya."
Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut
orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikuti orang itu,
maka
Abu Bakar r.a dan Umar r.a. mendapati ayah orang muda itu telah bertukar
rupa menjadi babi hitam, maka mereka pun kembali dan memberitahu kepada
Rasulullah S.A.W, "Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini
bertukar menjadi babi hutan yang hitam."kemudian Rasulullah S.A.W dan
para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa
kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar kepada bentuk
manusia semula.
Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat menyembahyangkan mayat tersebut.
Apabila mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah
menjadi seperti babi hutan yang hitam, maka Rasulullah S.A.W pun
bertanya kepada pemuda itu, "Wahai orang muda, apakah yang telah
dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?" Berkata orang muda
itu, "Sebenarnya ayahku ini tidak mau mengerjakan shalat."
Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda, "Wahai para sahabatku,lihatlah
keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan
bangkitkan oleh Allah S.W.T seperti babi hutan yang hitam."
Dizaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan
sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak.
Apabila mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular
sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap
darah mayat. Lalu mereka coba membunuh ular itu. Apabila mereka coba
untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, "Laa ilaaha
illallahu Muhammad Rasulullah, mengapakah kamu semua hendak membunuh
aku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang
memerintahkan kepadaku supaya menyiksanya sehingga sampai hari kiamat."
Lalu para sahabat bertanya,"Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh
mayat ini?"
Berkata ular, "Dia telah melakukan tiga kesalahan, diantaranya :
1. Apabila dia mendengar azan dia tidak mau datang untuk sembahyang
berjamaah.
2. Dia tidak mau keluarkan zakat hartanya.
3. Dia tidak mau mendengar nasihat para ulama.
Maka inilah balasannya.
Jika kamu tidak keberatan, forwardlah ceirta ini kepada teman-temanmu
bagaimanapun caranya.
Karena sesungguhnya ilmu yang bermanfaat itu akan abadi jika diamalkan
dan sesungguhnya yang mengamalkannya itu tidak akan pernah kekurangan
ilmu..
Jadi tunggu apalagi?? di forward ya.. Allah Maha Melihat
Eratkan Ukhuwah, Gerakkan Islah !!
Motovasi
motivasi, inspirasi, cerita bijak, renungan, kata-kata
bijak, cerita unik yang menarik, cerita rekan kantor, kisah
teladan, kisah sukses, ..............
***************************************************************
Kebahagiaan sebagai pilihan
Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena itulah, ia dijuluki "Sang Jenderal Penakluk" oleh rakyat. Suatu ketika, dalam sebuah pertempuran, ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan lawan yang berkali lipat lebih banyak.
Mereka melarikan diri, namun terangsak sampai ke pinggir jurang. Pada saat itu para prajurit Sang Jenderal menjadi putus asa dan ingin menyerah kepada musuh saja. Sang Jenderal segera mengambil inisiatif, "Wahai seluruh pasukan, menang-kalah
sudah ditakdirkan oleh dewa-dewa. Kita akan menanyakan kepada para dewa, apakah hari ini kita harus kalah atau akan menang. Saya akan melakukan tos dengan keping keberuntungan ini! Jika sisi gambar yang muncul, kita akan menang. Jika sisi angka yang muncul, kita akan kalah! Biarlah dewa-dewa yang menentukan!" seru Sang Jenderal sambil melemparkan kepingnya untuktos.
Ternyata sisi gambar yang muncul! Keadaan itu disambut histeris oleh pasukan Sang Jenderal, "Hahaha. dewa-dewa di pihak kita! Kita sudah pasti menang!!!" Dengan semangat membara, bagaikan kesetanan mereka berbalik menggempur balik pasukan lawan. Akhirnya, mereka benar-benar berhasil menunggang-langgangkan lawan yang berlipat-lipat banyaknya.
Pada senja pasca-kemenangan, seorang prajurit berkata kepada Sang Jenderal, "Kemenangan kita telah ditentukan dari langit, dewa-dewa begitu baik terhadap kita."
Sang Jenderal menukas, "Apa iya sih?" sembari melemparkan keping keberuntungannya kepada prajurit itu. Si prajurit memeriksa kedua sisi keping itu, dan dia hanya bisa melongo ketika mendapati bahwa ternyata kedua sisinya adalah gambar.
Memang dalam hidup ini ada banyak hal eksternal yang tidak bisa kita ubah; banyak hal yang terjadi tidak sesuai dengan kehendak kita. Namun demikian, pada dasarnya dan pada akhirnya, kita tetap bisa mengubah pikiran atau sisi internal kita sendiri: untuk menjadi bahagia atau menjadi tidak berbahagia. Jika bahagia atau tidak bahagia diidentikkan dengan nasib baik atau nasib buruk, jadi sebenarnya nasib kita tidaklah ditentukan oleh siapa-siapa, melainkan oleh diri kita sendiri. Ujung-ujungnya, kebahagiaan adalah sebuah pilihan proaktif.
"The most proactive thing we can do is to 'be happy'," begitu kata Stephen R. Covey dalam buku '7 Habits'.(SM)
***************************************************************
Tahukah Anda.
Seremonial Memukulkan botol/kendi ke badan kapal/kendaraan hingga pecah untuk tanda peluncuran pertama, ternyata sudah ada sejak jaman Babylonia (sekitar 3000 tahun sebelum masehi).
Kemudian seremonial tersebut populer kembali sejak abad ke-17 ketika angkatan laut Inggris memukulkan botol pada setiap peluncuran kapal baru.
***************************************************************
Kata Bijak Hari Ini.
"Hidup seekor lebah lebih bernilai daripada binatang lain bukan lantaran ia pekerja giat, tapi karena ia lebih suka bekerja (menghasilkan madu) untuk kenikmatan pihak lain."
***************************************************************
Motivasi_Net's Cool Site Of The Day.
diambil dari Search Engine http://www.indocenter.com/
Situs Penguatan Hak-hak Perempuan
http://www.mukhotibmdonline.tk
***************************************************************
Anda dapat memforward email ini ke teman-teman Anda, dan
mengajak mereka untuk turut serta bergabung dengan Anda.
Untuk bergabung : Motivasi_Net-subscribe@yahoogroups.com
Untuk berhenti : Motivasi_Net-unsubscribe@yahoogroups.com
***************************************************************
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/qkHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Motivasi_Net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
Motivasi_Net-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.308 / Virus Database: 266.9.9 - Release Date: 13/04/2005





